Dinantikan Geliat Harga Emas Jelang FOMC

Dinantikan Geliat Harga Emas Jelang FOMC

10629821_712130022194364_1781650397271338874_nPada sesi perdagangan hari Senin (27/ 10/ 2014) siang ini, gerak harga emas tercatat menurun di posisi terendah dalam enam minggu. Hal ini terjadi karena terjadinya sentiment para pelaku pasar atas kekhawatiran mereka pada program stimulus The Fed yang akan dilakukan dalam minggu ini. Pada sesi perdagangan pasar di Jum’at (24/ 10/ 2014) lalu, harga emas diperdagangkan secara flat. Telah dilaporkan bahwa gerak harga emas berjangka telah mencataktan hasil keuntunga tipis yaitu kurang dari $3 US. Namun meski demikian, gerak harga pada hari Jumat lalu tersebut telah menandai keuntungan pertama setelah mencatatkan kerugian dalam dua sesi perdagangan berturut-turut. Dalam data akhir pekan, telah dilaporkan bahwa data New Home Sales Amerika yang merupakan data rilis satu-satunya selama sesi perdagangan Amerika pada Jum’at (24/ 10/ 2014) lalu, ternyata tidak memberikan pengaruh besar pada gerak harga emas. Penjualan rumah baru Amerika telah dilaporkan dirilis naik sebanyak 0.2% menjadi 467K dari sekitar 466K pada periode Agustus.

Pagi tadi telah dilaporkan bahwa harga emas diperdagangkan lebih tinggi menyusul laporan hasil stress test perbankan zona eropa yang membawa gerak apresiasi mata uang euro dan sebagian major currencies menguat, sementara mata uang USD mengalami tekanan. Mata uang USD telah dilaporkan diperdagangkan pada kisaran 85.51, turun sebesar 26 poin atau 0.30%. Pada hari Jum’at (24/ 10/ 2014) lalu, indeks USD ditutup turun sebesar 15 poin atau 0.14% berakhir pada level 85.77. “Harga emas sempat menguat lantaran pelemahan USD dan suku bunga Amerika yang sangat rendah. Tapi sekarang ekonomi zona eropa mulai membaik dan kemungkinan suku bunga Amerika naik akan menekan emas kembeli ke bawah level $ 1.200/ ons lagi,” demikian menurut ahli strategi pasar senior di RJO Futures, Philip Streible. Menjelang pertemuan puncak FOMC minggu ini, gerak harga emas diperdagangkan pada kisaran sempit dan kehilangan daya tariknya. Para pelaku pasar sepertinya lebih memilih untuk mencari peluang likuiditas di pasar saham mengikuti musim laporan keuangan di sejumlah pasar global. Telah dilaporkan dari Singapura hari ini bahwa harga emas untuk pengiriman segera Desember bergerak turun 0,4% di level $1,227.51/ ons dan diperdagangkan di level $1,230.53. Harga emas sebelumnya diperdagangkan di level $1,255.34 pada 21 Oktober, tertinggi sejak 10 September. Gerak harga perak untuk pengiriman di bulan Desembaer dilaporkan bergerak turun 0,3% di level $17,1515, platinum naik 0,2% di level $1,252.25 per ounce, Palladium naik 0,2% di level $782,65 per ounce, setelah naik 3,5% pada minggu lalu.

Pada sesi perdagangan hari Senin (27/ 10/ 2014) ini, para pelaku pasar akan fokus pada data Pending Home Sales Amerika yang diperkirakan mencatatkan kenaikan sebesar 0.5% selama periode September. Gerak harga emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran yang tidak terlalu besar terlebih menjelang pertemuan FOMC pada hari Kamis ini. Pertemuan FOMC akan menjadi fokus pasar secara global karena sebagai penentuan apakah program pembelian oboligasi Fed (QE3) akan segera berakhir. Jika QE3 dihentikan maka, secara fundamental seharusnya gerak harga emas akan mengalami penurunan tajam. Hasil pertemuan The Fed minggu ini besar kemungkinan akan membuat para pelaku pasar melakukan aksi wait and see. Pada saat itulah gerak harga emas dapat mencoba menguat kembali. Harga emas hari ini diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran level harga $1,245.00 - $1,226.00.

About author

You might also like

Komoditas 0 Comments

Yen Tekan Greenback, Minyak Sedikit Menggeliat

Gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY dilaporkan telah mengalami gerak pelemahan pada sesi perdagangan pasar di hari Selasa. Hal tersebut terjadi, seiring makin menguatnya gerak nilai apresiasi mata uang

Forex News 0 Comments

Persetujuan Pembangunan Australia Lemahkan Aussie

Aussie melemah setelah data persetujuan pembangunan Australia menggerogoti optimisme investor terhadap outlook perekonomian negeri Kangguru tersebut. Persetujuan pembangunan Australia turun 5,6% untuk bulan April; lebih buruk dari estimasi kenaikan 1,8%

Tragedi Terorisme Terjadi Di Paris, Gerak Nilai Harga Minyak Berhasil Rebound

Dilaporkan bahwa kebijakan ECB akan mengacu pada petunjuka indikator ekonomi jangka panjang. Menurut yang diucapkan oleh Dewan Eksekutif ECB, Yves Mersch, bahwa pihak berwenang dari European Central Bank (ECB) akan

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image