Asumsi Positif Ekonomi Amerika Tekan Gerak Harga Emas

Asumsi Positif Ekonomi Amerika Tekan Gerak Harga Emas

Berita emas ayotradingGerak perlemahan harga emas masih cukup dominan pada sesi perdagangan hari Selasa (04/ 11/ 2014) ini, sejak dibukanya sesi pasar Asia. Selama sesi perdagangan hari Senin (03/ 11/ 2014) kemarin, gerak harga emas masih mencatatkan angka kerugian yang cukup besar di pasar emas spot. Meskipun gerak harga emas sempat melakukan rebound namun masih belum mampu bertahan pada area positif. Para pelaku pasar sepertinya akan menunggu data puncak ketenagakerjaan Amerika yang akan dirilis pada pada hari Jumat (07/ 11/ 2014) yang akan datang untuk kembali masuk pada perdagangan di pasar emas. Tekanan atas harga emas sejak hari Juamat minggu lalu demikian kuat karena melonjaknya USD didukung oleh program stimulus BoJ di Jepang yang membebani pada komoditi logam dan ketidakpastian pertumbuhan ekonomi.

Indeks USD telah bergerak naik ke level tertinggi sejak pertengahan Juni 2010 pada awal minggu ini. Hal tersebut terjadi karena sektor manufaktur zona eropa yang masih tetap stagnan pada Oktober. Sentimen ini bersamaan dengan kinerja ekonomi yang cukup optimistis dari Amerika. Indeks USD dilaporkan telah mencapai level 59 pada Oktober dibandingkan September di kisaran 56,6. Pada akhir sesi hari Senin kemarin, harga emas berakhir melanjutkan penurunan ke posisi terendah sejak tahun 2010 lalu. Pada sesi perdagangan hari Senin (03/ 11/ 2014) kemarin di Divisi Comex New York Mercantile Exchange, harga emas mengalami kerugian sebesar $1.80 US atau 0.10% berakhir pada $1,169.80 US. Selama sepekan terakhir, emas berjangka telah mencatatkan angka kerugian sebesar $60.20 US atau 4.88%. Harga spot emas ditutup turun tajam sebesar $8.10 US atau 0.69% berakhir pada $1,165.40 US/ troy ons, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,173.70 US dan serendah $1,161.50 US. Selama semingguan lalu, gerak harga emas spot telah mencatatkan angka kerugian sebesar $57.70 atau 4.68%. Juga telah dilaporkan bahwa harga perak untuk pengiriman di bulan Desember berakhir naik 9 sen di level $16,20 US/ ons setelah turun 1,5% pada hari sebelumnya. Untuk harga platinum pengiriman di bulan Januari dilaporkan ditutup naik $4,80 US atau 0,4% di level $1.240 US/ ons, paladium untuk pengiriman di bulan Desember naik $11,45 US atau 1,45% di level $803,25 US/ ons dan untuk tembaga pengiriman Desember naik 0,56% di level $3,06 US. Dilaporkan dengan mengacu dari situs resmi logam mulia bahwa, harga jual emas PT. Aneka Tambang, Tbk. (Antam), masih menetap di Rp 522 ribu/ gram pada hari Selasa (04/ 11/ 2014) ini, sama seperti sehari sebelumnya. Demikian juga dengan harga pembelian kembali emas Antam yang juga masih tetap di Rp 456 ribu/ gram. Berikut adalah daftar harga emas yang dijual Antam, yaitu untuk pecahan 500 gram - Rp 241.300.000, pecahan 250 gram - Rp 120.750.000, pecahan 100 gram - Rp 48.350.000, pecahan 50 gram - Rp 24.200.0000, pecahan 25 gram - Rp 12.125.000, pecahan 10 gram - Rp 4.880.000, pecahan 5 gram - Rp 2.465.000, dan untuk pecahan 1 gram - Rp 522.000. Meski asumsi maupun data positif atas kondisi pendukung penguatan mata uang USD dominan, tidak semua data ekonomi Amerika membaik, indeks manufaktur komposit Amerika cenderung melambat menjadi 55,9 pada Oktober dari September di kisaran 57,5. Para pelaku pasar yakin, bahwa gerak laju ekonomi global cenderung melambat, dan mendukung harga emas. Gerak harga emas minggu ini diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran sempit dengan volatilitas diperkirakan akan meningkat memasuki sesi sesi perdagangan pasar hari Rabu (05/ 11/ 2014) besok, karena para pelaku pasar akan menantikan rilis data ADP Employment Amerika. Pada sesi pasar hari Kamis (06/ 11/ 2014) lusa, ara pelaku pasar akan fokus pada rilis data mingguan tentang klaim pengangguran Amerika serta data Non-Farm Payrolls Amerika yang akan dirilis pada hari Jum’at (07/ 11/ 2014) mendatang. Hasil rilis data NFP diperkirakan akan dirilis pada angka yang lebih kecil yakni pada ksiaran 238K , dari 241K pada periose Oktober.

Pada sesi perdagangan hari Selasa (04/ 11/ 2014) ini, gerak harga emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran yang sama seperti hari sebelumnya. Para pelaku pasar sebaiknya memperhatikan penurunan harga minyak mentah dunia yang terlalu tajam, karena akan meningkatkan prospek perlemahan ekonomi global. Harga Crude Oil pada hari Senin kemarin dilaporka telah diperdagangkan turun sebesar $1.76 US atau 2.2% berakhir pada level $78.78 US. Harga tersebut terpaut jauh dibawah level $80 US per barel. Untuk harga Brent Crude telah ditutup turun $1.58 US atau 2.0% berakhir pada level $84.28 US. Untuk diketahui bahwa, biaya produksi emas termahal saat ini adalah berada di Afrika yakni sebesar $957 US, maka berarti harga emas akan bertahan diatas level tersebut dan level emas pada saat ini dapat dianggap sebagai harga yang cukup murah. Memasuki sesi perdagangan hari ini, emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,183.00 - $1,161.00. Harga emas telah bergerak anjlok menyusul berakhirnya program QE ke-3 The Fed dan stimulus tambahan dari BOJ. Gerak penembusan harga ke level kritis yaitu pada level $1,180.00 telah membawa kondisi harga menjadi negatif dan berpotensi berada pada kisaran level $984 US/ troy ons. Level harga support adalah pada $1,161.00 (S2) ; $1,156.00 (S3), dan untuk level harga resistance adalah pada kisaran level $1,177.00 (R2) ; $1,183.00 (R3). Apabila ternyata harga mampu menembus level supports di $1,180.00 maka emas berpotensi melanjutkan penurunan hingga target jangka panjang pada kisaran level harga $926.70 - $984.00.

About author

You might also like

Minggu Ini USD Dominasi Pasar, Voting Ditunggu Pasar

Di hari Jumat (19/ 09/ 2014) ini, gerak apresiasi mata uang USD telah diperdagangkan menguat terhadap sebagian besar major currencies. Namun apresiasi USD jatuh terhadap sterling, karena para pelaku pasar

Forex News 0 Comments

Euro Merespon Negatif Data PMI Italia

Euro kembali merosot di bawah $1.34 pada hari Selasa menyusul rilis data sektor jasa Italia yang lebih lemah dari harapan. Kendati data PMI dari negara Eropa lainnya mampu memenuhi ekspektasi

Komoditas 0 Comments

Minyak Masih Di Zona Lemah, Aussie Tekan Greenback

Gerak nilai apresiasi Aussie dilaporkan tampak masih melanjutkan dominasinya terhadap Greenback di awal sesi perdagangan pasar di hari Jumat (04/ 11/ 2016) ini. Telah dilaporkan bahwa pada sesi perdagangan pasar

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image