Ada Peluang Perbaikan Kondisi Amerika, Apresiasi Yen Alami Koreksi

Ada Peluang Perbaikan Kondisi Amerika, Apresiasi Yen Alami Koreksi

1150298_559720064086029_1522109104_nPada perdagangan hari ini (Jumat, 11/ 10/ 2013), apresiasi mata uang Jepang, yen, terhadap mata uang USD kembali terkoreksi negatif. Nilai apresiasi bergerak melemah melanjutkan penurunannya. Mata uang yen telah bergerak melemah selama empat hari berturut-turut pada kurun waktu beberapa waktu terakhir ini. Keadaan perlemahan ini karena adanya faktor pendukung ke arah negatif bagi mata uang Jepang ini. Faktor tesebut adalah kondisi pasar di tengah menggeliatnya mata uang USD yang sedang bergerak menguat. Positifnya ekspektasi atas kinerja emiten negara Amerika menjadi salah satu katalis pendukungnya.

Pembicaraan antara parlemen dan pemerintah Amerika tampaknya semakin mendekati kesepakatan untuk mengatasi kebuntuan penetapan batas atas hutang di negara tersebut. Ini menunjukkan kepada pasar, tentang adanya kemungkinan perkembangan negosiasi antara Presiden Amerika, Barack Obama, dengan kalangan kongres dari Partai Republik. Partai Republik ada kemungkinan akan mempertimbangkan tentang proposal perpanjangan plafon hutang. Pimpinan partai Republik di kongres Amerika mengajukan rancangan untuk menaikkan batas hutang Amerika dalam jangka pendek. Pimpinan kongres partai Republik selain ajukan rancangan kenaikan batas hutang, juga memberikan waktu lebih banyak hingga 22 November mendatang untuk mendiskusikan penetapan batas hutang. Mata uang yen sempat menguat di tengah kabar bahwa presiden Obama menolak rancangan kebijakan untuk menaikkan batas hutang sementara tersebut. Akan tetapi mata uang kembali melemah karena dilaporkannya kabar terbaru yang mengatakan kondisi lain. Kondisi tersebut adalah, bahwa presiden Obama bukan menolak rancangan tersebut, akan tetapi presiden Obama ternyata masih belum mengambil keputusan. University of Michigan (UoM) dijadwalkan akan mengumumkan data bulan Oktober mengenai kinerja pada sektor konsumsi di Amerika. UoM diperkirakan akan merilis data negatif, yaitu menunjukkan kinerja yang tidak terlalu menggembirakan. Indikator fundamental ekonomi Prelim UoM Consumer Sentiment diduga akan menunjukkan sinyalemen negatif dan diestimasi akan sedikit turun ke angka 77.2 dari nilai periode lalu yaitu 77.5. Mata uang USD terpantau bergerak negatif merespon dini perkembangan tersebut. Pada sesi perdagangan hari ini, mata uang yen bergerak di kisaran level harga 98.45. Apresiasi mata uang yen mengalami penurunan yang substansial dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan yang terjadi pada waktu dini hari tadi, yang mana nilai harga apresiasi berada di kisaran level 98.16. Pada hari ini nilai apresiasi yen terhadap USD berada pada posisi paling rendah sejak tanggal 1 Oktober lalu. Jika pada akhirnya, setelah Amerika mampu keluar dari fase resesi, maka asumsinya, jika terjadi kesepakatan antara Obama dengan Partai Republik pasar optimistis, siklus pemulihan ekonomi Amerika berlanjut. Laporan keuangan emiten di Amerika sudah diekspektasikan positif sepanjang kuartal III-2013. Sebab, data-data ekonomi sebelumnya juga menunjukkan adanya kenaikan khususnya data-data tenaga kerja Amerika. Peningkatan lapangan kerja di Amerika menunjukkan peningkatan laba pada berbagai perusahaan di negara tersebut. Buktinya, mereka menambah ekspansi dan menambah karyawan. Karena alasan itulah, laju earning Amerika diekspektasikan positif sehingga meningkatkan hasrat pasar atas aset-aset berisiko.

Akan tetapi, pergerakan mata uang USD pada hari ini jika diperhatikan secara umum terpantau dibuka melemah terhadap mata uang major lainnya. Seperti yang telah terjadi di saat pembukaan apresisasi harga mata uang USD/ CHF pada hari ini. Apresiasi mata uang USD/ CHF dibuka pada kisaran level harga 0.9120 pada awal perdagangan. Apresiasi antara mata uang tersebut telah turun sekitar setidaknya14 pips atau turun sekitar -0.15 %, dan nilai harga tampak berada pada kisaran level 0.9106. Perkiraan analisa pasar yang diusung oleh para analis Vibiz Consulting, mengemukakan analisis fundamental forex harian USD, bahwa range normal pergerakan apresiasi mata uang USD/ CHF pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 0.9043 dan level resistance pada kisaran 0.9160. Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , mata uang USD berada pola reversal dengan volatilitas yang tinggi terhadap USD. Hal ini terutama tampak mulai terjadi sejak awal Januari tahun ini. Indikator-indikator teknikal menunjukkan kenaikan momentum pada fase akhir pola bullish. Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa nilai mata uang USD berada pada posisi break out resistance dari pola Channelling Down. Indikator-indikator teknikal menunjukkan masih melemahnya momentum pada fase pertengahan pola bullish.

About author

You might also like

Segala Sektor Ekonomi Global Rentan Imbas China, Apresiasi USD Dominan Selain Terhadap Jepang

Dilaporkan bahwa pada sesi perdagangan pasar Amerika di hari Selasa kemarin bahwa, Greenback bergerak menguat naik nilai apresiasinya menuju ke level tertinggi terhadap mata uang Uni Eropa, yaitu mata uang

Berita 0 Comments

Dollar Lebih Jinak, Rupiah Nikmati Penguatan Sesaat

Nilai tukar Rupiah berhasil menguat setelah terperosok ke posisi terendahnya dalam 16,5 tahun terakhir di 13.244 per Dollar kemarin. Namun demikian bukan berarti penguatan kurs domestik akan menjadi tren karena

CFD News 0 Comments

Menjelang Rapat ECB Euro Anjlok ke Posisi Terendah

Versus Dollar AS Euro anjlok ke posisi terendah 1½-bulan, European Central Bank masih akan menjaga komitmen suku bunga rendah guna menopang pemulihan yang baru dimulai yang dipicu ekspektasi. Kontras dengan

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image