Emas dan Major Currencies Menggeliat Kencang Semalam

Emas dan Major Currencies Menggeliat Kencang Semalam

10629821_712130022194364_1781650397271338874_nGerak harga emas berjangka dilaporkan bergerak naik pada hari Kamis dini hari pagi. Gerak harga emas menguat naik setelah adanya rilis laporan FOMC The Fed. Setelah pertemuannya, The Fed mengungkapkan bahwa tidak mungkin untuk menaikkan suku bunga pada bulan April ini. Tetapi mereka menghilangkan kata sabar dalam pengumuman kali ini. Berbeda dengan pengumuman-pengumuman di bulan sebelumnya yang selalu menggunakan kata sabar.

Gerak harga emas menguat tajam selama sesi perdagangan hari Rabu (18/ 03/ 2015) saat pertemuan FOMC minutes semalam yang memberikan signal jelas seputar kenaikan suku bunga. Gerak harga emas merespon positif setelah Janet Yellen mengungkapkan bahwa kenaikan suku bunga akan dinaikkan sesuai dengan jadwal sebelumnya pada akhir periode kuartal kedua, tidak seperti yang diharapkan oleh para pelaku pasar yang melihat bahwa kenaikan suku bunga akan dilakukan pada April. The Fed kemungkinan besar tetap akan menaikkan suku bunga namun tidak dalam waktu dekat ini. Beberapa analisa para pelaku pasar mengungkapkan adanya kemungkinan besar untuk kenaikan suku bunga akan dilakukan setelah September mendatang. Sehari sebelum Federal Reserve mengeluarkan pernyataan, telah dilaporkan bahwa gerak harga emas jatuh ke level terendah dalam empat bulan. Pelemahan tersebut dipicu kegelisahan para pelaku pasar mengenai petunjuk lebih lanjut untuk mendukung ekspektasi kenaikan suku bunga Amerika di pertengahan 2015. Komoditas emas tengah kehilangan kemilaunya jelang rencana The Fed memulai pertemuan dua hari di mana banyak analis mengharapkan mereka membuat keputusan tentang kenaikan suku bunga melalui pernyataan akhirnya. Apresiasi mata uang USD pun terkoreksi dan bergerak negatif dengan langsung melemah terhadap beberapa mata uang utama lainnya, setelah pernyataan tersebut dikeluarkan. Mata uang USD dilaporkan bahwa nilai apresiasinya bergerak anjlok jauh diatas level 100 semalam, sementara harga emas dan pasar mata uang lainnya sebagai rival utama USD bergerak menguat tajam menghapus kerugian besar awal Maret ini. Dilaporkan bahwa mata uang USD melemah tajam mencapai level terendah hariannya pada 96.31 selama sesi perdagangan semalam. Index USD ditutup anjlok sebanyak 179 poin atau 1.83% berakhir pada level 97.81. Dilaporkan bahwa harga emas berjangka untuk pengiriman April turun $ 5 US menjadi $ 1.148,20 US/ ons. Mengutip dari Xinhua hari Kamis (19/ 03/ 2015) ini, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April naik $ 3,1 US atau 0,27 % menjadi menetap di level $ 1.151,30 US/ troy ons. Dilaporkan juga pada hari Kamis (19/ 03/ 2015) ini, dengan mengacu pada situs resmi logam mulia bahwa, harga emas yang dijual PT. Aneka Tambang, Tbk (Antam) naik senilai Rp 1.000/ gram menjadi Rp 542 ribu/ gram. Demikian pula dengan harga pembelian kembali emas Antam juga turut naik senilai Rp 1.000 menjadi Rp 485 ribu/ gram. Berikut ini adalah merupakan daftar harga emas yang dijual oleh Antam, yaitu untuk pecahan 500 gram - Rp 251.300.000, pecahan 250 gram - Rp 125.750.000, pecahan 100 gram - Rp 50.350.000, pecahan 50 gram - Rp 25.200.0000, pecahan 25 gram - Rp 12.625.000, pecahan 10 gram - Rp 5.080.000, pecahan 5 gram - Rp 2.565.000, dan untuk pecahan 1 gram - Rp 542.000. Berbeda sekali keadaan gerak harga perak dengan emas. Dilaporkan bahwa harga perak untuk pengiriman Mei justru mengalami penurunan sebesar 3,7 sen atau 0,24 % menjadi $ 15.541 US/ ons. Sedangkan harga platinum untuk pengiriman April turun $ 1,1 US atau 0,10 % menjadi $ 1.092 US/ ons.

Dalam pertemuan The Fed semalam, Janet Yellen telah mengungkapkan bahwa kenaikan nilai apresiasi mata uang USD dalam tahun ini telah mencerminkan membaiknya kondisi ekonomi Amerika, dan menyatakan bahwa kenaikan suku bunga akan dibahas setelah pertemuan FOMC pada April mendatang. Pihak The Fed memperkirakan bahwa GDP Amerika akan tumbuh pada kisaran 2.3% - 2.7% pada 2015 , turun dari perkiraan sebelumnya 2.6%-3%. Sementara sector tenaga kerja Amerika akan berada pada kisaran 5%-5.2% pda tahun 2015, dan 4.9%-5.1% pada 4.9%-5.1% pada tahun berikutnya. Menurut analisisnya para pelaku pasar tengah berasumsi bahwa, dengan penurunan nilai apresiasi mata uang USD tersebut berdampak positif pada gerak harga emas, karena bisa membantu harga emas untuk bergerak merangkak naik.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Dollar Pertahankan Penguatannya Sebelum Testimoni Yellen

Dollar masih bergerak lebih kuat terhadap yen setelah kenaikan terbesar dalam satu hari dalam sepekan sebelum ketua Federal Reserve Janet Yellen berikan testimony kepada anggota parlemen AS pada hari ini

Berita 0 Comments

Yen Perkuat Tekanan Atas Greenback, Ideks Saham Amerika Beranjak Naik

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi Greenback mengalami tekanan yang kuat terhadap mata uang Jepang, yaitu mata uang Yen. Gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY terjadi kontraksi kuat dan menekan

Fundamental 0 Comments

Inggris Berkutat Dengan Kondisi Brexit, Emas Merangkak Naik

Telah dilaporkan bahwa sektor perbankan di Inggris dapat bertahan jika Inggris menarik diri dari Uni Eropa dengan “disorderly Brexit” pada tahun 2019, menurut Bank of England. Semua pemberi pinjaman terbesar

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image