Aussie Rebound Pasca Pidato Stevens

Aussie Rebound Pasca Pidato Stevens

Aussie berbalik menguat terhadap dollar pasca pidato Gubernur Reserve Bank of Australia yang tidak secara langsung mengungkapkan kondisi ekonomi Australia maupun nilai mata uang aussie. Stevens sebelumnya diperkirakan akan menegaskan kebijakan suku bunga akan tetap rendah dalam waktu yang lama, dan nilai aussie masih tiniggi secara historis. Namun tanpa adanya pernyataan tersebut aussie berbalik menguat.

Dalam pidatonya di Sidney, Stevens mengatakan pertumbuhan ekonomi negara-negara G20 akan “cukup membantu” menghidupkan kembali aktivitas ekonomi. Selain itu gubernur bank sentral tersebut mengatakan ada potensi besar untuk investasi public dan swasta di bidang infrastruktur jika pemerintahan, pembagian risiko, dan isu-isu lainnya berhasil ditangani.

Aussie sebelumnya melemah akibat kekhawatiran akan terganggunya kelanjutan pertumbuhan ekonomi China, yang merupakan mitra dagang utama Australia, akibat pasar perumahan yang mulai “mendingin”. Harga rumah baru di China turun di beberapa kota akibat para pengembang melakukan pemotongan harga guna meningkatkan volume penjualan.

AUDUSD saat ini diperdagangkan pada kisaran 0.9388 atau menguat 0,16%, dengan level terendah harian 0.9359 dan tertinggi 0.9393.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Emas Sempat Koreksi Harga Tipis, Jelang FOMC Pasar Menunggu Hasilnya

Emas Sempat Koreksi Harga, Jelang FOMC Pasar Menunggu Harga emas ditutup sedikit lebih tinggi setelah sempat diperadagangkan berimbang antara kerugian dan keuntungan selama sesi perdagangan Selasa (20/ 08/ 2013). Harga

Komoditas 0 Comments

Euro dan Emas Tengah Dalam Kondisi Kelam, Amerika Mulai Berbenah

Pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Jumat (12/ 06/ 2015) ini, telah dilaporkan bahwa gerak harga emas masih bergerak dalam kondisi harga mengalami pelemahan. Gerak pelemahan harga emas ini

Fundamental 0 Comments

Koreksi USD Terhadap Major, Response Dini Pasar Jelang Data Rilis

Mata uang Amerika,USD, pada perdagangan kemarin mengalami gerakan anjlok tajam terhadap mata uang utama termasuk juga mata uang yen. Kondisi ini dipicu adanya rilis laporan yang menyatakan bahwa mantan Menkeu

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image