Dampak Rilis Data NFP Hari Jumat, Aussie Gap Down Minyak Rebound

0a0a_0a0_0002_12751_0a0aaa01_00211604_06765544_nGerak nilai apresiasi mata uang AUD/ USD dilaporkan telah mencetak gerak penguatan nilai apresiasi yang tajam dalam kurun waktu di sepanjang sesi perdagangan pasar di minggu kemarin. Gerak nilai apresiasi mata uang Aussie, sebutan lazim bagi mata uang Australia, hingga menyentuh level tertinggi terhadap Greenback dalam kurun waktu delapan bulan.

Tampaknya, kondisi positif atas Aussie tengah terjadi koreksi. Telah dilaporkan bahwa di sesi perdagangan pasar di awal pekan ( Senin, 07/ 03/ 2016) ini, gerak nilai paresiasi mata uang AUD/ USD dibuka dengan kondisi gap down. Gerak nilai apresiasi Aussie dibuka lebih rendah dari level harga penutupan di sesi perdagangan pasar hari Jumat minggu lalu.

Gerak nilai apresiasi mata uang AUD/ USD dilaporkan telah sempat diperdagangkan di kisaran level 0.7414 pada pagi hari. Diperkirakan untuk batas resisten dari gerak nilai apresiasi mata uang AUD/ USD ada di kisaran level 0.7455, 0.7495, 0.7520, dan untuk batas support adalah di kisaran level 0.7395, 0.7365, 0.7335.

Beberapa data ekonomi pada pekan lalu mendorong penguatan gerak nilai apresiasi Aussie seperti data produk domestik bruto dan neraca perdagangan. Termasuk juga keputusan Reserve Bank of Australia (RBA) yang mempertahankan suku bunga. Namun kenaikan tajam aussie malah memicu spekulasi RBA akan mengambil langkah guna meredam penguatan gerak nilai apresiasi mata uang Aussie.

Pelemahaan gerak nilai apresiasi mata uang Aussie masih diperlukan untuk tansisi perekonomian Australia. Kondisi adanya gerak penguatan nilai apresiasi mata uang Aussie juga dapat berdampak pada semakin lemahnya inflasi. Pihak berwenang dari RBA sebelumnya mengatakan memiliki ruang untuk menurunkan suku bunga akibat inflasi yang rendah.

Dilaporkan di awal sesi perdagangan pasar di hari Senin (07/ 03/ 2016) ini bahwa, gerak nilai harga saham di bursa utama Asia menguat. Meski demikian, namun gerak nilai harga di indeks saham Nikkei, indeks saham negars Jepang, malah tengah tertinggal. Kondisi tersebut terjadi, karena para pelaku pasar menanti pidato Gubernur Bank of Japan pukul 10.40 WIB.

Dilaporkan bahwa, gerak nilai harga indeks saham spot Shanghai China telah bergerak menguat. Gerak nilai harga indeks saham spot Shanghai China telah bergerak menguat sekitar 0.69%.

Juga dilaporkan bahwa, gerak nilai harga indeks saham Hang Seng Hong Kong, juga bergerak menguat. Gerak nilai harga indeks saham Hang Seng 33 dilaporkan telah bergerak menguat sekitar 0,36%.

Gerak nilai harga indeks saham Korea Selatan juga terimbas oleh dampak dari positifnya gerak nilai harga di Wall Street Amerika, Dilaporkan bahwa gerak nilai harga indeks saham Kospi Korsel (KS200), telah bergerak menguat sekitar 0.67%.

Berbeda dengan gerak nilai harga di bursa Asia lainnya, gerak nilai harga spot indeks saham Nikkei 225 justru bergerak melemah. Dilaporkan bahwa gerak nilai harga spot indeks saham Nikkei 225 telah bergerak melemah 0,38%.

Hasil dari laporan data tenaga kerja Amerika yang dirilis variatif meningkatkan ekspektasi para pelaku pasar atas The Fed. Ekspektasi para pelaku pasar atas Federal Reserve adalah, bahwa The Fed masih belum akan menaikkan suku bunga di bulan ini yang bedampak positif ke bursa saham Amerika. Kondisi tersebut sehingga telah berimbas kepada gerak nilai harga di bursa saham Asia.

Dalam pertemuan tahunan National People’s Congress (NPC), pemerintah China telah mengumumkan bahwa, target pertumbuhan ekonomi di tahun 2016 adalah sebesar 6,5% - 7%. Penetapan tersebut sesuai dengan kabar yang berhembus di kalangan pasar sebelum pengumuman resmi dirilis.

Para pemimpin China menegaskan mereka akan menghindari peningkatan utang dan aset bubble akibat stimulus yang diberikan untuk memacu perekonomian. Pemerintah China juga merilis total pembiayaan sosial, sebuah pengukuran kredit termasuk pinjaman perbankan dan non-perbankan, yang akan membantu dalam menentukan kebijakan monter.

Dalam pertemuan tersebut, Perdana Mentri China, Li Keqiang, juga telah berucap berjanji. Perdana Mentri China, Li Keqiang, telah berjanji bahwa dia akan memangkas pajak sehingga perusahaan-perusahaan dapat menggunakan dananya untuk berinvestasi.

Perdana Mentri China, Li Keqiang, juga menambahkan bahwa, pemerintah China akan menginginkan untuk bisa menghasilkan 10 juta lapangan pekerjaan pada tahun 2016 ini. Langkah tersebut adalah merupakan sebagai bagian dari rencana penciptaan 50 juta tenaga kerja dalam lima tahun hingga tahun 2020.

Dilaporkan bahwa Gerak nilai harga komoditas minyak mentah berakhir menguat tajam. Kondisi tersebut terjadi, seiring hasil rilis data Non-Farm Payrolls/ NFP, dirilis positif. Dilaporkan bahwa, gerak nilai harga komoditas minyak mentah untuk sesi perdagangan hari Jumat (04/ 03/ 2016) minggu lalu, telah ditutup naik sekitar 4,73% di kisaran level harga $36.33 US/ barel. Batas resisten terdekat gerak nilai harga minyak mentah berada di kisaran 37.20 dan untuk batas nilai harga support terdekat berada di kisaran 35.10.

Hasil rilis data pertumbuhan tenaga kerja Amerika yang solid telah memicu harapan adanya peningkatan permintaan dari konsumen minyak mentah terbesar dunia bagi para pelaku pasar. Faktor pendukung lain adalah, karena adanya penurunan jumlah rig minyak Amerika yang aktif.

Adanya penurunan dari jumlah rig minyak Amerika yang aktif untuk 11-pekan beruntun telah ikut mendongkrak gerak nilai harga komoditas minyak. Jumlah total rig pengeboran Amerika kini mendekati rekor terendah, demikian menurut data dari Baker Hughes.

Para pelaku pasar masih terus mengawasi rencana pertemuan produsen minyak terbesar dunia yang akan membahas peluang pembekuan produksi minyak mentah. Menteri sumber daya Nigeria mengatakan pertemuan akan dilakukan tanggal 20 Maret di Moskow.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Aussie Tidak Terkesan Dengan Tenaga Kerja Australia

Aussie melemah setelah data tenaga kerja Australia isyaratkan masih rapuhnya momentum pertumbuhan ekonomi negeri Kangguru tersebut. Jumlah tenaga kerja di Australia bertambah sebanyak 15.900 untuk bulan Juni; lebih baik dari

Berita 0 Comments

Minyak Berpotensi Tertekan Kembali, Pasar Global Cenderung Lemah

Telah dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang Inggris, yaitu mata uang Poundsterling, bergerak melemah anjlok ke level terendahnya sejak “flash crash” pada 7 Oktober lalu. Hal tersebut terjadi, seiring

Komoditas 0 Comments

Gerak Harga Emas Menggeliat, Suku Bunga Amerika Diharapkan Naik

Gerak harga emas dilaporkan pada sesi pasar Asia di hari Kamis (16/ 04/ 2015) ini, bergerak positif, dan berhasil memangkas angka kerugian yang telah diderita oleh komoditas emas selama ini.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image