Aussie Cenderung Mix, Minyak Masih Di Jalur

0a0aaa011254776Gerak nilai apresiasi mata uang Australia, yang lazim disebut dengan istilah Aussie, dilaporkan telah bergerak terbatas di sekitar level pembukaan pada awal sesi perdagangan pasar di hari Kamis. Hal tersebut terjadi, seiring para pelaku pasar yang cenderung berhati-hati menjelang rilis beberapa data domestik dan data manufaktur China, mitra dagang utama Australia.

Dilaporkan bahwa di Australia, belanja modal sektor swasta untuk kuartal ke-2 diprediksi akan mencatat penurunan 4,2% setelah merosot 5,2% pada kuartal sebelumnya. Sedangkan penjualan ritel bulan Juli kemungkinan akan menunjukkan kenaikan 0,3%, dibandingkan 0,1% pada bulan Juni.

Hasil rilis data laporan pemerintah China diperkirakan akan menunjukkan stabilitas aktivitas manufaktur di bulan Juli, dengan indeks tidak berubah di level 49.9. Pandangan yang lebih pesimis mungkin bisa terlihat dari laporan Caixin, dimana indeks aktivitas manufaktur China diprediksi turun menjadi 50,1 pada bulan lalu dari 50,6 pada bulan Juni.

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang AUD/ USD telah terpantau diperdagangkan pada kisaran level $0.7520. Gerak nilai apresiasi mata uang AUD/ USD hanya 0,01% di atas harga penutupan pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu.

Gerak nilai harga indeks saham Amerika dilaporkan telah ditutup melemah pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu, dengan indeks saham Dow Jones dan S&P 500 telah mencatat angka penurunan bulanan untuk Agustus. Hal tersebut terjadi, karena dipicu oleh kejatuhan gerak nilai harga minyak dan rilis data ekonomi mengesankan yang mendukung harapan kenaikan suku bunga Federal Reserve tahun ini.

Sentimen para pelaku pasar juga terbebani oleh hasil rilis laporan ADP yang menunjukkan pertumbuhan pekerjaan di sektor swasta Amerika yang lebih baik dari ekspektasi. Oleh karena hal tersebut, maka mendorong estimasi untuk data krusial Non Farm Payrolls hari Jumat besok, yang meliputi pekerjaan di sektor swasta dan publik.

Gerak nilai harga indeks saham Dow Jones Industrial Average dilaporkan telah turun sekitar 0,29% untuk ditutup di 18400.88, dengan gerak nilai harga saham Chevron Corp. yang memimpin penurunan. Secara bulanan, indeks blue-chip ini tercatat kehilangan 0,2%. Indeks S&P 500 juga berakhir turun 0,24% di 2170.95, melengkapi kerugian bulanan menjadi 0,1%, dengan sektor energi dan material mencatat kinerja terlemah.

Gerak nilai harga indeks saham Nasdaq Composite dilaporkan telah pula tergelincir 0,19% ke 5213.22. Meski demikian, namun tetap menjadi satu-satunya indeks utama yang mengakhiri bulan Agustus dengan kenaikan 1%.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah Amerika dilaporkan telah terkoreksi melemah anjlok lebih dari 3%, dengan diperdagangkan di bawah level $45 US/ barrel untuk pertama kalinya dalam 12 sesi terakhir. Hal tersebut terjadi, setelah data mingguan pemerintah menunjukkan kenaikan mengejutkan dalam persediaan minyak mentah dan minyak distilasi. Sedangkan stok bensin berkurang lebih sedikit dibandingkan perkiraan.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah turun 3% pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu, memangkas gerak penguatan besar untuk bulan Agustus. Hal tersebut terjadi, setelah data pemerintah menunjukkan kenaikan mingguan di dalam minyak mentah, minyak suling yang lebih besar dari perkiraan serta penurunan yang lebih sedikit dari estimasi pada bensin.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah masih di jalur unruk kinerja bulanan terbaik beruntun sejak bulan April, naik sebanyak 11%. Hal tersebut terjadi, setelah spekulasi dalam beberapa pekan terakhir bahwa Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) dan produsen minyak lainnya dapat mencapai kesepakatan untuk membatas output pada pertemuan di Aljazair di bulan September.

Pihak berwenang dari EIA telah mengatakan bahwa cadangan minyak mentah naik untuk pekan kedua beruntun. Cadangan minyak mentah bertambah 2.3 juta barel pada pekan lalu, dibandingkan dengan ekspektasi analis untuk kenaikan 921.000 barel.

Cadangan minyak suling, yang termasuk diesel dan minyak pemanas, secara tak terduga naik 1.5 juta barel, sementara cadangan bensin turun 691.000 barel, sekitar setengah dari perkiraan penurunan. Gerak nilai harga komoditas minyak WTI dilaporkan telah bergerak turun sebesar $1.65 US, atau sekitar 3.56%, di kisaran level harga $44.70 US/ barel.

About author

You might also like

CFD News 0 Comments

Pernyataan Pejabat The Fed Dukung Greenback, Nikkei Terus Menguat

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi Greenback telah bergerak di dekat level tertinggi dalam kurun waktu dua bulan terhadap major currencies pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu. Gerak nilai apresiasi

Rentan Koreksi Di USD, Pasar Pilih Major Lainnya

Mata uang USD mengalami kondisi koreksi tertahan cenderung lemah terhadap mata uang major lainnya. Merebaknya spekulasi pasar yang masih dominan, bahwa para petinggi The Fed, termasuk Ben Bernanke, yang masih

Forex News 0 Comments

Data Ritel Inggris Persempit Peluang Sterling

Hingga sesi siang di perdagangan Asia (Selasa, 11/3) mata uang Inggris – Sterling bergerak flat dan terjepit pada range sempit pasca koreksi tajam sesi kemarin akibat pernyataan Deputi Gubernur Bank