ECB Dirilis Emas Melaju, GDP Dirilis Koreksi Terjadi Kembali

ECB Dirilis Emas Melaju, GDP Dirilis Koreksi Terjadi Kembali

1234178_513764408697594_1379830677_nHarga emas diperdagangkan lebih tinggi secara moderat dalam sekejab setelah gerakan yang mengejutkan dari European Central Bank yang memangkas tingkat suku bunga kuncinya pada hari Kamis. Namun, keuntungan di emas dengan cepat memudar dan tekanan jual yang baru muncul karena indeks USD melesat lebih tinggi dengan tajam karena berita ECB tersebut, sementara mata uang euro terkoreksi jatuh. Namun, koreksi drastis tersebut tidak berlangsung lama, akibat adanya rilis data Amerika yang mampu “sedikit” mengkoreksi keadaan pasar.

Setelah berita pemotongan suku bunga dari ECB dirilis, dilaporkan bahwa data GDP Amerika menunjukkan angka yang lebih kuat dari yang diperkirakan sebelumnya. Hal ini menjadikan keadaan mata uang USD mendapatkan dorongan tambahan. Sehingga dengan adanya rilis terbaru tersebut, mata uang USD mampu menekan lebih jauh harga emas dan perak. Dilaporkan bahwa harga komoditi emas Comex Desember terakhir turun 14.50 USD dan berada pada 1,303.30 USD/ ons. Untuk harga emas spot, harga terakhir tercatat turun 13.60 USD dan berada pada 1304.50 USD. Dilaporkan pula bahwa, pergerakan harga emas Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun Rp 5.000/gram di akhir pekan. Merujuk dari data Logam Mulia, pada hari Jumat (08/ 11/ 2013), harga emas batangan pecahan 1 gram tercatat Rp 523.000/gram, turun dibandingkan posisi kemarin Rp 528.000/gram. Sementara harga buyback emas batangan di Logam Mulia juga turun dan berada di posisi Rp 451.000/gram, turun dari Rp 456.000/gram. Berikut harga emas batangan yang dijual oleh Logam Mulia Antam awal pekan: 50 gram Rp 24.250.000, 10 gram Rp 4.890.000, 5 gram Rp 2.470.000, dan 1 gram Rp 523.000. Mengenai harga perak, harga logam perak di Comex Desember terakhir di perdagangkan turun 0.243 USD dan berada pada 21.525 USD/ ons. Pertemuan kebijakan moneter bulanan ECB yang begitu diantisipasikan pada hari Kamis memperlihatkan bank sentral memotong tingkat pinjaman kuncinya sebesar 0.25% menjadi 0.25%. Sementara ada pertumbuhan kepercayaan bahwa ECB akan pada suatu titik akan memotong tingkat suku bunganya dan melanjutkan dengan kebijakan moneter yang longgar, sebagian besar analis dan ekonom yang di polling percaya ECB tidak akan membuat suatu gerakan kebijakan pada hari Kamis.

Laporan tentang GDP Amerika pada kuartal ketiga datang dengan angka yang mengejutkan sebesar 2.8% pertumbuha setahun. Hal ini diatas perkiraan rata-rata secara signifikan sebesar 2.5% sebagaimana yang bisa dilihat dalam laporan-laporan. Laporan ini dengan cepat membuat tekanan jual ke pasar emas dan perak dan menyetir indeks USD ke tingkat harga yang jauh lebih tinggi.

About author

You might also like

Mata Uang USD Masihkah Akan Terkoreksi Lagi?

Mata uang USD kembali melemah di perdagangan awal Senin, 15/ 07/ 2013). Perlemahan terjadi setelah sepanjang minggu lalu mengalami kemerosotan di tengah meredanya kekhawatiran terhadap pengurangan stimulus moneter Amerika Serikat.

Mata Uang Yen Terdampak Gerak Nilai Harga Komoditas Minyak, Pasar Tengah Tunggu Rilis Data Amerika

Gerak nilai apresiasi mata uang USD dilaporkan masih diperdagangkan di kisaran dekat level tinggi dalam kurun waktu sepekan terhadap major currencies pada sesi perdagangan pasar Asia hari Kamis. Hal tersebut

Forex News 0 Comments

Dollar Rebound Pada Sesi Asia

Dollar kembali pulih pada sesi perdagangan Asia pasca pelemahan semalam akibat data penjualan ritel AS yang lemah, sementara dollar Australia melemah pada hari Rabu akibat data ekonomi China yang negatif.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image