Akhir Kuartal Harga Emas dan Minyak Terkoreksi, Data Amerika Ditunggu Jelang Paskah

10570438_754492561275444_52461181166959978982_nTelah dilaporkan bahwa selama sesi perdagangan pasar pada hari Selasa (31/ 03/ 2015) kemarin, gerak harga emas mengalami koreksi yang cukup besar. Selama sesi perdagangan pasar Asia hingga sesi pasar Eropa, gerak harga emas melemah, anjlok pada level terendah sejak 23 Maret. Gerak harga emas pun mengakhiri sesi perdagangan kuartal pertama dengan mencatatkan angka kerugian tipis. Gerak harga emas mulai bergerak lebih kuat kemarin, saat ketika mulai memasuki sesi perdagangan pasar Amerika. Gerak harga emas dilaporkan bergerak lebih baik meski index mata uang USD juga bertahan diatas di level harga 98.00. Para pelaku pasar rupanya tengah memanfaatkan momentum akhir kuartal untuk berspekulasi.

Gerak harga emas berjangka bergerak melemah turun setelah adanya gerak lonjakan tipis atas mata uang USD pada hari terakhir perdagangan bulan Maret. Gerak harga emas pun juga telah membukukan kerugian bulanan berturut-turut kedua. Para pelaku pasar global juga menunggu kesepakatan tentang destabilisasi program nuklir Iran. Teheran dan kelompok enam kekuatan utama dunia dilaporkan mendekati kesepakatan awal pada Selasa sore di Swiss, namun belum mencapai kesepakatan yang bulat. Ada indikasi bahwa masalah yang paling rumit akan ditangguhkan untuk kesepakatan akhir hingga tiga bulan mendatang. Dipadukan dengan kans kenaikan suku bunga, saat ini dengan sejumlah isu geopolitik dunia, para pelaku pasar masih cenderung memilih mata uang USD untuk sebagai sarana mengembangkan dana mereka. Dalam briefing dengan wartawan pada hari Selasa sore kemarin, Josh Earnest, Sekretaris Pers Gedung Putih, telah mengatakan bahwa pembicaraan dengan Iran berlanjut hingga hari ini. Earnest menambahkan bahwa Gedung Putih tertarik melanjutkan negosiasi ini selama Iran produktif. Perlu diketahui bahwa, sanksi ekonomi yang keras terhadap negara Iran selama tiga tahun terakhir ini telah membatasi ekspor minyak negara tersebut. Jumlah batasan eksport Iran tersebut mencapai kisaran satu juta barel per hari. Dengan meredanya sanksi ekonomi terhadap Iran ini bisa membuat jenuh pasar minyak global dengan banjirnya minyak Iran, yang tentunya besar kemungkinan untuk dapat menekan harga minyak mentah. Menurut Administrasi Informasi Energi (EIA), negara Iran berada di peringkat tertinggi ke empat di dunia untuk cadangan minyak mentah, dengan tingkat persediaan sekitar 10% dari total cadangan minyak mentah global. Sanksi ekonomi yang keras terhadap Iran justru meningkatkan pasokan minyak Iran dengan 30 juta barel stok minyak pada armada supertanker lepas pantai.

Telah dilaporkan bahwa gerak harga emas berjangka kontrak April di divisi Comex New York Mercantile Exchange menyelesaikan sesi perdagangan hari Selasa (31/ 03/ 2015) kemarin dengan mencatatkan angka kerugian sebesar $2.1 US atau 0.2% dengan berakhir pada level harga $1,183.20 US/ ons. Dalam kurun waktu sepekan lalu, dilaporkan bahwa gerak harga emas berjangka telah mencatatkan nilai keuntungan sebesar $15.2 US atau sekitar 1.28%. Juga dilaporkan bahwa untuk gerak harga emas spot menyelesaikan sesi perdagangan hari Selasa (31/ 03/ 2015) kemarin, dengan menorehkan angka kerugian sebesar $2.60 US atau 0.22% dengan berakhir pada level harga $1,183.200 US/ troy ons. Gerak harga emas spot sebelumnya sempat diperdagangkan hingga level harga tingginya pada kisaran $1,190.650 US dan rendahnya pada level harga $1,178.330 US. Dalam sepekan lalu, gerak harga emas telah mencatatkan nilai kerugian sebesar $16.6 US atau sekitar 1.40%. Gerak harga emas spot telah berhasimencatatkan angka keuntungan tipis hanya sebesar 30 sen US atau sekitar 0.02% dan sebesar $1.3 US atau sekitar 0.11% dipasar emas berjangka di sepanjang sesi perdagangan kuartal pertama tahun ini. Dilaporkan dengan mengacu pada situs resmi logam mulia hari Rabu, 01/ 04/ 2015, ini bahwa harga emas yang dijual oleh PT. Aneka Tambang, Tbk (Antam) harga turun sebesar Rp 1000 dari harga di hari Selasa (30/ 03/ 2015) kemarin, yaitu pada kisaran Rp 545 ribu/ gram. Pada hari Jumat (27/ 03/ 2015) lalu, telah dilaporkan bahwa harga jual oleh Antam berada di kisaran harga yang cukup tinggi, yaitu di kisaran harga Rp 549 ribu/ gram. Harga pembelian kembali emas Antam masih tercatat tetap pada kisaran harga kemarin yaitu sebesar Rp 487 ribu/ gram. Berikut ini adalah merupakan daftar harga emas yang dijual oleh Antam, yaitu untuk pecahan 500 gram - Rp 252.800.000, pecahan 250 gram - Rp 126.500.000, pecahan 100 gram - Rp 50.650.000, pecahan 50 gram - Rp 25.350.0000, pecahan 25 gram - Rp 12.700.000, pecahan 10 gram - Rp 5.110.000, pecahan 5 gram - Rp 2.580.000, dan untuk pecahan 1 gram - Rp 545.000.

Membahas tentang komoditas minyak, telah dilaporkan bahwa American Petroleum Institute, API, pada Selasa kemarin malam melaporkan peningkatan pasokan minyak mentah sebanyak 5,2 juta barel untuk pekan yang berakhir 27 Maret. Para pelaku pasar yang disurvei oleh Platts memperkirakan pendakian pasokan minyak mentah akan menjadi 3,5 juta barel. API melaporkan bahwa stok bensin turun 4,1 juta barel, sedangkan persediaan distilat naik tipis sekitar 18.000 barel. Setelah data, minyak mentah untuk pengiriman Mei, CLK5, turun 0.4% dan berada di level $ 47,82 US/ barel di perdagangan elektronik, naik dari $ 47,60 US pada sesi tutup Nymex. Laporan Energy Information Administration akan dirilis pada hari Rabu (01/ 04/ 2015) ini. Dilaporkan di Intercontinental Exchange (ICE), bahwa minyak mentah Brent untuk pengiriman Mei turun 2,26% ke $ 55,04 US/ barel pada hari Selasa kemarin. Brent telah merosot lebih dari 7% selama tiga hari terakhir. Harga minyak sensitif terhadap berita geopolitik apalagi melibatkan Arab Saudi, eksportir minyak terbesar di dunia. Pertempuran sengit di Yaman juga terus membebani harga energi. Serangan udara yang dipimpin Arab Saudi menewaskan 29 orang. Angkatan laut Arab Saudi juga memblokade sejumlah pelabuhan di negeri itu. Lonjakan harga minyak pada akhir pekan lalu sempat terjadi di tengah kekhawatiran pasar bahwa penutupan selat yang terletak strategis menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden, yang berpotensi membatasi ekspor dari kawasan tersebut. Kekhawatiran mereda setelah analis dari Goldman Sachs mengatakan kepada para pelaku pasar bahwa area chokepoint penting bagi jalur distribusi masih bisa dicapai melalui jalur alternatif jika selat Bab el-Mandeb ditutup.

Memasuki sesi perdagangan hari Rabu (01/ 04/ 2015) ini, diperkirakan gerak harga emas tampaknya akan diperdagangkan pada volatilitas yang cukup besar. Hal ini bisa terjadi karena mengingat pasar telah memasuki babak kuartal baru yang akan diawali dengan data ketenaga kerjaan Amerika. Para pelaku pasar hari ini juga akan tetap memperhatikan perkembangan perundingan Iran, konflik di Yaman dan data stok minyak mentah di Amerika. Para pelaku pasar akan berfokus pada data Data ADP Employment Amerika akan jadi fokus pasar hari Rabu (01/ 04/ 2015) malam ini. Data Klaim Pengangguran AS akan jadi fokus pasar pada hari Kamis (02/ 04/ 2015) malam dan Data Non-Farm Payrolls Amerika pada hari Jum’at (03/ 04/ 2015) malam. Para pelaku pasar hendaknya memperhatikan bahwa puncak perdagangan pasar emas dan global nampaknya akan terjadi pada sesi perdagangan pasar hari Kamis (02/ 04/ 2015) karena mengingat sebagian besar pasar akan tutup karena libur hari Paskah pada sesi perdagangan pasar hari Jum’at (03/ 04/ 2015).

About author

You might also like

Komoditas 0 Comments

Minat Para Pelaku Pasar Sementara Tidak Ke Pasar Emas

Emas diperkirakan hari ini (09/042013) akan diperdagangkan pada kisaran $1,585.50 – $1,566.50. Harga emas yang berada di bawah level 1736.40 menempatkan emas pada wilayah negatif dan cenderung akan bearish lagi.

Forex News 0 Comments

Poundsterling Alami Koreksi Teknikal Jelang Tutup Tahun

Pada perdagangan hari ini nilai tukar poundsterling terhadap dollar AS terpantau mengalami pergerakan koreksi terhadap dollar AS (31/12). Mata uang Inggris tersebut tampak masih berada dalam pola bullish kuat terhadap

Berita 0 Comments

Dollar Anjlok Terhadap Euro Sebelum Laporan Minutes Fed

Dollar turun ke level terendah dalam tujuh pekan terhadap euro sebelum Federal Reserve merilis minutes pertemuan bulan Januari ditengah para investor mencari sikap para pembuat kebijakan atas data ekonomi akhir-akhir

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image