Awal Bulan Emas Terimbas Minyak

Awal Bulan Emas Terimbas Minyak

Di awal sesi perdagangan minggu ini, gerak harga emas diperdagangkan anjlok, dengan dibuka gap down menyusul melemahnya harga minyak mentah dunia pada level terendah sejak Mei 2010 dan menyusul laporan ditolaknya hasil referendum Swiss pada tanggal 30 November 2014 kemarin. Pekan lalu harga emas yang diprediksi bakal menguat ternyata justru menurun. Kali ini, sebagian besar partisipan Kitco News Gold Survey memprediksi harga emas akan turun lebih jauh dari pekan sebelumnya.

Pekan lalu, partisipan survei melihat harga emas akan naik. Faktanya kontrak emas untuk Februari justru turun $ 18,6 US/ ons pada akhir pekan lalu. Harga emas melemah anjlok setelah keputusan Swiss menolak hasil referemdum untuk menaikkan cadangan emasnya untuk menjaga nilai asetnya. SNB menetapkan bahwa akan menjaga 20% dari 520 miliar franc atau sekitar $540 miliar USD. SNB menegaskan bahwa kebijakan moneter yang ada saat ini, setidaknya akan menjaga stabilitas mata uang negara sama seperti ketika eropa mengalami resesi tiga tahun lalu. SNB tetap menjaga franc berada pada level 1.20 per euro dan menjaga emas tetap berada pada 1,040 tons atau sekitat 8% dari asset. Pergerakan harga emas pada minggu ini akan lebih sulit dibandingkan sebelumnya. Pasalnya, referendum kepemilikan emas oleh Bank Sentral Swiss akan dirilis pekan ini. Sejauh ini pemungutan suara di Bank Sentral Swiss menunjukkan peningkatan pembelian emas akan batal dilakukan. Presiden dan CEO Adrian Day Asset Management Adrian Day mengatakan, harga emas akan sangat mudah bergerak naik dan turun. “Penentu terbesar pekan ini adalah referendum emas Swiss dan tentu saja kami tidak tahu hasilnya. Kalau hasilnya positif, tentu akan memperkuat harga emas dan akan berlaku sebaliknya,” ungkap dia. Sementara itu, pakar strategi pasar senior di CMC Markets, Colin Cieszynski mengatakan harga emas akan melemah. Penurunan harga minyak dunia usai pertemuan OPEC pekan lalu akan berpengaruh negatif pada harga emas. “Penurunan harga minyak berarti inflasi yang lebih rendah dan mengurangi pemesanan untuk emas. Harga emas dapat terus turun ke level $ 1.130 US - $ 1.150 US/ ons beberapa waktu di awal Desember,” tandasnya. Sebelumnya harga emas juga telah terdepresi tajam setelah OPEC juga mempertahankan kebijakan produksi minyak dunia tetap pada angka 30 juta barel per hari. Harga minyak mentah dunia melemah tajam dan mencatatkan pelemahan pada level terendah sejak Mei 2010. Crude Oil, pada level terendah hari ini pada $64.06 per barel dan Brent Crude anjlok jauh dibawah level $70 US/ barel. Di pasar Spot, harga emas ditutup turun sebesar $22.66 US atau 1.90% berakhir pada level $1,167.880 US/ troy ons, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,193.380 US dan serendah $1,165.130 US. Selama seminggu lalu, harga emas spot mencatatkan nilai kerugian tajam sebesar $32.62 US atau 2.79%. Mengacu pada situs resmi logam mulia, di awal Desember ini, harga jual emas PT. Aneka Tambang, Tbk. (Antam), kembali turun Rp 2.000 menjadi Rp 516 ribu/ gram pada perdagangan Senin (01/ 12/ 2014). Begitu pula dengan harga buyback logam mulia Antam juga merosot Rp 15 ribu menjadi Rp 450 ribu/ gram. Berikut adalah daftar harga emas yang dijual Antam, yaitu untuk pecahan 500 gram - Rp 238.300.000, pecahan 250 gram - Rp 119.250.000, pecahan 100 gram - Rp 47.750.000, pecahan 50 gram - Rp 23.900.0000, pecahan 25 gram - Rp 11.975.000, pecahan 10 gram - Rp 4.820.000, pecahan 5 gram - Rp 2.435.000, dan untuk pecahan 1 gram - Rp 516.000.

Memasuki sesi perdagangan hari Senin (01/ 12/ 2014) ini, gerak harga emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran yang besar mengingat pasar Amerika akan kembali dibuka secara normal. Pada sesi perdagangan hari ini, harga emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,160.00 - $1,129.80. Hampir satu bulan bertahan diatas level $1,180 per troy ounce emas kembali melemah karena kehilangan faktor fundamental yang mampu membawa harga emas bergerak lebih tinggi. Emas tampaknya akan kembali menguji level terendah bulan lalu pada $1,131. Besar sekali kemungkinan harga emas akan berada pada kisaran harga $984 US/ troy ons. Apabila harga mampu menembus level supports $1,180.00 maka harga emas berpotensi melanjutkan penurunan hingga target jangka panjang yaitu pada kisaran level harga $926.70 - $984.00.

About author

You might also like

Fundamental 0 Comments

Pasar Amati Kebijakan Amerika, Minyak Bergerak Menguat

Gerak nilai apresiasi mata uang Sterling dilaporkan telah sempat bergerak melemah terhadap mata uang Euro dan Greenback pada sesi perdagangan pasar di hari Jumat minggu lalu. Dilaporkan bahwa gerak nilai

Nikkei Terdongkrak, Rupiah Tertekan

Gerak nilai apresiasi mata uang Yen dilaporkan tampak telah bergerak dalam volatilitas yang kecil di awal sesi perdagangan pasar Asia pada hari Jumat ini. Hal tersebut terjadi, setelah rilis hasil

Berita 0 Comments

Persetujuan Pembangunan Australia Lemahkan Aussie

Aussie melemah setelah data persetujuan pembangunan Australia menggerogoti optimisme investor terhadap outlook perekonomian negeri Kangguru tersebut. Persetujuan pembangunan Australia turun 5,6% untuk bulan April; lebih buruk dari estimasi kenaikan 1,8%

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image