Data Ritel Inggris Persempit Peluang Sterling

Data Ritel Inggris Persempit Peluang Sterling

Hingga sesi siang di perdagangan Asia (Selasa, 11/3) mata uang Inggris - Sterling bergerak flat dan terjepit pada range sempit pasca koreksi tajam sesi kemarin akibat pernyataan Deputi Gubernur Bank Sentral Inggris (BoE) - Charlie Bean yang ditanggapi negatif oleh kalangan investor.

Deputi Gubernur BoE, Charlie Bean menyebutkan akan mempertahankan suku bunga rendah dalam jangka panjang bila apresiasi mata uang Inggris terus berlanjut. Pihaknya juga berpendapat penguatan Sterling justru akan mempersulit Inggris untuk menikmati pemulihan berbasis ekspor yang solid.

Dan Sterling kian sulit untuk bergerak setelah hari ini rilis data retail sales Ingris yang kembali mengecewakan pasar. Data BRC-retail sales tercatat merosot tajam ke level -1.0% di bulan Februari dari bulan sebelumnya di angka +3.9%. Dan meleset jauh dari ekspektasi sebesar +1.6%.

Bagi negara Inggris, tingkat belanja konsumen dan sektor perumahan merupakan indikator ekonomi penting sekaligus menjadi motor utama atas pemulihan ekonomi kerajaan Inggris sejak tahun lalu. Namun data hari ini mencerminkan bahwa indikator tersebut akan sulit untuk mencapai level terbaiknya kembali seperti sebelum resesi di awal tahun 2008. Dan kondisi ini mengingatkan kembali bahwa pemulihan di negeri Sang Ratu masih jauh dari tren bullish.

Pada perdagangan sesi siang, Sterling (GBPUSD) di transaksikan pada kisaran 1.6641 setelah hanya mampu menguat hinga 1.6647 terhadap dollar AS. Sedangkan sesi Senin kemarin, Sterling sempat rally hingga 1.6746 dan berakhir ditutup pada 1.6644 setelah terkoreksi tajam hingga level 1.6620 terhadap dollar AS.

About author

You might also like

Komoditas 0 Comments

Major Currencies Koreksi Greenback, Yen Justru Sebaliknya

Telah dilaporkan bahwa gerak nilai mata uang Inggris, yaitu mata uang Poundsterling bergerak menguat terhadap major currencies. Hal tersebut terjadi, setelah laporan ekonomi menunjukkan bahwa ekspansi ekonomi Inggris berjalan lebih

Fundamental 0 Comments

Mata Uang USD Melejit Setelah ADP, Minyak Dibuat Kalang Kabut

Gerak harga emas dan perak pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Jumat (31/ 07/ 2015) ini, dilaporkan telah diperdagangkan lebih rendah dengan melanjutkan penurunan dari sesi sebelumnya ketika permintaan

CFD News 0 Comments

Pasar Lirik Emas Kembali, Data Amerika Ditunggu Minggu Ini

Harga emas pada perdagangan hari Kamis tercatat telah bergerak naik di sesi pasar Asia. Gerak penguatan ini adalah karena prospek menguatnya mata uang USD yang bertindak di posisi puncak perdagangan.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image