Aussie Bertengger Kokoh di Kisaran Puncak 2014

Aussie Bertengger Kokoh di Kisaran Puncak 2014

Hingga sesi siang di perdagangan hari Kamis (27/3) nilai tukar Aussie (AUDUSD) masih bertengger kokoh di kisaran puncaknya sepanjang tahun 2014 sekaligus mencatatkan harga terkuatnya dalam 4 bulan terakhir sejak November tahun lalu.

Rally Aussie terutama berkat merebaknya optimisme di kalangan investor menyusul pernyataan Glenn Stevens (Gubernur Bank Sentral Australia) yang menjelaskan mengenai kokohnya perekonomian Australia saat ini. Glenn Stevens mengatakan bahwa negara kini berada dalam fase transisi dari pertumbuhan yang bergantung pada sektor pertambangan, menuju pertumbuhan yang bergantung pada konsumsi domestik, dan ekonomi diperkirakan mampu berekspansi hingga akhir tahun ini.

Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) juga tidak menyinggung soal sikapnya terhadap mata uang menyusul Aussie yang terus rally belakangan ini. Pernyataan Stevens yang cenderung dovishtersebut dilontarkan saat menghadiri konferensi investasi Credit Suisse yang diadakan di kota Hong Kong kemarin. Ia juga menambahkan bahwa arah pergerakan Aussie akan ditentukan oleh pandangan kalangan investor itu sendiri terhadap fundamental domestik

Saat sesi siang, nilai tukar Aussie berada di area $0.9237 setelah sempat melesat hingga $0.9241, platform Reuters. Sedangkan pada sesi Rabu kemarin, dollar Australia mencatatkan rekor tertinggi 2014 pada $0.9244 dan berakhir ditutup pada level $0.9225. Dan rally Aussie hari ini merupakan penguatan nilai tukar tersebut dalam 5 sesi beruntun.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Data Sektor Perumahan Berpotensi Menopang Pound

Pound diperdagangkan cukup kokoh pada sesi Asia hari Kamis seiring data yang dirilis oleh salah satu badan properti di Inggris menunjukkan laju pertumbuhan harga rumah di Inggris berakselarasi di bulan

Fundamental 0 Comments

Yen Perkuat Tekanan Atas Greenback, Ideks Saham Amerika Beranjak Naik

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi Greenback mengalami tekanan yang kuat terhadap mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen. Gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY terjadi kontraksi kuat dan menekan

Berita 0 Comments

USD Melemah Atas Major, Issue Obligasi Masih Dominan

Mata uang USD dalam perdagangan hari Senin (08/ 07/ 2013) kemarin kehilangan daya penguatannya. Apresiasi USD berbalik menurun setelah imbal obligasi Amerika naik setelah membaiknya perekonomian Amerika. Hal tersebut ditinjau dari

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image