AUD Cenderung Bearish, Issue Tapering Hantui Pasar

AUD Cenderung Bearish, Issue Tapering Hantui Pasar

1175095_518635551543813_1654100862_nPergerakan indeks USD hari ini (Senin, 25/ 11/ 2013) terpantau bergerak naik, dan mata uang tersebut terpantau menekan mata uang utama lainnya setelah dibuka pada 80.69 di awal perdagangan. Indeks USD naik sekitar 7 pips atau sekitar 0.09 % dan nilai bergulir terpantau berada pada 80.76.

Data kalender ekonomi menunjukkan bahwa National Association of Realtors dijadwalkan untuk mengumumkan kepada publik, data terkini mengenai sektor perumahan di Amerika Serikat . Para pelaku pasar menduga adanya perkembangan yang cukup baik pada sektor ini. Indikator Pending Home Sales m/m diharapkan dapat menunjukkan performa yang baik dan menggambarkan adanya peningkatan ke angka 2.2% dari nilai pada periode sebelumnya yaitu -5.6%. Indeks mata uang USD terpantau bergerak naik merespon dini perkembangan tersebut. Analisis fundamental forex harian USD bahwa range normal indeks USD pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 80.41 dan level resistance pada kisaran 81.08. Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang , indeks USD berada pola Descending Triangle. Indikator-indikator teknikal menunjukkan kenaikan momentum dan memasuki fase pembentukan bullish baru. Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa indeks USD berada pada Channeling Up. Indikator-indikator teknikal menunjukkan adanya kenaikan momentum dan memasuki fase akhir bearish minor. Dari Australia dilaporkan, mata uang mata uang dollar Australia atau aussie kembali tertekan di perdagangan awal pekan (25/ 11/ 2013), terutama lantaran sentimen di kalangan pelaku pasar masih negatif pasca munculnya pernyataan dari Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) Glenn Stevens pada hari Kamis minggu lalu. Nilai apresiasi mata uang AUD/ USD tercatat pada kisaran 0.9163 USD setelah anjlok hingga ke level 0.9153 USD. Sedangkan pada sesi penutupan hari Jumat lalu, aussie berakhir pada level 0.9172 USD setelah tergerus dalam hingga area 0.9139 USD. Glenn Stevens mengatakan bahwa bank sentral memiliki kesempatan besar untuk melakukan intervensi terhadap mata uang negeri itu yang dirasakan masih terlalu kuat. Terpuruknya Aussie dalam beberapa hari terakhir ini juga akibat USD yang terus menguat terkait merebaknya lagi isu tapering yang kembali membayangi pasar global. Para pelaku pasar nampak cemas karena beranggapan bahwa Federal Reserve akan mulai mengurangi program stimulusnya dalam waktu dekat bahkan lebih cepat dari perkiraan yaitu bulan Desember tahun ini.

Mata uang aussie terpantau membukukan penurunan yang signifikan pada sesi perdagangan hari ini (25/ 11/ 2013). Aussie hari ini melemah dan kembali mendekati level paling rendah dalam 2.5 bulan belakangan yang dicapai tanggal 22 November lalu. Mata uang ini sedang berada dalam pola bearish setelah minggu lalu para petinggi bank sentral Australia menegaskan preferensi terhadap mata uang yang lebih lemah. Diperkirakan bahwa pergerakan nilai apresiasi AUD/ USD akan bergerak cenderung melemah. Mata uang tersebut hari ini diperkirakan akan mengalami pergerakan pada kisaran 0.9100 - 0.9200.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Jelang Natal Tiba, Aussie Di Bawah 1.04 Jelang Natal

Dengan bursa S&P500 yang bergerak turun sebanyak 0.55% sejak pembukaan, seluruh pasar Asia ditutup, dengan bursa Singapura dan Hong Kong yang hanya dibuka setengah hari, bersiap menyambut Natal, bersama Aussie

Forex News 0 Comments

Minyak Terimbas Kesepakatan Dua Pihak, Rilis Data China Dongkrak Aussie

Gerak nilai apresiasi mata uang AUD/ USD dilaporkan tampak tengah mempertahankan gerak penguatan nilai apresiasinya. Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang Aussie telah sempat diperdangangkan di kisaran level 0.7500.

Forex News 0 Comments

Data Ekonomi Lemahkan Valuta

Nilai tukar AUD/USD dan EUR/USD terpantau melemah pasca rilis data retail sales Australia yang turun 0.1% di bulan November. Sebelumnya ekonom mengestimasi kenaikan sebesar 0.3%. AUD/USD melemah dari 1.0518 menjadi

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image