Aussie Semakin Remuk Di Tengah Ambruknya Bursa China & Argentina

Aussie Semakin Remuk Di Tengah Ambruknya Bursa China & Argentina

Dollar Australia turun ke level terlemah sejak bulan Juli 2010 di tengah tanda-tanda melambatnya pertumbuhan di China dan terjadinya devaluasi terbesar pada mata uang peso Argentina dalam 12 tahun terakir yang mengirim permintaan untuk aset beresiko merosot.

Yield obligasi Australia tergelincir ke level terdalam dalam empat bulan di tengah meningkatnya permintaan untuk aset yang relatif aman pada obliasi pemerintah.

“Aussie sangat sensitif terhadap persepsi sebuah resiko,” Joseph Capurso, seorang analis di Commonwalth Bank of Australia di Sydney. “ Jika anda seorang investor dan berpikir bahwa mata uang yang anda inginkan akan jatuh karena masalah di pasar berkembang, anda akan menjual Aussie karena itu adalah mata uang komoditas yang likuid dengan defisit current account.” Posisi short adalah taruhan bahwa mata uang akan jatuh.

Dollar Australia tergelincir sekitar 0.1% menjadi 0.8769 per dollar pada pukul 08.40 wib setelah menyentuh level terlemah sejak Juli 2010 di 0.8732 kemarin. Aussie hanya sedikit berubah di 90.59 per yen setelah penurunan sebesar 2.1% kemarin yang merupakan penurunan terbesar sejak Juni. Semenatara itu mata uang Selandia Baru melemah sekitar 0.3% menjadi 0.8274 per dollar dan Kiwi juga turun 0.2% di 85.59 yen.

Pada basis mingguan, Aussie turun sebesar 0.3% terhadap dollar dan 1.1% terhadap yen, sementara Kiwi naik 0.3% terhadap dollar dan turun 0.6 terhadap yen

About author

You might also like

USD Terkoreksi Sentiment Pasar, IMF dan World Bank Desak The Fed Tunda Kenaikan Suku Bunga

Pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Kamis (18/ 06/ 2015) pagi ini, dilaporkan bahwa gerak harga emas spot LLG mengalami pergerakan rally yang masih terbatas. Gerak rally harga emas

Berita 0 Comments

Selesai Profit Taking Manfaatkan Rally USD Sebelumnya, Pasar Menanti FOMC

Tercatat oleh pasar bahwa sedari kemarin pergerakan apresiasi mata uang USD masih pertahankan penurunannya terhadap major currencies. Koreksi perlemahan ini adalah merupakan penurunan terbesar dalam tiga bulan. Hal ini adalahkarena

Forex News 0 Comments

Sterling Menguat di Awal Pekan

Meski akhir pekan kemarin berhasil menguat dua hari beruntun terhadap dollar, namun sterling tetap mencatat penurunan dalam dua minggu beruntun, setelah terbebani pernyataan Gubernur Bank of England, Mark Carney. Pada

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image