Aussie Bertengger Dekat Level Tertinggi Dalam 4 Bulan

Aussie Bertengger Dekat Level Tertinggi Dalam 4 Bulan

Dollar Australia di perdagangkan sekitar di bawah 0.2% dari level tertinggi dalam empat bulan terhadap greenback setelah para trader mengurangi taruhan bearish ke level setidaknya yang terendah dalam hampir setahun.

Aussie mempertahankan penguatan selama tiga pekan terhadap dollar AS seiring hedge funds dan pada spekulator besar lainnya mengurangi posisi net short menjadi 4,880 kontrak pada pekan lalu, itu merupakan yang terkecil sejak mereka mempertahankan posisi bearish dalam periode lima hari hingga 14 Mei, di tunjukan dalam angka terbaru dari Commodity Futures Trading Commission yang berbasis di Washington. Posisi net short tertinggi berada di level 76,799, itu terjadi pada bulan Agustus.

“Dengan data eknomi domestik akhir-akhir ini menunjukkan adanya peningkatan, pasar telah dengan sangat cepat menghapus posisi short,” kata Robert Rennie, seorang kepala analis mata uang dan komoditas di Westpac Banking Corp., di Sydney. “ Dalam jangka pendek, momentum kenaikan masih pada Aussie.”

Mata uang Australia hanya sedikit berubah di kisaran $0.9285 pada pukul 10.20 wib dari harga penutupan tanggal 4 April, ketika Aussie mencapai level 0.9308, yang merupakan level tertinggi sejak 21 November. Aussie telah menguat sebesar 2,9% dalam tiga pekan terakhir.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Keputusan ECB Melegakan Euro

Euro terapresiasi ke posisi tertinggi 1-minggu versus Dollar AS setelah European Central Bank tidak mensinyalkan akan adanya pemangkasan suku bunga di masa mendatang. ECB juga mempertahankan suku bunga acuan tidak

Berita 0 Comments

Pelaku Pasar Taking Profit Di Minyak, USD Terdampak Positif Oleh Treasury

Dilaporkan bahwa pada awal sesi perdagangan pasar di hari Rabu (04/ 11/ 2015) ini, gerak nilai apresiasi mata uang USD bergerak menguat. Telah dilaporkan bahwa, nilai indeks USD bergerak di

Berita 0 Comments

Sterling Terkoreksi, Nantikan GDP

Sterling diperdagangkan melemah di perdagangan sesi Asia hari ini setelah menguat tajam dalam dua hari beruntun terhadap dollar. Naiknya inflasi dan penjualan ritel Inggris menopang pergerakan sterling sebelumnya. Office for

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image