Aussie Teruskan Penguatan, Shanghai Tak Seirama Dengan Hang Seng

0_ausse_10152999_567681066709603_1818365414619373903_nGerak reli nilai apresiasi mata uang AUD/ USD yang tajam terjadi pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu kemarin berlanjut pada hari Kamis (03/ 03/ 2016) ini. Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang AUD/ USD telah bergerak menguat dan berpeluang menguji resisten 0.7325. Kondisi penguatan gerak nilai apresiasi Aussie tersebut terjadi, karena terbantu oleh adanya rilis data neraca perdagangan Australia yang terlaporkan membaik.

Data yang telah dirilis hari ini menjadi data positif ke dua pada pekan ini setelah data produk domestik bruto kuartal IV 2015 dirilis lebih tinggi dari perkiraan para pelaku pasar sebelumnya. Telah dilaporkan oleh Biro Statistik Australia bahwa, angka defisit neraca perdagangan Australia berkurang.

Angka defisit neraca perdagangan Australia dilaporkan berkurang menjadi sebesar $2,94 milyar di bulan Januari dari bulan sebelumnya. Pada hasil laporan sebelumnya, angka deficit Australia adalah sebesar $3,52 milyar. Angka defisit Australia di bulan Januari juga lebih baik dari perkiraan para pelaku pasar sebelumnya. Perkiraan dari para pelaku pasar sebelumnya adalah, bahwa angka defisit Australia akan menjadi sebesar $3,22 milyar.

Dari detail atas laporan data neraca perdagangan Australia tersebut menunjukkan bahwa nilai ekspor Australia mengalami kenaikan. Nilai kenaikan ekspor Australia adalah sekitar 1% dari bulan Desember, sehingga menjadi $25,55 di bulan Januari. Sedangkan untuk nilai impor Autralia telah juga dilaporkan turun sekitar 1% sehingga menjadi $28,49 milyar.

Telah dilaporkan bahwa perusahaan Amerika menambah lebih banyak pekerja dibandingkan estimasi di bulan Februari. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa, kondisi pasar tenaga kerja yang tetap solid, demikian menurut sebuah laporan ADP Research Institute pada hari Rabu.

Hasil dari laporan ADP Research Institute telah menunjukkan bahwa, sektor swasta Amerika telah menambah 214,000 pekerjaan dari 193.000 pekerjaan pada bulan Januari. Hal tersebut telah mematahkan estimasi para pelaku pasar sebelumnya, bahwa kenaikan 190.000 pekerjaan dalam survey Reuters. Pertumbuhan upah di sektor swasta Amerika telah mencatat rata-rata kenaikan 231.000 selama 3 bulan terakhir, yang tertinggi dalam setahun.

Stabilnya laju perekrutan diharapkan akan dapat memacu pertumbuhan upah yang lebih cepat untuk memberikan dorongan berkelanjutan terhadap belanja konsumen, yang menyumbang sekitar 70% dari perekonomian Amerika. Dilaporkan dari data resmi ketenagakerjaan Amerika bahwa, laporan yang mencakup sektor swasta dan pemerintahan baru akan dirilis Departemen Tenaga Kerja pada hari Jumat, dimana ekonomi diperkirakan telah menciptakan 195.000 pekerjaan di bulan lalu.

Gerak nilai harga di bursa saham di China dan di Hong Kong pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Kamis (03/ 03/ 2016) ini, dilaporkan tengah bergerak dengan secara berlawanan arah. Dilaporkan bahwa gerak nilai harga spot indeks Shanghai bergerak menguat sekitar 0,13% menjadi 2853.33.

Gerak nilai harga indeks saham Shanghai Composite dilaporkan telah bergerak menguat, karena mengikuti gerak nilai harga di bursa saham utama Asia lainnya. Gerak nilai harga saham dari perusahaan-perusahaan di sektor properti dan komoditas telah memimpin penguatan gerak nilai harga di bursa saham Shanghai China. Kondisi tersebut terjadi, karena terdukung dengan adanya ekspektasi yang baik oleh para pelaku pasar atas hasil earning di sektor properti, serta naiknya gerak nilai harga komoditas minyak.

Kondisi sebaliknya tengah terjadi pada gerak nilai harga indeks saham Hang Seng Hongkong. Gerak nilai harga indeks saham Hang Seng justru tengah malah melemah. Dilaporkan bahwa, gerak nilai harga indeks saham Hang Seng bergerak melemah sekitar 0,71% sehingga menjadi 19861.47. Gerak nilai harga indeks Hang Seng Futures dilaporkan telah sempat menembus level 20000, sebelum berbalik kembali melemah.

Gerak nilai harga saham di bursa Wall Street yang berhasil menguat pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu kemarin telah menyebarkan sentimen positif kepada gerak nilai harga saham di bursa Asia. Para pelaku pasar juga berharap akan adanya stimulus tambahan untuk menggairahkan perekonomian. Pada hari Sabtu akan dimulai pertemuan National People’s Congress untuk membahas rencana perekonomian dalam lima tahun kedepan.

Dilaporkan bahwa gerak nilai harga komoditas minyak mentah pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu telah ditutup dengan kondisi harga dalam keadaan menguat. Hal tersebut terjadi, karena tertopang oleh hasil rilis data mingguan dari pemerintah Amerika.

Hasil rilis dari laporan data Amerika telah mengungkap adanya penurunan dalam produksi komoditas minyak mentah domestik mingguan. Kondisi tersebut telah memicu harapan para pelaku pasar bahwa, angka penurunan produksi akan dapat meringankan beban surplus suplai komoditas minyak global.

Total produksi pada pekan lalu turun 25.000 barel menjadi 9,077 juta barel per hari, berdasarkan data Energy Information Administration (EIA). Meski demikian, namun peningkatan tajam dalam suplai minyak mentah Amerika pada pekan lalu akan berpotensi membebani perdagangan komoditas minyak mentah.

Di dalam rilis data laporan yang sama juga telah menunjukkan adanya kenaikan suplai minyak mentah sebesar 10,4 juta barel pada pekan lalu. Angka tersebut lebih tinggi jika dibandingkan dengan hasil laporan yang telah dilaporkan oleh lembaga swasta American Petroleum Institute (API), dan bahkan jauh lebih tinggi dibandingkan ekspektasi pasar.

Dalam laporannya, pihak dari API menyebutkan bahwa penambahan suplai minyak mentah adalah sekitar 9,9 juta barel. Dilaporkan bahwa gerak nilai harga komoditas minyak mentah untuk sesi perdagangan pasar di hari Selasa (02/ 03/ 2016) telah ditutup naik 2,48% di level $34.73 US/ barel. Batas resisten terdekat gerak nilai harga komoditas minyak mentah adalah berada di kisaran level 35.70 dan untuk batas support terdekat berada di kisaran level 33.60.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Rilis Data Amerika Kemarin Mampu Dongkrak Kembali USD

Mata uang USD mempertahankan gain terhadap sebagian besar mata uang utama menjelang laporan tenaga kerja Amerika hari ini. Apalagi setelah data rilis kemarin menunjukkan perekonomian berekspansi lebih dari perkiraan, memicu

Komoditas 0 Comments

Akibat The Fed Greenback Tertekan, Demikian Juga Dengan Minyak

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD, telah mengalami koreksi, bergerak melemah merosot terhadap sebagian major currencies pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu. Hal tersebut terjadi, setelah pihak

Fundamental 0 Comments

Sterling Menggeliat Kuat Usai Sesi Amerika, Referendum Inggris Imbas Kuat Pasar Global

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang GBP/ USD telah bergerak menguat di awal sesi perdagangan pasar di hari Kamis (23/ 06/ 2016). Gerak nilai apresiasi mata uang Sterling dilaporkan

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image