Kurs Poundsterling Hari Ini, Rebound Tipis

Kurs Poundsterling Hari Ini, Rebound Tipis

Poundsterling hari ini (03:24:51 GMT, Jum’at, 30 Mei 2014) menguat setelah dibuka di 1.6720 pada awal perdagangan (00.00 GMT) dan telah naik sekitar 8 pips atau sekitar 0.05 %. Nilai bergulir tampak berada pada 1.6729.

Mata uang Poundsterling terpantau bergerak positif merespon pengumuman GfK NOP mengenai perkembangan terakhir sektor konsumen di Inggris. Data yang diumumkan menunjukkan kinerja yang lebih baik dari ekspekasti sejumlah ekonom.

Indikator fundamental ekonomi GfK Consumer Confidence dilaporkan memberikan gambaran yang cukup baik mengalami kenaikan ke angka 0 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu -3. Poundsterling terpantau bergerak naik merespon perkembangan tersebut.

Pergerakan GBPUSD pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 1.667 dan level resistance pada kisaran 1.6793.

Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , pair mata uang GBPUSD berada pola rising wedges dan masih berada pada pola Rising Wedges. Indikator-indikator teknikal menunjukkan penurunan momentum dan berada di fase akhir fase bullish

Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa pair mata uang GBPUSD berada pada pola Triangle. Indikator-indikator teknikal menunjukkan adanya fase tengah bullish minor.

About author

You might also like

CFD News

Euro Masih Terdampak Pernyataan Draghi, Amerika Genjot Produksi Minyak

louis vuitton outlet online Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang EUR/ USD tampak masih terkena dampak dari pernyataan Gubernur ECB, Mario Draghi, berkaitan dengan kebijakan moneter ECB. Mario Draghi

Berita 0 Comments

EURUSD Melorot Nantikan Indeks IFO Jerman

Nilai tukar Euro kembali melemah di hari Senin seiring kekhawatiran para investor meski perpanjangan bailout sementara telah diraih minggu lalu. Para menteri keuangan zona Euro sepakat untuk memperpanjang paket penyelamatan keuangan Yunani

Berita 0 Comments

Koreksi Aksi Jual Emas Masih Warnai Pasar, Jelang Rilis Data FOMC

Mundurnya mantan Menkeu Amerika, Larry Summers, dalam pencalonan kursi Gubernur Bank Sentral Amerika, atau yang lebih dikenal sebagai Federal Reserve, membuat mata uang USD melemah. Kondisi ini akhirnya memberikan peluang

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image