Para Pelaku Pasar Lakukan Aksi Jual Atas Greenback, Kenaikan Harga Minyak Tak Kuasa Dongkrak Bursa Saham

110050297_803301923077173_1637413408000980951_nGerak nilai apresiasi Greenback dilaporkan telah bergerak lebih rendah terhadap major currencies pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu. Hal tersebut terjadi, karena para pelaku pasar melakukan tindakan aksi jual atas Greenback. Tindakan tersebut dilakukan oleh para pelaku pasar, untuk mengunci hasil keuntungan perdagangan setelah gerak kenaikan beruntun yang impresif.

Gerak nilai indeks USD dilaporkan bergerak turun sekitar 0.5% sehingga menjadi 93.76 pada sesi perdagangan pasar di hari Kamis ini. Gerak nilai indeks USD berada di jalur untuk membukukan penurunan harian pertama dalam tujuh sesi.

Dengan sedikitnya rilis data ekonomi penggerak di kalender ekonomi, para analis mengatakan bahwa pergerakan sebagian besar karena faktor teknikal. Penguatan dari gerak nilai apresiasi major currencies baru-baru ini dipandang sebagai koreksi singkat terhadap mata uang USD yang telah melemah tajam dalam kurun waktu sepanjang tahun ini.

Analis di Aozoran Bank mengatakan bahwa mereka tidak melihat adanya sinyal pandangan tertentu yang mendorong penjualan mata uang USD. Dia menambahkan bahwa mengingat penguatan yang stabil pada Greenback pada sesi perdagangan pasar di hari Selasa, aksi jual saat ini terlihat tak terelakan.

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang EUR/ USD sempat bergerak naik. Gerak nilai apresiasi mata uang EUR/ USD bergerak naik ke kisaran $1.1435, jika dibandingkan dengan level $1,1370 pada akhir sesi perdagangan pasar di hari Selasa.

Gerak nilai harga saham di bursa Amerika, yaitu Wall Street, yang terkoreksi merosot pada sesi perdagangan pasar Amerika di hari Rabu kemarin, telah membawa sentimen negatif kepada gerak nilai harga saham di bursa Asia pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Kamis (12/5/2016) ini. DIlaporkan bahwa gerak nilai harga indeks saham Dow Jones telah kehilangan lebih dari 200 poin pada sesi perdagangan pasar Amerika di hari Rabu kemarin.

Dilaporkan bahwa gerak nilai harga indeks saham spot Nikkei bergerak melemah. Gerak nilai harga indeks saham spot Nikkei bergerak melemah sekitar 0,41% sehingga menjadi 16510,81. Telah dilaporkan bahwa pada sesi perdagangan pasar Asia dia hari Kamis ini, gerak nilai harga indeks saham Nikkei Future telah sempat diperdagangkan di kisiaran level harga 16525.

Gerak nilai harga indeks saham Hong kong, yaitu indeks saham Hang Seng, dilaporkan juga telah terkoreksi melemah. Gerak nilai harga indeks saham Hang Seng telah bergerak turun sekitar 0,62% sehingga menjadi 19931,37. Telah dilaporkan bahwa pada sesi perdagangan pasar Asia dia hari Kamis ini, gerak nilai harga indeks saham Hang Seng Futures telah sempat bergerak di kisaran level harga 19857.

Juga telah dilaporkan bahwa, gerak nilai harga indeks saham Korea Selatan, yaitu indeks saham Kospi, telah kehilangan sekitar 0,15% sehingga menjadi 242.75. Telah dilaporkan bahwa pada sesi perdagangan pasar Asia dia hari Kamis ini, gerak nilai harga indeks saham Kospi Futures sempat bergerak di kisaran level harga 242.90.

Gerak penguatan yang tajam dari nilai harga komoditas minyak mentah, bahkan gagal mendongkrak gerak nilai harga di bursa. Hal tersebut terjadi, karena gerak nilai harga saham-saham sektor retail Amerika anjlok hingga membukukan kinerja terburuk sejak 18 Agustus 2011.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah dilaporkan bergerak menguat setelah Energy Infomation Administration (EIA) melaporkan stok minyak berkurang sebanyak 3,4 juta barel di sepanjang pekan lalu. Hal tersebut terbilang mengejutkan setelah sebelumnya American Petroleum Institute (API) melaporkan kenaikan stok minyak sebesar 3,5 juta barel.

Telah dilaporkan bahwa, gerak nilai harga komoditas minyak mentah telah kembali bergerak menguat. Gerak nilai harga komoditas minyak mentah bergerak menguat sampai hampir sebesar $2 US/ barel.

Hal tersebut terjadi, karena adanya sebuah irilis informasi yang mengejutkan pasar. Kejutan tersebut adalah, adanya penurunan suplai minyak mentah Amerika setelah selama sebulan terus terus meningkat. Penguatan dari gerak nilai harga komoditas minyak mentah terjadi, juga karena tertopang oleh adanya gerak pelemahan gerak nilai apresiasi mata uang.

Berbeda dengan laporan dari pihak API, akan adanya kenaikan suplai sebesar 3,45 juta barel, lembaga pemerintah Energy Information Administration (EIA) melaporkan penurunan 3,4 juta barel suplai minyak mentah selama pekan lalu. EIA juga mengatakan total produksi domestik menurun untuk 9-pekan beruntun.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah ditutup di level $45.99 US/ barel pada akhir sesi perdagangan pasar di hari Rabu (11/ 05/ 2016), atau naik sekitar 3,28% jika dibandingkan harga penutupan sesi sebelumnya. Gerak nilai harga komoditas minyak mentah tampak berpotensi menguat untuk jangka pendek dengan level harga resisten terdekat berada di kisaran level 46.75 dan level harga support terdekat berada di kisaran level 45.40.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Sterling Bertahan Diatas Rendahnya 1.5750

Sterling terus bertahan di sepanjang hari ini dekat rendahnya yang terakhir terlihat di 1.5760, turun dari penutupan mingguan hari Jumat lalu dekat area 1.5800, dengan tingginya sesi di 1.5789. Perubahan

Forex News 0 Comments

Sterling Kokoh di Level Tertinggi 8 Pekan

Hingga akhir perdagangan sesi Asia, pound sterling kokoh di level tertinggi delapan pekan terhadap dollar jelang rilis data produk domestik bruto Inggris estimasi kedua hari ini. Sterling mencapai level tertinggi

Pasar Dibuka Minggu Ini Dengan Peranan Fundamental Ekonomi Yang Kuat

Pembukaan pasar valuta di hari Senin (15/04/2013) pekan ini, dibuka dengan pergerakan USD yang melemah terhadap mata uang yen, masih dibawah level harga tingginya 4 tahun setelah Amerika secara eksplisit

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image