Asumsi Pasar Masih Dominan Pada USD

Asumsi Pasar Masih Dominan Pada USD

1150796_558483217543047_1546562615_nTampaknya keperkasaan mata uang USD masih akan mendominasi arah gerak harga di perdagangan mata uang pada sesi perdagangan hari Selasa (04/ 11/ 2014) ini. Penguatan mata uang USD semakin dominan sejak hari Jumat (31/ 10/ 2014) lalu. Pada sesi perdagangan hari Senin (03/ 11/ 2014) kemarin, telah dilapokan bahwa apresiai mata uang USD bergerak menguat ke level tertinggi dalam kurun waktu empat tahun terhadap major currencies. Gerak penguatan tersebut melanjutkan penguatan di minggu sebelumnya.

Penguatan terjadi karena rilis data manufaktur Amerika yang ternyata hasilnya dirilsi lebih kuat dari perkiraan para pelaku pasar sebelumnya yang telah meningkatkan rasa optimisme pada kekuatan pemulihan ekonomi Amerika. Penguatan lanjutan mata uang USD adalah setelah Insitute of Supply Management mengatakan bahwa indeks manajer pembelian manufaktur mereka naik ke level 59.0 pada bulan Oktober dari 56.6 di bulan September. Para analis sebelumnya perkirakan indeks akan tergelincir ke 56.2. Data tersebut datang setelah University of Michigan pada hari Jumat minggu lalu telah melaporkan bahwa indeks sentimen konsumen naik ke level tertinggi tujuh tahun di 86.9 pada bulan Oktober dari 86.4 di bulan September. Dilaporkan bahwa indeks USD menguat sekitar 0.40% menjadi 87.38. Penguatan tersebut adalah merupakan level tertinggi sejak Juni 2010. Jumat lalu juga dirils laporan bahwa telah berakhirnya program QE ke-3 The Fed dan stimulus tambahan dari BOJ. Rilis laporan tersebut tentunya membawa dampak positif bagi penguatan apresiasi mata uang USD.

Pada sesi perdagangan pasar Asia hari Selasa (04/ 11/ 2014) ini, gerak apresiasi harga sterling diperdagangkan menguat terhadap mata uang USD. Menjelang dirilisnya data aktivitas konstruksi Inggris sore ini penguatan apresiasi tersebut terjadi. Mata uang Inggris ini masih berada dekat level terendah dalam 11 bulan terakhir. Pada perdagangan kemarin sterling berhasil memangkas pelemahan setelah data aktivitas manufaktur Inggris menunjukkan peningkatan. Markit melaporkan indeks aktivitas manufakur Inggris bulan Oktober sebesar 23,2 naik dari bulan sebelumnya yang 51,5. Data tersebut sekaligus mematahkan estimasi ekonom sebesar 51,5. Markit hari ini akan melaporkan data indeks aktivitas kontruksi yang diperkirakan turun menjadi 63,5 dari sebelumnya 64,2.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Dollar Masih Terpuruk Vs. Yen Sebelum Testimoni Yellen

Greenback di perdagangkan di atas 0.3% dari level terendah dalam tujuh pekan terhadap yen sebelum ketua Fed Janet Yellen bertestimoni kepada anggota parlemen AS besok. Indeks dollar berada 0.3% di

Berita 0 Comments

Yen Bergerak Stagnan Karena Investor Masih Nantikan Kebijakan Fed dan BOJ

Mata uang yen Jepang terpantau masih stagnan terhadap dollar AS (29/4). Yen bergerak sedikit saja dari level penutupan perdagangan dini hari tadi, tetapi yen tampak berpotensi untuk melanjutkan pelemahan yang

Forex News 0 Comments

Yen Menguat 2 Hari Berturut-turut; Eksportir Lakukan Repatriasi

Nilai tukar yen Jepang terpantau melanjutkan penguatannya terhadap dollar AS pada sesi perdagangan hari ini (10/6). Yen terangkat menguat untuk dua hari berturut-turut setelah sempat mencapai posisi paling tinggi dalam

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image