Aussie dan Loonie Tekan Apresiasi USD di Sesi Asia Hari Ini

Aussie dan Loonie Tekan Apresiasi USD di Sesi Asia Hari Ini

1000576_557561304301905_452623597_nPergerakan mata uang dolar Australia hari ini (Rabu, 25/ 02/ 2015), dilaporkan mampu menguat atas mata uang USD. Data aktivitas manufaktur negara China telah turut memberikan sentimen positif pada pergerakan mata uang aussie. Hal ini telah membuat mata uang Australia tersebut memperpanjang gerak penguatan apresiasinya terhadap USD. China yang merupakan mitra dagang utama Australia mencatat ekspansi aktivitas manufaktur untuk pertama kalinya dalam tiga bulan terakhir. Data awal dari HSBC menunjukkan bahwa indeks aktivitas manufaktur China sebesar 50,1%, dari bulan Januari sebesar 49,7%. Rilis data tersebut sekaligus telah mematahkan estimasi para pelaku pasar sebelumnya. Para pelaku pasar sebelumnya berestimasi bahwa akan terjadi angka penurunan menjadi sebesar 49,6 %.

Dilaporkan juga bahwa mata uang dolar Kanada, yang lazimnya disebut juga dengan istilah “Loonie”, tetap melanjutkan gerak penguatan apresiasinya terhadap mata uang USD pada perdagangan sesi Asia hari ini (25/ 02/ 2015). Hal ini terjadi selai karena adanya pernyataan dovish chairwomen Federal Reserve, Janet Yellen, yang berimbas melemahkan Mata uang USD, juga karena Gubernur Bank of Canada memberikan sinyal belum akan ada pemangkasan suku bunga lebih lanjut. Gubernur BOC, Stephen Poloz, mengatakan dampak dari kemerosotan harga minyak masih “tidak menentu”, namun pemangkasan suku bunga pada bulan Januari lalu “memberikan bank sentral waktu” untuk melihat dampak kemerosotan harga minyak terhadap perekonomian.

Aussie dan Loonnie pada perdagangan hari Selasa (24/ 02/ 2015) kemarin, dilaporkan berhasil berbalik menguat terhadap mata uang USD. Penguatan apresiasi tersebut terjadi karena akibat dari pernyataan dovish chairwomen Federal Reserve, Janet Yellen, pada hari Selasa kemarin. Yellen mengatakan Federal Open Market Committee masih bersabar untuk melakukan normalisasi kebijakan, ekonomi Amerika dianggap belum menjamin mampu menahan kenaikan suku bunga setidaknya dalam beberapa rapat kebijakan FOMC kedepan.

About author

You might also like

Komoditas 0 Comments

Greenback Pukul Balik Tipis Yen dan Euro, Shangahi Composite Bergerak Positif

Gerak nilai apresiasi mata uang USD dilaporkan bergerak menguat terhadap terhadap mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen, dan mata uang Uni Eropa, yaitu mata uang Euro pada sesi perdagangan

CFD News 0 Comments

Pasar Asia Rata-rata Ditutup Mixed, Pasar Nantikan Dampak Aksi Korut

Gerak nilai apresiasi mata uang GBP/ USD dilaporkan tengah mengalami penguatan di sesi perdagangan pasar Eropa. Hal tersebut terjadi, setelah gerak nilai apresiasi Greenback melemah terhadap major currencies menyusul hasil

Berita 0 Comments

Jelang Data GDP, Sterling di Bawah Level 1.7000

Sterling belum banyak bergerak pada perdagangan sesi Asia pagi ini, jelang dirilisnya data gross domestic product sore ini. Hingga perdagangan Kamis kemarin sterling telah melemah tujuh hari beruntun terhadap dollar,

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image