AUD Bergerak Positif, Pasar Tunggu Data Rilis

AUD Bergerak Positif, Pasar Tunggu Data Rilis

184428_305890552845756_1195644722_nPergerakan mata uang euro melemah tajam ke level rendah dalam kurun waktu 2 pekan pada awal sesi pasar Asia hari Senin. Kondisi ini terpicu setelah menderita pelemahan mingguan terbesar dalam lebih dari setahun pada pekan lalu seiring meningkatnya ekspektasi bahwa European Central Bank akan terpaksa memangkas tingkat suku bunga untuk mendorong tingkat pertumbuhan. Data pekan lalu menunjukkan penurunan pada tingkat inflasi di zona eropa, sejumlah analis termasuk UBS dan RBS berpendapat pemangkasan suku bunga mungkin akan datang sesegera pertemuan kebijakan hari Kamis ini. Seperti yang telah dilaporkan pada hari Kamis lalu, bahwa data yang dirilis hari Kamis lalu menunjukkan laju inflasi zona Euro merosot ke level paling lambat dalam 4-tahun menjadi 0,7% pada bulan Oktober, jauh di bawah target 2% dari ECB.

Spekulasi tersebut juga menghantarkan mata uang euro membukukan kinerja mingguan terburuk sejak 6 Juli 2012 terhadap mata uang USD. “Meski ekspektasi pasar untuk langkah dari ECB telah berkembang akibat lemahnya data inflasi, menurut kami ECB lebih berkemungkinan bertindak di bulan Desember. Bagaimanapun juga, kami memperkirakan adanya nada dovish pada konferensi pers oleh Presiden ECB Mario Draghi untuk membuka peluang langkah kebijakan di bulan Desember. Oleh karena itu kami merekomendasikan untuk menggunakan rally pada euro sebagai entry level,” ucap analis pada Barclays Capital, menambahkan bahwa tingkat suku bunga yang tidak berubah pada hari Kamis nanti dapat memicu rebound pada euro. Dari Australia dilaporkan, bahwa CEO Australia & New Zealand Banking Group Ltd. Michael Smith mengatakan ia memperkirakan aussie akan mempertahankan penguatannya selama The Fed melanjutkan program pembelian obligasinya. “Aussie nampaknya tidak akan melemah tajam hingga adanya tapering di Amerika. Seiring penguatan pada USD, kita akan mulai melihat adanya sedikit pelemahan pada aussie,” demikian menurut Smith pada sebuah wawancara kemarin pada program Inside Business dari Australian Broadcasting Corp. Federal Reserve pekan lalu memutuskan untuk melanjutkan pembelian obligasi senilai 85 milyar USD per bulan, mengatakan harus melihat lebih banyak bukti pemulihan pada perekonomian Amerika sebelum melakukan tapering. Bank sentral juga mengatakan perekonomian menunjukkan ”sinyal penguatan.” Gubernur Reserve Bank of Australia Glenn Stevens pekan lalu mengatakan aussie “suatu saat nanti” akan “melemah secara tajam.”

Mata uang aussie melanjutkan penguatan setelah naiknya penjualan ritel Australia memberikan bukti tambahan akan berlanjutnya momentum pertumbuhan ekonomi negeri Kangguru tersebut. Penjualan ritel Australia tumbuh 0,8% untuk bulan September; lebih baik dari estimasi 0,3% dan revisi publikasi sebelumnya 0,5%. Konsumen sepertinya kini lebih ingin berbelanja seiring berkurangnya biaya kredit setelah RBA memangkas suku bunga ke level rendah 2,5% pada Agustus silam. Apresiasi AUD/USD diperdagangkan 0.9483, menjauhi level rendah harian 0.9442. Sentimen juga cukup positif setelah data akhir pekan menunjukan peningkatan aktivitas sektor jasa Cina untuk bulan Oktober. Dengan kondisi ekonomi Cina dan Australia yang membaik maka ini tentunya akan mengurangi ekspektasi akan berlanjutnya siklus pelonggaran moneter RBA. Bank sentral Australia diprediksi akan kembali pertahankan suku bunga di level 2,5% pada pertemuan kebijakan moneter yang berakhir besok.

About author

You might also like

Fundamental 0 Comments

Para Pelaku Pasar Mulai Jenuh Atas Emas, Indeks Shanghai Masih Tak Terpacu Oleh Data Positif

Dilaporkan bahwa pada sesi perdagangan pasar di hari Selasa (23/ 06/ 2015) ini, gerak harga emas spot dan berjangka di Divisi Comex New York Mercantile Exchange mengalami penurunan yang signifikan

Berita 0 Comments

Yen Melemah Setelah Komentar Kiuchi-BOJ

Nilai tukar yen Jepang berangsur melemah di perdagangan hari Rabu (19/3) setelah muncul komentar yang bernada hawkish dari salah satu anggota dewan bank sentral Jepang (Bank of Japan) Takahide Kiuchi.

Forex News 0 Comments

Fundamental Amerika Minggu Lalu Serta Prospeknya ke Depan Telah Tekan Major Currencies dan Komoditas Oposannya

Pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Senin (29/ 06/ 2015) pagi ini, gerak harga emas dilaporkan dibuka dalam kondisi harga gap naik. Kondisi gerak harga emas dibuka dengan gap

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image