Komoditas 0 Comments

Gerak Harga Saham Asia Terkoreksi Di Awal Bulan, Kebijakan China Berimbas Kuat Kembali

Pergerakan nilai apresiasi mata uang negara Australia, yaitu yang lazim disebut dengan mata uang Aussie, telah dilaporkan pada sesi perdagangan pasar di hari Senin (31/ 08/ 2015) kemarin, kembali dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi dan kebijakan yang diberlakukan oleh China. Hal tersebut membuat mata uang Australia ini nilai apresiasinya bergerak melanjutkan gerak negatif pelemahan di sesi perdagangan pasar minggu lalu. Gejolak

Forex News 0 Comments

Gerak Harga Pasar Global Tengah Sensitif, Gerak Harga Minyak Terkoreksi

Dilaporkan bahwa nilai apresiasi mata uang USD memulai pergerakannya di awal pekan ini, pada sesi perdagangan pasar hari Senin (31/ 08/ 2015) ini, dengan berada di bawah tekanan. Nilai aparesiasi mata uang USD berada di dalam jalurnya untuk angka kerugian bulanan, namun masih berada di atas level rendah baru-baru ini. Hal ini terjadi seiring para pelaku pasar masih menjaga harapan

Komoditas 0 Comments

Gerak Harga Minyak Bertahan di Kisaran Atas, Pondsterling Tunggu Momentum

Telah dilaporkan pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Jumat (28/ 08/ 2015) ini, bahwa tingkat paritas tengah nilai apresiasi mata uang China, yaitu mata uang Yuan, bergerak menguat sekitar 99 basis poin sehingga menjadi 6,3986 nilainya terhadap mata uang USD. Menurut Xinhua, bahwa pergerakan nilai harga di pasar spot valuta asing China, nilai apresiasi mata uang Yuan diperbolehkan untuk

Fundamental 0 Comments

Kecenderungan Pelaku Pasar Beresiko Tak Lirik Emas, Indonesia Rilis Kebijakan

Telah dilaporkan bahwa pada sesi perdagangan pasar hari kamis (27/ 08/ 2015) ini, gerak nilai apresiasi mata uang Yen, mata uang milik Jepang, tengah tertekan terhadap USD. Hal ini terjadi di tengah kondisi gerak rebound nilai harga baik di pasar saham global maupun di komoditas minyak mentah. Gerak nilai harga di perdagangan pasar saham dan komoditas minyak mentah merupakan aset

Forex News 0 Comments

Kebijakan China Kembali Berimbas Kuat, Produksi Minyak Iran Segera Ditingkatkan

Mata uang USD dilaporkan masih cenderung melemah nilai apresiasinya terhadap mata uang Uni Eropa, Euro, dan mata uang Jepang, Yen, pada hari Rabu (26/ 08/ 2015) ini. Hal tersebut terjadi seiring sentimen yang masih rapuh meski setelah China meluncurkan pelonggaran kebijakan moneter. Dilaporkan semalam bahwa nilai apresiasi mata uang USD terhadap Yen telah sempat diperdagangkan di kisaran 119.00, setelah gerak