Emas Diperkirakan Akan Menggeliat Jelang FOMC

Emas Diperkirakan Akan Menggeliat Jelang FOMC

11696_3849381332391_2013197477_nPada sesi pasar hari Rabu (29/ 10/ 2014) siang ini, gerak harga emas telah bergerak kembali menguat tipis ditengah kekhawatiran pasar terhadap pertemuan kebijakan moneter The Fed. Gerak harga emas cenderung mix, menjelang pertemuan puncak FOMC Minutes Malam dini hari nanti. Pasar diangkat lebih tinggi sebagai momentum akhir dari penyelengaraan QE yang mungkin akan berakhir pada Oktober ini. Pada sesi pasar Asia pagi ini, gerak harga emas telah diperdagangkan dengan lebih tinggi dan mungkin akan diperdagangkan didalam range kisaran kemarin, hingga menjelang pertemuan FOMC.

Selama sesi perdagangan semalam, dilaporkan bahwa gerak harga emas diperdagangkan pada kisaran yang lebih besar dari sesi perdagangan sebelumnya. Harga emas bergerak menguat menyusul pelemahan USD setelah beberapa data ekonomi Amerika dirilis dengan hasil yang tidak terlalu baik. Telah dilaporkan bahwa harga emas berjangka kontrak Desember Divisi Comex New York Mercantile Exchange menyelesaikan sesi perdagangan Selasa (28/10) dengan keuntungan hanya sebesar 10 sen atau 0.01% berakhir pada $1,229.40 di. Selama seminggu terakhir, harga emas berjangka telah mencatatkan kerugian sebesar $9.40 atau 0.75%. Harga spot emas ditutup naik sebesar $2.7 atau 0.22% berakhir pada $1,228.00 per troy ounce, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,235.55 dan serendah $1,222.35. Dilaporkan bahwa sejak sepekan lalu, harga spot emas telah mencatatkan angka kerugian sebesar $7.90 atau 0.63%. Di akhir sesi, gerak harga emas kembali diperdagangkan melemah mendekati level pembukaan Selasa (28/ 10/ 2014), sebagai antisipasi para pelaku pasar menjelang pertemuan puncak FOMC malam ini. Telah dilaporkan bahwa data Durables Goods dirilis dengn hasil yang mengecewakan. Data Durables Goods Amerika dilaporkan turun sebanyak 1.3% selama periode September. Lebih buruk dari perkiraan para pelaku pasar dan dari data sebelumnya yaitu pada pada +0.5% (F) dan -18.4% (P). Di luar penjualan alat transportasi, Durables Goods Amerika dilaporkan turun sebanyak 0.2% selama periode September. Lebih buruk dari perkiraan para pelaku pasar dan dari data sebelumnya yaitu pada +0.5% (F) dan +0.4% (P). Para pelaku pasar mengambil respon negatif dengan keluarnya data tersebut. Mike Dragosits, analis Komoditas TD Securities, Toronto, Amerika Serikat menjelaskan bahwa, harga emas kembali ke level terendah karena pelaku pasar sedang menunggu hasil pertemuan Bank Sentral Amerika Serikat. “Para pelaku pasar memang memberikan respon yang cukup mengecewakan dengan keluarnya data mengenai penjualan barang tahan lama,” demikian yang dituturkannya. Mengacu pada situs resmi logam mulia, telah dilaporkan bahwa harga emas yang dijual PT. Aneka Tambang, Tbk. (Antam), naik sebesar Rp 3.000/ gram dari Rp 523 ribu/ gram pada hari Selasa (28/ 10/ 2014) kemarin menjadi Rp 526 ribu/ gram pada hari Rabu (29/ 10/ 2014) ini. Begitupun harga pembelian kembali emas Antam naik Rp 3.000 menjadi Rp 475 ribu per gram.Berikut merupakan daftar harga emas yang dijual oleh Antam, yaitu untuk pecahan 500 gram - Rp 243.300.000, pecahan 250 gram - Rp 121.750.000, pecahan 100 gram - Rp 48.750.000, pecahan 50 gram - Rp 24.400.0000, Pecahan 25 gram - Rp 12.225.000, pecahan 10 gram - Rp 4.920.000, pecahan 5 gram - Rp 2.485.000, dan untuk pecahan 1 gram - Rp 526.000. Juga telah dilaporkan bahwa harga perak berjangka untuk pengiriman Desember naik 0,4% ke level $ 17.226 US/ ons, dan untuk harga paladium naik 0,8% ke level US$ 793.35.

Gerak harga hari ini diperkirakan akan meningkat beberapa jam menjelang pertemuan FOMC volatilitasnya. Para pelaku pasar akan lebih memperhatikan level-level harga kritis emas. Pada sesi perdagangan hari ini, emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran level harga $1,236.20 - $1,221.00. Dalam sesi perdagangan hari Kamis (23/ 10/ 2014) yang lalu, gerak harga emas menembus level support $1,237.60 yang merupakan trendline bawah dari bullish channel tersebut. Harga emas berpotensi untuk bisa mencapai level support berikutnya pada level $1,221.30 (S2) , atau bahkan menuju ke level $1,212.20 (S3). Apabila harga mampu menembus level supports di level $1,180.00 maka harga emas akan berpotensi untuk melanjutkan penurunan hingga target jangka panjang pada kisaran level harga $926.70. Perlu untuk diingat bahwa, pertemuan FOMC yang akan datang menjadi fokus para pelaku pasar secara global. Hal ini dikarenakan pertemuan tersebut sebagai penentuan apakah program pembelian oboligasi Fed (QE3) akan segera berakhir. Jika QE3 dihentikan maka, secara fundamental seharusnya emas akan mengalami penurunan tajam.

About author

You might also like

Fundamental 0 Comments

Harga Emas Terimbas Kondisi Hong Kong

Pada sesi perdagangan hari Selasa (30/ 09/ 2014) pagi ini, harga emas bergerak sedikit menurun. Hal ini terjadi karena kekhawatiran para pelaku pasar atas kerusuhan di Hong Kong dan menjelang

Komoditas 0 Comments

Data Negatif Amerika Perkuat Gerak Emas

Pada sesi pasar Asia di hari Kamis (16/ 10/ 2014) ini, gerak harga emas telah diperdagangkan lebih rendah. Harga emas dilaporkan telah membukukan kenaikan di sesi sebelumnya akibat melemahnya data

FOMC Rilis Ditunggu Pasar, Para Pelaku Pasar Tengah Waspada

Pada hari Rabu (17/ 09/ 2014) ini, harga emas bergerak menguat setelah sempat diperdagangkan lebih rendah tadi pagi. Harga emas dan perak terpantau diperdagangkan lebih rendah pada awal sesi setelah

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image