Dollar Pulih Setelah Outlook Fed Picu Pelemahan Terbesar Sejak 2009

Dollar Pulih Setelah Outlook Fed Picu Pelemahan Terbesar Sejak 2009

Dollar rebound dari penurunan terbesar dalam enam tahun yang dipicu ketika Federal Reserve secara tak terduga memangkas proyeksi untuk kenaikan suku bunga AS.

Greenback menguat terhadap semua dari mata uang negara maju seiring prospek bahwa biaya pinjaman masih akan naik di AS yang mana itu berlawanan dengan latar belakang pelonggaran kebijakan bank sentral lainnya mulai dari zona Euro hingga Australia. Para spekulan telah meningkatkan taruhannya pada penguatan dollar sebelum keputusan Fed pada hari Rabu untuk menghapus jaminan bahwa mereka akan “bersabar” dalam pengetatan kebijakan.

Derek Mumford, direktur di Rochford Capital di Sydney mengatakan bahwa ada kekecewaan kepada Fed dan mungkin juga terhadap laju dari kenaikan suku bunga AS. Namun yang perlu kita ingat bahwa kita masih miliki beberapa masalah di beberapa wilayah Eropa, seperti suku bunga rendah hingga negatif, pelonggaran kuantitatif dan Yunani.

Ketua Fed Janet Yellen pada saat konfrensi pers pada hari Rabu mengatakan bahwa tidak menutup kemungkinan pada bulan Juni suku bunga akan naik.

Mata uang AS melonjak sebesar 0.8% menjadi $1.0776 per euro, ini adalah penguatan pertama dalam empat hari. Greenback merosot sebanyak 3.9% pada hari Rabu, itu adalah penurunan terbesar sejak September 2000. Dollar menguat sebesar 0.3% terhadap yen.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Indeks Saham Amerika Ditutup Menguat, Minyak dan Greenback Terkoreksi Setelah Rilis Data NFP

Telah dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi Greenback sempat terkoreksi melemah anjlok terhadap major currencies, sementara gerak nilai harga komoditas emas bergerak melesat. Hal tersebut terjadi, setelah adanya rilis data laporan

Berita 0 Comments

USD Kemarin Sempat Koreksi, Data NFP Dinantikan Pasar

Pada sesi penutupan pasar hari Kamis (02/ 10/ 2014) kemarin, dilaporkan bahwa indeks USD terkoreksi tajam dari level tertinginya sejak setahun terakhir. Mata uang USD terkoreksi cukup besar untuk kedua

Berita 0 Comments

USD Diperkirakan Masih Akan Dominasi Apresiasi Atas Major

Pada hari Selasa kemarin, mata uang USD mengapresiasi kuat atas major currencies lainnya. Indeks USD tercatat berakhir naik sebesar 0,4% di level 85,93. Para pelaku pasar masih berspekulasi terhadap apresiasi

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image