Aussie Tidak Terkesan Dengan Tenaga Kerja Australia

Aussie Tidak Terkesan Dengan Tenaga Kerja Australia

Aussie melemah setelah data tenaga kerja Australia isyaratkan masih rapuhnya momentum pertumbuhan ekonomi negeri Kangguru tersebut. Jumlah tenaga kerja di Australia bertambah sebanyak 15.900 untuk bulan Juni; lebih baik dari estimasi kenaikan 12.000 dan revisi publikasi sebelumnya yang berkurang sebesar 5.100. Namun, tingkat pengangguran Australia mencapai 6% untuk bulan Juni; lebih tinggi dari estimasi 5,9% dan revisi publikasi sebelumnya 5,9%.

Dengan meningkatnya tingkat pengangguran maka ini dapat mengurangi harapan bahwa RBA dapat menaikan suku bunga secepatnya di awal tahun 2015. Tidak begitu cemerlangnya data neraca perdagangan Cina juga turut membuat investor khawatir dengan outlook ekspor Australia ke Cina, mitra dagang utama Australia. AUD/USD kini diperdagangkan di level 0.9400; menjauhi level tinggi harian 0.9455.

Surplus neraca perdagangan Cina mencapai $31,6 miliar untuk bulan Juni; lebih buruk dari estimasi surplus $34,99 miliar dan publikasi sebelumnya yang juga mengalami surplus $35,92 miliar. Ekspor Cina naik 7,2% di Juni; lebih rendah dari ekspektasi kenaikan 10,6% namun lebih baik dari publikasi sebelumnya yang naik 7%. Impor Cina meningkat 5,5% di Juni; lebih rendah dari prediksi kenaikan 5,8% namun lebih tinggi dari publikasi sebelumnya yang turun 1,6%.

About author

You might also like

Fundamental 0 Comments

Sterling Sempat Tertekan, Yellen Harapkan Kenaikan Suku Bunga Bertahap

Gerak nilai apresiasi mata uang Inggris, yaitu mata uang Poundsterling, dilaporkan telah sempat berada dalam tekanan di sesi perdagangan pasar di awal pecan. Hal tersebut terjadi, karena dipicu oleh hasil

Berita 0 Comments

Yen Lanjutkan Penurunan terhadap Dollar untuk 2 Hari Berturut-turut

Mata uang yen Jepang kembali melanjutkan penurunannya terhadap dollar AS (08/01). Mata uang Jepang ini melemah untuk dua hari berturut-turut terhadap dollar setelah pada perdagangan Senin lalu menguat hingga mencapai

Komoditas 0 Comments

Aussie Sempat Tertekan Tidak Respons Perumahan, Indonesia Keluarkan Obligasi Ritel

Greenback, atau mata uang USD, dilaporkan tengah bergerak di dekat level tertinggi hampir dalam kurun waktu dua pekan ini pada awal perdagangan pasar di hari Selasa (22/ 09/ 2015). Hal

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image