Dollar Bergerak Dekat $1.10 Vs. Euro Setelah Data Yang Buruk Semalam

Dollar Bergerak Dekat $1.10 Vs. Euro Setelah Data Yang Buruk Semalam

Dollar AS diperdagangkan di dekat level $1.10 per euro seiring mengecewakannya data ekonomi yang mendorong investor untuk menyesuaikan outlook mereka setelah pertemuan Federal Reserve pekan lalu.

Laporan ekonomi AS pada hari Rabu menunjukkan bahwa pemesanan barang tahan lama turun di bulan Februari, meredakan permintaan lebih lanjut untuk mata uang setelah tergelincir ke level terendah dalam lebih dari tiga tahun seiring Federal Open Market Committe memangkas outlook suku bunga, inflasi dan pertumbuhan ekonomi di masa mendatang. Indeks diperkirakan akan bergerak fluktuatif setelah melonjak selama pekan lalu.

Dollar bergerak rapuh terhadap data ekonomi yang mengejutkan, dan membukukan penurunan yang mungkin masih akan bertahan,” ucap Mark McCormick, analis mata uang di Credit Agricloe SA di New York.

Dollar hanya sedikit berubah di $1.10975 per euro pada pukul 08.10 wib, setelah melemah sebesar 0.4% pada hari Rabu. Dollar hanya sedikit berubah di 119.30 setelah melemah sebesar 0.2% di New York. Euro diperdagangkan di 130.97 yen dari 131.08.

About author

You might also like

Yen Sulit Koreksi, Jepang Dalam Kondisi Sulit

Negara Jepang secara umum tertekan kondisi perekonomiannya saat ini. Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, sedang menghadapi situasi dilematis terkait kebijakan fiskal negara Jepang yang akan diambilnya. Wacana kenaikan pajak konsumsi

Berita 0 Comments

Yen Sambut Baik Keputusan BOJ, Fokus Pada Kuroda

Yen menguat terhadap dollar pasca Bank of Japan menahan diri untuk tidak menambah stimulus moneter pada akhir pertemuan 2-harian hari Rabu. Yen menguat terhadap sebagian besar mata uang utama setelah

Berita 0 Comments

USD Melemah Atas Major, Issue Obligasi Masih Dominan

Mata uang USD dalam perdagangan hari Senin (08/ 07/ 2013) kemarin kehilangan daya penguatannya. Apresiasi USD berbalik menurun setelah imbal obligasi Amerika naik setelah membaiknya perekonomian Amerika. Hal tersebut ditinjau dari

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image