Emas Dibuka Lemah, Pasar Tunggu Data China

Emas Dibuka Lemah, Pasar Tunggu Data China

gold bricks 4Pada sesi pasar hari Senin(22/ 09/ 2014) ini, harga emas diperdagangkan lebih rendah. Kondisi ini adalah dikarenakan oleh para pelaku pasar yang saat ini tengah fokus kepada data ekonomi China besok. Para pelaku pasar tengah tertuju kepada laporan data PMI Manufaktur China yang dijadwalkan akan dirilis pada hari Selasa.

Berdasar dari pandangan para pelaku pasar, diperkirakan bahwa PMI Manufaktur China akan mengalami penurunan yang disesuaikan secara musiman menjadi 50, dari 50.2 di bulan Agustus. Dalam perdagangan di sesi Asia di divisi Comex, New York Mercantile Exchange, harga emas berjangka pengiriman Desember telah diperdagangkan lebih rendah 0.21% di level harga $1.214.10 US/ troy ons. Dilaporkan juga bahwa harga emas batangan Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun dibandingkan perdagangan akhir pekan lalu. Harga pembelian kembali juga ikut melemah. Dari situs resmi Logam Mulia Antam hari Senin (22/ 09/ 2014), harga emas Antam tercatat Rp 524.000/ gram. Turun Rp 2.000 / gram dibanding akhir pekan lalu yaitu Rp 526.000 / gram. Sementara harga buyback emas Logam Mulia Antam juga turun dari Rp 467.000 / gram menjadi Rp 465.000 / gram. Sementara daftar harga emas Antam hari ini antara lain: 500 gram - Rp 242.300.000, 250 gram - Rp 121.250.000, 100 gram - Rp 48.550.000, 50 gram - Rp 24.300.000, 25 gram - Rp 12.175.000, 10 gram - Rp 4.900.000, 5 gram - Rp 2.475.000, dan 1 gram - Rp 524.000. Harga emas masih mendapat tekanan karena dampak dari hasil pernyataan Federal Reserve pada hari Kamis lalu. Seperti laporan yang telah dirilis pada hari Kamis lalu, The Fed menyatakan bahwa Federal Reserve akan mengakhiri program pembelian obligasi pada bulan Oktober mendatang. Selain itu juga telah dilaporkan pula bahwa untuk kenaikan suku bunga akan terjadi pada tahun 2015 mendatang. Perak pegiriman Desember telah diperdagangkan lebih rendah 1.70% di level harga $17.540 US/ troy ons.
The Fed juga menyatakan bahwa saat ini mereka akan tetap mempertahankan tingkat suku bunga berada di level rendah saat ini, meski bank sentral Amerika juga disarankan untuk segera menaikan acuan biaya pinjaman yang lebih cepat dari yang telah diantisipasi sebelumnya ketika mereka akn segera memutuskan untuk melakukan pengetatan kebijakan moneter selanjutnya.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Meski Stabil, Angin Belum Berpihak ke Rupiah

Rupiah hari ini (Jumat 06/03) nyaris tidak bergeming dari posisi penutupannya kemarin terhadap US Dollar. Terbuka kemungkinan pelemahan susulan dalam beberapa hari ke depan seiring dengan menguatnya indikasi pengetatan moneter

Forex News 0 Comments

EUR Terkoreksi Melemah Di Akhir Pekan Pasar Valuta, Fundamental Eropa Dukung Penguatan USD

Mata uang zona eropa, euro, dikonsolidasi turun ditengah harapan untuk penurunan suku bunga oleh ECB, serta data negatif dari indeks harga produsen Jerman menunjukkan penurunan pada bulan Maret. Pada sesi

Forex News 0 Comments

USD Melemah Atas Major, Issue Obligasi Masih Dominan

Mata uang USD dalam perdagangan hari Senin (08/ 07/ 2013) kemarin kehilangan daya penguatannya. Apresiasi USD berbalik menurun setelah imbal obligasi Amerika naik setelah membaiknya perekonomian Amerika. Hal tersebut ditinjau dari

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image