Di Kuartal Ketiga Jelang Rencana IPO, Pendapatan Twitter Naik Dua Kali Lipat Lebih

Di Kuartal Ketiga Jelang Rencana IPO, Pendapatan Twitter Naik Dua Kali Lipat Lebih

TwitterTwitter Inc. terus tingkatkan laju pertumbuhan pendapatannya. Hal ini dilakukan menjelang penawaran saham perdana ke publik (IPO). Perusahaan jasa microblogging tersebut mengatakan bahwa pendapatan mereka telah naik lebih dari dua kali lipat di kuartal ketiga walaupun kerugian juga membengkak.

Perusahaan yang berbasis di negara bagian San Fransisco mengatakan dalam pengajuannya kemarin bahwa pendapatan mereka mencapai nilai sebesar 168.6 juta USD dalam periode kuartal ketiga. Nilai pendapatan ini telah naik dari 82.3 juta USD pada setahun yang lalu. Untuk nilai kerugian bersih perusahaan naik menjadi 64.6 juta USD dari 21.6 juta USD. Twitter juga mengatakan bahwa mereka akan mendaftarkan saham mereka di New York Stock Exchange. Pengajuan tersebut memberikan investor laporan petunjuk lainnya pada kesehatan bisnis Twitter seiring perusahaan siap untuk apa yang menjadi hal yang paling diantisipasi pada penawaran saham teknologi di Amerika sejak kasus Facebook Inc pada tahun lalu. “Dalam jangka pendek anda akan melihat perusahaan tumbuh dengan sangat cepat,” demikian menurut kata Robert Peck, seorang analis di Sun Trust Robinson Humphrey. Robert Peck juga yang telah memperingkatkan untuk “beli” pada saham Twitter, dalam wawancaranya sebelum pengajuan tersebut di rilis. “Sebelum mereka menjadi menguntungkan, mereka masih memiliki jalan yang panjang untuk menginventasikan infrastruktur dan platform mereka di masa depan.”

Twitter saat ini menjalar ke budaya populer, mereka masih di tahap awal pembangungan bisnis periklanan dan menghadapi lebih banyak persaingan di sosial media. Perusahaan berusaha naikan lebih dari 1 milyar USD pada IPO, demikian menurut narasumber yang mengetahui rencana tersebut. Nara sumber tersebut tidak ingin namanya terkait dengan pemberian informasi ini, sehingga tidak tersebutkan. Twitter mungkin akan mulai roadshow dengan para banker untuk mempromosikan kesepakaatan pada minggu terakhir bulan Oktober, kata narasumber tersebut.

About author

You might also like

Fundamental 0 Comments

Yen Perkuat Tekanan Atas Greenback, Ideks Saham Amerika Beranjak Naik

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi Greenback mengalami tekanan yang kuat terhadap mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen. Gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY terjadi kontraksi kuat dan menekan

Forex News 0 Comments

Aussie Semakin Remuk Di Tengah Ambruknya Bursa China & Argentina

Dollar Australia turun ke level terlemah sejak bulan Juli 2010 di tengah tanda-tanda melambatnya pertumbuhan di China dan terjadinya devaluasi terbesar pada mata uang peso Argentina dalam 12 tahun terakir

Forex News 0 Comments

Dollar AS Anjlok Tajam Paska Data Retail Sales

Dollar AS terkoreksi tajam paska rilis data retail sales yang melemah ke -0.6% jauh lebih buruk dibanding estimasi +0.3%. Alhasil pairing EURUSD meroket setelah sempat menyentuh level dibawah 1.0500 sehari

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image