China dan Yunani Senasib, Emas Sedikit Dapat Angin

dollar-as-usd-forexPada sesi perdagangan pasar hari ini gerak harga emas spot masih bergerak dengan skeptis. Harga emas tampak berada di level $ 1.157,80 US, turun terbatas dari posisi harga penutupan sesi perdagangan pasar hari Rabu di hari KAmis dini hari tadi. Gerak harga emas spot dan berjangka di Divisi Comex New York Mercantile Exchange pada akhir sesi perdagangan pasar hari Rabu di hari Kamis dini hari tadi (09/ 07/ 2015) dilaporkan mengalami penutupan menguat. Gerak harga emas dilaporkan mulai bergerak rebound setelah nilai Apresiasi mata uang USD mengalami pelemahan. Rebound harga emas juga didukung oleh aksi bargain hunting setelah pada perdagangan sebelumnya sempat mencapai posisi paling rendah dalam empat bulan belakangan. Gerak harga emas tidak bereaksi terhadap rilis catatan rapat The Fed pada bulan Juni lalu yang menunjukkan bahwa para petinggi Federal Resrve akan menanti sinyal yang lebih kuat akan membaiknya ekonomi Amerika Serikat sebelum mulai menaikkan suku bunga acuan.

Dilaporkan bahwa gerak harga emas spot pada penutupan perdagangan dini hari berada pada $ 1.161,02 US/ troy ons. Harga emas mengalami peningkatan sebesar 0,5 %. Pada sesi perdagangan tersebut harga sempat bergerak anjlok hingga mencapai posisi paling rendah sejak tanggal 18 Maret di level $ 1.146,75 US/ troy ons. Sementara itu gerak harga emas berjangka di Divisi Comex New York Mercantile Exchange juga ditutup menguat. Harga naik $ 10,9 US pada $ 1.163,50 US/ troy ons. Gerak harga logam-logam mulia lain juga tampak tertekan pada perdagangan malam tadi. Telah dilaporkan juga bahwa pada sesi perdagangan pasar di hari Kamis (09/ 07/ 2015) ini, dengan mengacu pada situs resmi logam mulia bahwa, harga emas yang dijual PT. Aneka Tambang, Tbk (Antam) di harga Rp 550.000. Untuk harga buyback logam mulia milik Antam di hari Kamis (09/ 07/ 2015) ini, dilaporkan senilai Rp 493.000. Berikut ini adalah merupakan daftar harga emas yang dijual oleh Antam pada sesi perdagangan pasar di hari Kamis (09/ 07/ 2015) ini, yaitu untuk harga emas pecahan 500 gram - Rp 255.300.000, pecahan 250 gram - Rp 127.750.000, pecahan 100 gram - Rp 51.150.000, pecahan 50 gram - Rp 25.600.000, pecahan 25 gram - Rp 12.825.000, pecahan 10 gram - Rp 5.160.000, pecahan 5 gram - Rp 2.605.000, dan untuk pecahan 1 gram - Rp 550.000.

Diperkirakan bahwa pergerakan harga emas spot pada perdagangan selanjutkan akan cenderung bergerak terbatas. Trend bearish masih tampak di pasar emas sehingga kemungkinan harga masih bergerak turun juga cukup besar. Gerak harga emas berpotensi mencoba level resistance pada $ 1.165 US/ troy ons. Jika berhasil ditembus harga berpotensi melanjutkan peningkatan lagi ke level $ 1.170 US. Sedangkan jika terjadi pergerakan melemah harga akan mengetes level support pada posisi $ 1.150 US. Jika berhasil ditembus harga akan melanjutkan pelemahan ke $ 1.145 US.
Presiden The Fed San Francisco, John Williams mengatakan bahwa The Fed akan mulai menaikkan suku bunga acuan tahun ini akan tetapi hanya akan melakukannya jika sudah ada sinyal yang kuat bahwa inflasi sedang mengarah ke target bank sentral yaitu 2 %. Amibigunya pernyataan dari pihak Federal Reserve tersebut membuat para pelaku pasar kesulitan untuk menentukan arahan.

Seperti indeks utama Asia lainnya, laporan kenaikan inflasi China memberikan dorongan penguatan indeks Kospi. Namun setelah dibuka gap down, gerak nilai indeks Kospi Futures masih berada di zona negatif dengan penurunan 0,49% di level 244.35. Indeks saham Korea Selatan mencemaskan kondisi perekonomian domestik dan krisis Yunani, namun merespon positif kenaikan inflasi di China. Para pelaku pasar sudah memprediksi bahwa pihak Bank of Korea (BoK) akan mempertahankan suku bunga di tingkat terendah. Namun Lee Ju-Yeol, Gubernur BoK memprediksi pertumbuhan ekonomi (GDP) Korea Selatan akan turun signifikan dari level 3,1% menjadi 2,8% untuk kuartal kedua dan baru akan kembali ke atas level 3% di tahun depan. Tingkat kepemilikan asing dalam pasar saham Korea Selatan juga anjlok ke level terendah 4-tahun. Para pelaku perdagangan asing masih menjadi pembeli utama dalam semestar pertama tahun ini. Namun pada bulan ini, peluang kenaikan suku bunga Amerika dan ketidakstabilan di Eropa akibat adanya krisis Yunani membuat para pelaku pasar menjual sekitar 32,6% dari total kapitalisasi pasar.

Situasi di negara Yunani yang memburuk seiring penutupan bank untuk minggu kedua, sehingga membatasi penarikan cash sementara sektor bisnis terpuruk akibat permintaan pembayaran dari vendor yang tidak dapat dipenuhi. Bahkan di sector pariwisata, yang merupakan sector bisnis penghasil devisa besar bagi Yunani, juga mulai terimbas dampak penutupan operasional bank, sampai para calon wisatawan membatalkan pemesanan kamar hotel jadi meningkat. Mereka khawatir akan keterbatasan penarikan maupun transaksi perbankan mereka saat berwisata akan kesulitan. Dalam beberapa berita yang beredar kemarin menunjukkan bahwa Pemerintah Yunani telah diberikan kesempatan untuk menyiapkan proposal baru hingga Minggu 12 Juli 2015. Meski masih bersifat negosiasi namun krisis hutang yang berjalan berlarut-larut menjadi tidak terlalu direspon oleh para pelaku pasar. Dari IMF, dalam press conferencenya semalam menyampaikan bahwa IMF mengharapkan Fed diharapkan untuk menunda kenaikan suku bunga setidaknya hingga semester pertama tahun depan.

Sentiment pasar terbesar yang terjadi datang dari aksi jual yang berkepanjangan di pada sesi perdagangan pasar Asia kemarin. Hal tersebut terjadi dan bahkan mendorong para pelaku pasar bertindak hingga mendorong sekitar 20% saham China disuspen selama sesi perdagangan kemarin. Kondisi ekonomi di Yunani dan juga di China yang dilihat oleh para pelaku pasar adalah sedang berada pada kondisi yang tidak sehat. Hal tersebutlah yang memicu aksi tindakan penjualan kepemilkan saham dalam skala besar. Hal ini juga terjadi juga dikarenakan para pelaku pasar khawatir akan adanya kebijakan moneter lanjutan dari pemerintah China untuk membatasi perdagangan saham karena likuiditas yang terlalu besar. Kondisi bursa saham China anjlok tajam di hari Rabu setelah lembaga regulator memperingatkan bahwa para pelaku pasar mengalami fase panik jual, sementara para pelaku pasar turut panik akibat suspensi saham.

Mata uang berimbal hasil tinggi seperti mata uang Inggris, Poundsterling, dan mata uang Australia, Aussie, berada dalam tekanan jual. Hal ini terjadi karena seiring kecemasan kebangkrutan Yunani dan kolapsnya bursa saham Shanghai membebani sentimen pasar. Fokus selanjutnya akan tertuju pada proposal Tsipras pada Eurogroup di akhir minggu ini. Selanjutnya para menteri keuangan zona Euro akan berdiskusi pada hari Sabtu, diikuti dengan rapat darurat Eurogroup di hari Minggu apakah menyetujui kesepakatan bailout atau membiarkan Yunani mengalami kebangkrutan dan berpotensi keluar dari zona Euro. Namun nilai apresiasi mata uang EUR/ USD masih stabil karena optimisme para pelaku pasar bahwa rencana penyelamatan akan diraih dan Yunani akan diijinkan bertahan di Uni Eropa. Bahkan rumor terbaru dari Brussels mengindikasikan bahwa kesepakatan baru dapat diraih termasuk menyediakan dana bailout untuk jangka waktu 2-3 tahun kedepan, kemudian diikuti proposal restrukturisasi hutang untuk mengatasi problem utang jangka panjang Yunani. Secara terpisah kejatuhan tajam bursa Shanghai lebih dari -6.75% hari ini meski terdapat kebijakan stimulus dari Beijing. Pelemahan gerak nilai indeks saham Shanghai kemungkinan dipicu suspensi trading lebih dari 50% emiten yang akhirnya memicu kepanikan jual.

Telah dilaporkan bahwa nilai apresiasi mata uang Poundsterling bergerak melemah lebih dari 0.5% terhadap mata uang USD dan juga mata uang Euro menjelang presentasi anggaran paska pemilu di hari Rabu, bahkan Sterling merosot ke level terendah 4 minggu terhadap mata uang USD mencerminkan kekhawatiran laju pertumbuhan ekonomi kedepan. Sebelumnya niali apresiasi Sterling sempat menguat ditunjang data ekonomi yang positif dalam beberapa bulan terakhir disertai kemenangan mayoritas partai Konservatif pada hasil pemilu nasional bulan Mei. Akan tetapi, ancaman shock ekonomi di negara ekonomi Eropa lainnya akibat krisis utang Yunani, turut pula berdampak pada Inggris. Mentri Keuangan Inggris, George Osborne berjanji akah lebih ketat pada penghematan anggaran dan mulai mereduksi hutang dalam waktu dekat untuk memperbaiki outlook. Osborne juga akan menjelaskan rencana pembentuan ekonomi dengan penghematan anggaran belanja serta mengurangi potongan pajak untuk para pekerja dalam presentasi anggaran pertama dalam 20 tahun dimana Partai Konservatif lebih leluasa dalam membentuk pemerintahan.

Baru saja dilaporkan bahwa tingkat pengangguran Australia naik pada level 6.0% dari 5.9%. Lebih rendah dari perkiraan pada 6.1%. Mata uang Australia, Aussie, merosot tajam dekati level terendah 6-tahun di sesi perdagangan hari Rabu kemarin, seiring kejatuhan harga bijih besi dan pelemahan bursa China lebih lanjut membebani sentimen market yang sudah negatif akibat krisis utang Yunani. Mata uang Aussie, yang sering dijadikan proxy atas kinerja ekonomi China, merosot lebih lanjut melampaui level terendah sehari sebelumnya. Sementara harga bijih besi berjangka anjlok hampir 8 persen ke level rekor terendah seiring aksi sell-off komoditas China tidak kunjung usai ditengah pandangan bearish ekonomi China disertai kejatuhan tajam pasar saham Shanghai. Pelemahan Dalian futures telah memasuki hari kesembilan berturut-turut yang berpotensi menambah tekanan pada harga spot komoditas bijih besi yang telah jatuh 4 % sehari sebelumnya dibawah level $50 US/ ton, nyaris mendekati level terendah dalam satu dekade terakhir. Di saat bersamaan bursa saham China melanjutkan pelemahan lebih lanjut seiring pesimisme para pelaku pasar atas serangkaian kebijakan regulator China, termasuk pernyataan publik pertama bank sentral untuk mencegah kejatuhan lebih lanjut semenjak memangkas suku bunga di akhir Juni lalu.

About author

You might also like

Aksi Taking Profit Warnai Pasar Kemarin Di Perdagangan Emas

Harga emas ditutup dengan harga cenderung menetap pada sesi perdagangan hari Kamis (03/ 10/ 2013) kemarin. Komoditi emas sempat diperdagangkan hingga level harga rendahnya di 1,301.95 USD selama sesi perdagangan

Berita 0 Comments

Pasar Emas Cermati Fundamental Minggu Ini, Setelah Shutdown Terjadi Minggu Lalu

Setelah kemelut yang terjadi di kongres Amerika pada pekan lalu, ternyata tidak membuat komoditi emas menjadi investasi yang safe-heaven. Hal ini dikarenakan kondisi tersebut hanya diperkirakan untuk beberapa saat, namun

Berita 0 Comments

Emas Diprediksi Akan Bearish, Fundamental Amerika Diwaspadai Pasar

Emas pada perdagangan hari ini (Senin, 08/04/2013), diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran harga $1,585.50 – $1,566.50. Pasar emas ditutup jauh lebih tinggi selama sesi perdagangan pada hari Jum’at (05/04/2013) setelah

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image