Data Rilis GDP Positifkan Amerika, Masih Belum Cukup Untuk Koreksi Yen

Data Rilis GDP Positifkan Amerika, Masih Belum Cukup Untuk Koreksi Yen

946059_644074825642839_65381070_nMata uang USD bergerak sedikit menguat apresiasinya pada perdagangan hari ini setelah anjlok tiga hari beruntun dan menuju penurunan mingguan pertama dalam enam pekan terakhir. Data GDP dan klaim pengangguran Amerika yang dirilis lebih baik dari prediksi kemarin tidak dapat membantu koreksi USD atas ketangguhan mata uang Jepang, yen. Kejatuhan saham global membuat mata uang yen sebagai mata uang safe haven semakin diburu. Apresiasi mata uang USD/ JPY saat ini diperdagangkan pada kisaran 101.83 dengan level terendah harian 101.32 dan tertinggi 101.97.

Rilis data GDP Amerika untuk kuartal ketiga dilaporkan sebesar 3,6% dari publikasi awal yang sebesar 2,8%, diatas prediksi sebesar 3,0%. Sementara Departemen Tenaga Kerja Amerika melaporkan jumlah pekerja yang mengajukan aplikasi baru untuk memperoleh tunjangan pengangguran turun sebesar 23.000 menjadi 298.000 pada pekan yang berakhir 29 November dari pekan sebelumnya yang direvisi naik menjadi 321.000. Data non-farm payrolls yang akan dirilis malam ini akan menentukan pergerakan USD selanjutnya. Jika dirilis lebih tinggi dari perkiraan kemungkinan mata uang USD akan menguat terhadap mata uang yen. Terhadap mata uang  euro, mata uang USD bergerak menuju penurunan empat pekan beruntun jelang dirilisnya data non-farm payrolls hari ini. Dari data tersebut para pelaku pasar akan melihat apakah Federal Reserve akan mengurangi stimulus moneter pada bulan ini setelah data GDP dan klaim pengangguran Amerika dirilis apik kemarin.

Pada perdagangan kemarin, mata uang euro menguat tajam terhadap USD setelah ECB mempertahankan suku bunga acuan sebesar 0,25%, dan tidak memberikan indikasi tentang pemberlakuan suku bunga deposito negatif. Apresiasi mata uang EUR/ USD diperdagangkan pada kisaran 1.3666 dengan level tertinggi harian 1.3673 dan terendah 1.3661.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

RBA Pertahankan Suku Bunga, Aussie Tergerus

Mata uang dollar Australia terpantau mengalami retreat setelah RBA mengeluarkan pengumuman kebijakan moneter dan penetapan suku bunga acuannya (6/5). RBA mempertahankan suku bunga acuan tetap di level 2.5 persen, sesuai

Berita 0 Comments

Short Covering Topang Penguatan Euro

Euro menguat di perdagangan sesi Asia pagi ini, setelah pada perdangan kemarin mata uang 18 negara tersebut berhasil rebound dari level terendah dalam 2 ½ bulan terakhir akibat aksi short

CFD News 0 Comments

Kebijakan Pajak China Dongkrak Otomotif, USD Masih Pertahankan Keperkasaannya

Dilaporkan bahwa pada sesi perdagangan pasar hari Jumat (06/ 11/ 2015) ini, gerak nilai apresiasi mata uang USD masih tetap mempertahankan gerak penguatannya. Para pelaku pasar tampak masih menunggu untuk

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image