Aksi Taking Profit Warnai Pasar Kemarin Di Perdagangan Emas

Aksi Taking Profit Warnai Pasar Kemarin Di Perdagangan Emas

1234178_513764408697594_1379830677_nHarga emas ditutup dengan harga cenderung menetap pada sesi perdagangan hari Kamis (03/ 10/ 2013) kemarin. Komoditi emas sempat diperdagangkan hingga level harga rendahnya di 1,301.95 USD selama sesi perdagangan berlangsung. Kondisi federal shutdown Amerika yang memasuki hari ke empat berturut-turut telah mendorong para pelaku pasar untuk bertindak kelua dari pasar dan melakukan sedikit aksi profit taking. Pada perdagangan dini hari tadi harga emas mengalami pergerakan yang bervariasi (04/ / 10/ 2013). Harga emas berjangka mengalami penurunan untuk tiga sesi dari empat hari belakangan di tengah sinyal bahwa permintaan emas dari negeri China mengalami penurunan permitaan. Perlu diketahui, bahwa negara China merupakan konsumen emas terbesar ke dua di dunia. Penurunan permintaan dari China ini telah mengakibatkan harga emas mengalami penurunan lanjutan. Saat ini pasar saham dan komoditas di China memang sedang tutup selama satu mingu untuk merayakan hari libur nasional. Pasar di China akan kembali beroperasi tanggal 8 Oktober mendatang.

Para pelaku pasar melakukan aksi ambil untung setelah logam mulia naik 2,2% pada perdagangan Rabu. Saat itu harga emas melonjak akibat melemahnya nilai tukar USD ke level terendah dalam delapan bulan. Penghentian sementara sebagian kantor pemerintah Amerika memasuki hari ketiga pada hari Kamis kemarin, setelah pertemuan antara Presiden Barrack Obama dan para pemimpin Kongres masih mengalami kebuntuan. Kegagalan untuk meningkatkan batas utang Amerika akan mendorong ekonomi terbesar dunia itu mengalami gagal bayar (default) dan hal ini tentu akan menggoyang pasar. Pada hari Kamis kemarin dilaporkan bahwa tunjangan untuk pengangguran naik tipis sebesar 1000 ke 308.000 lebih rendah dari perkiraan. Institute for Supply Management melaporkan bahwa indeks jasa turun ke 54,4% dibandingkan dari perkiraan 58,6% di bulan Agustus, di bawah 57,5%. Harga emas berjangka untuk kontrak Desember ditutup turun 3.10 USD atau sekitar 0.2%. Harga berakhir bergerak pada level 1,317.60 USD di divisi Comex New York Mecrchatile Exchange. Harga komoditi emas berjangka mencatatkan kerugian sebesar 21.60 USD atau 1.6% sejak kondisi federal shutdown Amerika pada awal pekan. Di pasar spot, harga emas ditutup naik tipis hanya sebesar 30 cent atau 0.02% berakhir pada level harga 1,316.70 USD. Harga spot emas sempat diperdagangkan hingga ke level harga 1,321.90 USD dan mencapai level rendahnya di 1,301.95 USD. Semenjak awal pekan setelah kondisi federal shutdown Amerika, harga emas spot ditutup turun 20 USD atau 1.5%. Harga emas sendiri telah mengalami penurunan sebesar 21% tahun ini. Penurunan ini terjadi seiring dengan kenaikan bursa saham Amerika dan turunnya tingkat inflasi. Kedua kondisi ini mengakibatkan status komoditi emas sebagai instrumen investasi safe-haven menjadi tergerus. Demikian juga dengan yang terjadi pada emas fisik lantak. Logam Mulia Antam tidak menurunkan harga jual emas batangannya namun menurunkan harga buybacknya sampai RP. 4000 menjadi Rp.474.000/gram. Posisi harga jual emas batangan pada perdagangan kemarin (03/ 10/ 2013) ada di Rp. 535.000/gram yang masih dipakai harganya untuk perdagangan emas di Logam Mulia sampai dengan siang ini. dikarenakan harga jual tidak berubah, sehingga untuk minted bars ukuran lain seperti ukuran 500 gram dijual ke posisi Rp. 495.600/gram menjadi Rp. 247.800.000, sedangkan minted bars ukuran 10 gram dijual Rp. 501.000/gram menjadi Rp.5.010.000. Untuk ketersediaan produk semua ukuran minted bars yang dijual tengah tersedia. Secara rinci harga pecahan harga emas batangan yang dijual oleh Logam Mulia Antam hari ini, antara lain: Pecahan 1 gram Rp 535.000, pecahan 5 gram Rp 2.530.000, pecahan 10 gram Rp 5.010.000, dan pecahan 25 gram Rp 12.450.000. Diperkirakan oleh pasar sampai akhir sesi minggu ini jika pergerakan harga spot emas dan berjangka akan cenderung mengalami penurunan yang nantinya mendorong harga emas batangan Antam turun kembali.

Diperkirakan bahwa jika pemerintah Amerika melakukan penutupan di minggu depan, maka harga emas akan naik. Perkiraan ini dikarenakan saat ini harga emas hanya bergerak rata-rata 100 pips di kisaran 1353 USD. Oleh karena hal tersebut, maka secara keseluruhan harga masih berada di kisaran range antara 1.270 USD dan 1356 USD. Mengenai pergerakan harga logam perak, harga perak melemah 1% menjadi 21,51 USD/ ons, setelah menguat 2,8% pada hari sebelumnya yang merupakan kenaikan terbesar dalam dua minggu. Untuk harga platinum di pasar spot, harga bergerak turun 1,2% menjadi 1.372.24 USD/ ons. Paladium juga turun tipis 0,7% menjadi 711,47 USD/ ons. Tembaga di bulan Desember turun hampir 5 sen atau 1,4% menjadi 3,27 USD/ pon.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

USD Masih Perkasa, Kredit Perumahan Australia Tekan Aussie

Mata uang USD diperdagangkan menguat ke level tertinggi apresiasinya terhadap mata uang utama lainnya. Hal ini karena imbas serangkaian data ekonomi di minggu lalu, yang mendukung mata uang negeri Paman

Review Pasar Perkirakan USD Akan Terkoreksi Oleh Major

Mata uang Inggris, Poundsterling, menguat apresiasinya hingga ke level tertingginya atas USD dalam tujuh bulan ini. Keadaan ini terjadi setelah data tingkat pengangguran Inggris dinyatakan dan lebih baik dari perkiraan

Forex News 0 Comments

Koreksi Yen Dongkrak Nikkei, Suplier Besar Minyak Akan Adakan Pertemuan

Gerak nilai apresiasi dari mata uang Australia, yang lazim disebut dengan istilah Aussie, dilaporkan telah bergerak menguat atas Greenback. Hal tersebut terjadi, seiring adanya rilis data hasil laporan ekonomi Australia.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image