Aussie Respon Positif RBA, NFP Ditunggu Pasar

1Gerak harga emas ditutup sedikit lebih tinggi selama sesi perdagangan pasar hari Kamis semalam (06/ 08/ 2015), namun masih dalam kisaran yang sempit, diperdagangkan dengan penuh kehati-hatian jelang data puncak ketenagakerjaan Amerika malam nanti. Gerak harga emas hanya terkoreksi tipis pada sesi perdagangan Amerika semalam menyusul hasil data Klaim Pengangguran Amerika yang mencatatkan sebanyak 270K klaim baru pada pekan lalu, data dirilis lebih rendah dari perkiraan pasar pada 273K dan naik dari periode sebelumnya pada 267K.

Gerak harga emas spot dilaporkan telah menyelesaikan sesi perdagangan pasar hari Kamis (06/ 08/ 2015), dengan mencatatkan angka keuntungan sebesar $ 4.90 US atau 0.45% dengan harga berakhir pada level $1,089.00 US/ troy ons. Gerak harga emas spot sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,093.940 dan serendah $1,083.380. Dalam pergerakan harga di kurun waktu sepekan lalu, gerak harga emas spot telah mencatatkan angka kerugian sebesar $33.90 US atau 2.99%.

Untuk gerak harga emas berjangka di Divisi Comex New York Mercantile Exchange ubtuk kontrak Desember sebagai kontrak teraktif saat ini, dilaporkan telah ditutup dengan memperoleh angka keuntungan sebesar $7.70 US atau 0.7% berakhir pada level $1,093.300 US/ ons. Sepanjang sesi perdagangan pasar di minggu ini, gerak harga emas berjangka hanya diperdagangkan pada kisaran yang semakin sempit menjelang data puncak Non-Farm Payrolls Amerika malam nanti.

Gerak harga emas batangan logam mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari Jumat (07/ 08/ 2015) ini mengalami turun sebesar Rp. 1000. Harga buyback emas Antam juga sama mengalami turun Rp. 1000. Berdasarkan pada situs logam mulai Antam hari Jumat (07/ 08/ 2015) ini, gerak harga emas batangan dipatok Rp 546.000/gram. Adapun harga pembelian kembali oleh emiten berkode ANTM ini dari konsumen di Rp 467.000/gram. Berikut daftar harga emas Antam untuk perdagangan hari ini, yaitu untuk pecahan 500 gram - Rp 253.300.000, pecahan 250 gram - Rp 126.750.000, pecahan 100 gram - Rp 50.750.000, pecahan 50 gram - Rp 25.400.000, pecahan 25 gram - Rp 12.725.000, pecahan 10 gram - Rp 5.120.000, pecahan 5 gram - Rp 2.585.000, dan untuk pecahan 1 gram - Rp 546.000.

Dilaporkan juga bahwa gerak harga minyak mentah sedikit menguat dalam sesi perdagangan pasar Asia di hari Jumat (07/ 08/ 2015) ini. Gerak harga minyak mentah sempat menyentuh level terendah multi bulanan di sesi sebelumnya, karena para pelaku pasar menunggu indikasi-indikasi lebih lanjut pada seberapa lama periode kelebihan suplai akan berlangsung. Kedua harga minyak patokan global menuju penurunan hampir 5% pada pekan ini dan akan menjadi pelemahan beruntun terpanjang sejak berbalik melemah pada tahun ini.

Dilaporkan bahwa harga minyak mentah Amerika saat ini bergerak 20 sen lebih tinggi di $44, setelah anjlok lebih dari 1% pada hari Kamis ketika harga jatuh ke level terendah 4 1/2 bulan. Kontrak WTI saat ini menuju penurunan enam pekan beruntun, itu adalah jumlah terbanyak untuk penurunan mingguan beruntun sejak jatuh selama tujuh pekan antara November sampai Januari. Harga minyak WTI telah turun sebesar 5% pada pekan ini, penurunan mingguan terbesar dalam dua pekan.

Sedangkan untuk harga minyak patokan global lainnya, yaitu Brent, diperdagangkan 12 sen lebih tinggi di $49.64 setelah mencapai level terendah enam bulan di sesi sebelumnya. Kontrak Brent turun sekitar 4.8% untuk pekan ini, penurunan mingguan terbesar sejak Maret. Brent juga menuju penurunan mingguan keenam, pelemahan terpanjang beruntun sejak kembali melemah pada tahun ini ketika pasar jatuh tajam.

Mata uang Australia, Aussie, sekali lagi nilai apresiasinya telah merespon positif atas rilis pernyataan dari Reserve Bank of Australia di sesi perdagangan pasar di pekan ini. Dilaporkan bahwa nilai apresiasi mata uang AUD/ USD telah diperdagangkan pada kisaran 0.7376, menjauhi level terendah harian 0.7339.
Dalam pernyataan moneternya hari ini, RBA mengatakan penurunan nilai tukar Aussie sebelumnya membantu perekonomian. Pernyataan tersebut mirip dengan pernyataan hari Selasa lalu yang menyebutkan nilai apresiasi mata uang Aussie sedang menyesuaikan terhadap penurunan harga komoditas utama, yang memberikan indikasi Aussie telah mendekati fair value. Pihak berwenang RBA menambahkan ada kemungkinan Aussie akan melemah jika Federal Reserve menaikkan suku bunga.

Pihak berwenang RBA juga mengatakan beberapa data yang dirilis belakangan menunjukkan hasil yang positif, meski perekonomian masih menghadapi beberapa tantangan. Proyeksi pertumbuhan ekonomi Australia hingga bulan Juni 2016 diturunkan sebesar 0,5% menjadi 2,5%, dan pada Desember 2016 diturunkan sebesar 0,25% menjadi 3,0%. Untuk proyeksi inflasi dalam beberapa tahun kedepan di naikkan sebesar 0,5%. Harga rumah kembali mendapat perhatian RBA, namun hanya di kawasan Sydney dan Melbourne.

Pergerakan nilai apresiasi mata uang USD tampak stabil terhadap mata uang Uni Eropa, Euro, dan terhadap mata uang Jepang, Yen sesi perdagangan pasar Asia di hari Jumat (07/ 08/ 2015) ini. Nilai apresiasi mata uang USD sempat bergerak melemah menjelang perilisan data NFP yang dapat memperkuat kemungkinan Federal reserve untuk menaikkan suku bunga di bulan September. Mata uang Euro diperdagangkan datar di kisaran $1.0921 setelah sempat menguat lebih lanjut dari level rendah dua pekan di $1.0847 pada pertengahan pekan ini. Mata uang USD juga bergerak stabil dikisaran 124.70 yen setelah semalam melemah karena adanya penyesuaian posisi sebelum perilisan data NFP nanti.

Mata uang USD saat ini nilai apresiasinya bersiap untuk penguatan sebesar 0.7% pada pekan ini setelah menyentuh level tertinggi dua bulan di 125.01 pada hari Rabu. Indikator ekonomi Amerika yang optimis akan mendukung kemungkinan untuk pengetatan kebijakan moneter dan komentar yang hawkish dari pejabat The Fed akan membantu kinerja USD mencapai level puncak. Data Non Farm Payroll (NFP) yang akan dirilis malam nanti akan memainkan peran yang krusial dalam upaya memperkuat pendekatan The Fed “yang bergantung pada data” dalam upaya untuk naikan suku bunga. Para pelaku pasar perkirakan laporan NFP akan menunjukkan penambahan jumlah pekerja sebanyak 223.000 di bulan Juli.

Memasuki sesi perdagangan pasar hari Jumat (07/ 08/ 2015) ini, volatilitas pasar nampaknya akan lebih besar saat memasuki sesi perdagangan pasar Eropa siang nanti. Beberapa data seperti Necara Perdagangan Inggris dan Jerman dan pertemuan bank of Japan akan jadi fokus para pelaku pasar pada sesi perdagangan Eropa. Pada sesi perdagangan pasar Amerika malam nanti, data Non-Farm Payrolls dan Tingkat pengangguran Amerika akan jadi fokus pasar. Data rilis NFP diperkirakan oleh para pelaku pasar akan berada pada kisaran 222K dari 223K.

About author

You might also like

Loonie Sempat Tekan Greenback, Minyak Tutup Akhir Bulan Dengan Kerugian

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD memangkas hasil penguatannya terhadap Canadian Dollar pada sesi perdagangan pasar di hari Jumat. Hal tersebut terjadi, terutama setelah perilisan laporan data pertumbuhan

Fundamental 0 Comments

BoC Tentukan Keputusan, Bursa Saham Asia Dibuka Terkoreksi

Telah dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD/ CAD bergerak melemah pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu kemarin. Gerak nilai apresiasi Loonie telah bergerak melemah di kisaran level

Berita

Bom Jakarta Sempat Pengaruhi Rupiah, Minyak Masih Koreksi

Many folks only regarding Teva as casual sandals, but a person also choose a lot of other great styles as well, including some fantastic flats! The Women’s Kiru Ballet T

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image