Dampak Pernyataan Yellen Terespon Di Hari Senin, Pasar Lebih Optimis Atas Suku Bunga

18263_555676661231164_78780644529032127110_nGerak nilai apresiasi mata uang EUR/ USD yang telah bergerak melemah merosot tajam pada sesi perdagangan pasar di hari Jumat minggu lalu, dilaporkan telah tampak terlihat masih melanjutkan gerak penurunan nilai apresiasinya pada sesi perdagangan pasar di hari Senin (29/ 08/ 2016). Hal tersebut terjadi, karena rilis data-data ekonomi Amerika yang positif telah menahan gerak nilai apresiasi mata uang EUR/ USD di dekat level terendah dalam kurun waktu tiga pekan. Gerak nilai apresiasi mata uang EUR/ USD dilaporkan telah sempat diperdagangkan dikisaran level 1.1174.

Dilaporkan bahwa, Ketua Federal Reserve, Janet Yellen, yang berbicara pertemuan tahunan bank sentral global di Jackson Hole, telah menunjukkan sinyal optimisme terhadap perekonomian Amerika. Janet Yellen mengatakan bahwa, peluang kenaikan suku bunga belakangan mulai meningkat.

Dilaporkan setelah adanya pernyataan optimis dari Janet Yellen tersebut, para pelaku pasar melihat probabilitas kenaikan suku bunga di Amerika bulan September meningkat menjadi 36% dari sebelumnya 21%Diasumsikan pula bahwa, di bulan Desember dianggap oleh para pelaku pasar adalah saat yang paling memungkinkan untuk menaikkan suku bunga meningkat menjadi 46,1% dari sebelumnya 41,4%.

Data-data ekonomi Amerika yang dirilis hari ini sesuai dengan ekspektasi para ekonom. Inflasi yang dilihat dari Personal Consumption Expenditure (PCE) naik 0,1% di bulan Juli dari bulan sebelumnya, sementara belanja konsumen naik 0,3%.

Gerak nilai harga di bursa saham Amerika ditutup lebih tinggi pada sesi perdagangan pasar hari Senin, dengan sektor keuangan dan material pimpin penguatan. Hal tersebut terjadi, di tengah para pelaku pasar yang mencerna data ekonomi sambil mencari petunjuk untuk langkah selanjutnya Federal Reserve.

Dilaporkan bahwa gerak nilai harga indeks saham Dow Jones Industrial menguat 107.59 poin, atau 0.58%, untuk ditutup di 18,502.99, dengan DuPont pimpin penguatan dan Nike beban terbesar. Gerak nilai harga saham perusahaan IBM, 3M dan Travelers telah berkontribusi terhadap sebagian besar gerak penguatan gerak nilai harga indeks saham Dow Jones Industrial.

Gerak nilai harga indeks saham S&P 500 dilaporkan telah bergerak menguat sekitar 0.5%, dengan sektor keuangan dan material naik hampir 1%. Gerak nilai harga indeks saham S&P 500 dilaporkan telah naik 11.34 poin, atau 0.52%, menjadi 2,180.38, dengan saham keuangan pimipin semua sektor lebih tinggi.

Dilaporkan juga bahwa, gerak nilai harga indeks saham Nasdaq Composite telah menguat sekitar seperempat persen. Gerak nilai harga indeks saham Nasdaq Composite menguat 13.41 poin, atau 0.26%, untuk berakhir di 5,232.33.

Ekspektasi para pelaku pasar untuk kenaikan suku bunga The Fed di bulan September adalah sebesar 24% pada hari Senin. Hal tersebut terjadi, setelah berakhir hampir 30% pada hari Jumat, berdasarkan data dari CME Group’s FedWatch.

Gerak nilai harga komoditas minyak dilaporkan telah terkoreksi melemah, bergerak jatuh hampir 2% pada sesi perdagangan pasar di hari Senin, dan telah menghentikan penguatan selama dua hari terakhir. Gerak nilai harga komoditas minyak Amerika dilaporkan telah turun sekitar 66 sen, atau 1.39%, di $46.98 US/ barel, setelah turun lebih dari $1 US di level terendah sesi.

Hal tersebut terjadi, karena kehati-hatian para pelaku pasar terhadap lonjakan produksi minyak di Timur Tengah. Hal lain yang menjadi pertimbangan para pelaku pasar adalah, menguatnya Greenback yang ditopang oleh spekulasi kenaikan suku bunga Amerika pada akhir tahun.

Irak, yang telah mengekspor lebih banyak minyak mentahnya dari kilang wilayah selatan di bulan Agustus, akan melanjutkan kenaikan produksinya, ucap menteri perminyakan pada hari Sabtu. Sementara itu Arab Saudi yang merupakan eksportir terbesar masih mempertahankan output di kisaran level rekor pada bulan ini.

Gerak nilai apresiasi Greenback dilaporkan telah menyentuh level terkuat dalam tiga pekan terhadap mata uang Yen. Hal tersebut terjadi, setelah ketua Federal Reserve, Janet Yellen, meningkatkan ekspektasi dalam pidatonya pada hari Jumat bahwa bank sentral akan naikan suku bunga segera. Gerak nilai apresiasi Greenback yang menguat membuat komoditas yang berdenominasi Greenback menjadi kurang menarik untuk pemegang mata uang lainnya.

Fokus para pelaku pasar terhadap produksi di Timur Tengah dan penguatan Greenback juga diimbangi oleh data dari layanan pemantau energi Genscape. Hasil laporan yang disampaikan oleh Genscape menunjukkan penurunan cadangan sebanyak 287.444 barel di Cushing untuk periode pekan yang berakhir 26 Agustus, ucap trader yang melihat laporan tersebut.
.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Aussie Kembali Ke Area Diatas 1.0420

Aussie saat ini memulihkan area harga pembukaan untuk pekan ini di angka 1.0421, melepas level rendah 4 pekan di angka 1.0383 yang terjadi di awal sesi AS. “Laporan antar bank

Forex News 0 Comments

Angka Pengembalian LTRO Mengecewakan Euro

Euro anjlok ke posisi terendah 6-minggu versus Dollar AS setelah European Central Bank mengumumkan jumlah pembayaran kredit perbankan yang jauh di bawah ekspektasi pasar, yang memicu keraguan atas kesehatan sistem

Umum 0 Comments

Kemungkinan Emas Cenderung Flat, Harga Minyak Bisa Menguat Di Pasar

Emas diperdagangkan pada kisaran yang cukup besar baik dipasar berjangka maupun pasar spot. Harga emas diperdagangkan bergerak anjlok selama awal sesi pedagangan pasar kemarin (17/ 06/ 2014), setelah hembusan berita

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image