Emas Diuntungkan Jika Pemberotakan Irak Terjadi

gold bricks 5Pasar emas menyelesaikan sesi perdagangan Senin (16/ 06/ 2014) dengan sedikit keuntungan dan sedikit kerugian. Pasar emas yang selama sesi perdagangan sempat diperdagangkan hingga setinggu 1,284.70 USD, berangsur turun melihat belumnya adanya perkembangan yang signifikan dari kekerasan yang terjadi di Irak. Dalam sesi perdagangan minggu ini, Pelaku pasar nampak lebih berhati-hati menjelang pertemuan FOMC Minutes Amerika pada Kamis (19/ 06/ 2014) dini hari pada pukul 01.00 GMT+7. Harga emas berjangka kontrak Agustus menyelesaikan sesi perdagangan Senin (16/6) dengan keuntungan tipis sebesar 1.20 USD atau 0.10% berakhir pada 1,271.5.30 USD di Divisi Comex New York Mercantile Exchange. Dalam sepekan terkahir harga emas berjangka mencatatkan keuntungan sebesar 21.60 atau 1.72%. Di pasar spot, harga emas ditutup dengan kerugian sebesar 4.80 USD atau 0.38% berakhir pada 1,271.80 USD, setelah sempat diperdagangkan hingga setinggi 1,284.70 USD dan serendah 1,270.40 USD. Emas mencatatkan keuntugan sebesar 24.20 USD atau 1.93% selama sesi perdagangan minggu lalu.

Disesi perdagangan Asia, pasar emas diuntungkan oleh tindakan pemberontakan di Irak oleh militant Sunni. Selama sesi perdagangan akhir pekan pelaku pasar masih bersikap tenang menyikapi perkembangan pemberontakan di Irak, setelah mendengar bahwa Amerika masih akan meninjau dan tidak akan mengambil tindakan militer segera untuk membantu Irak menghadapi serangan pemberontakan. Pasar emas akan banyak diuntungkan jika pemberontakan di Irak semakin memanas. Ketegangan yang terjadi di Irak akan mendorong harga minyak mentah dunia melonjak dan secara langsung akan meningkatkan aliran safe-haven pada emas sebagai aset pelindung nilai. Perlu diketahui bahwa, Irak menghasilkan sekitar 2,6 juta - 2.7 Juta barel minyak setiap harinya. Sementara memasuki sesi perdagangan Amerika, pasar emas nampak bergerak lebih rendah, setelah data Empire Manufaktur Amerika dirilis naik pada level 19.28, lebih tinggi dari perkiraan dan data sebelumnya pada 15.00 (F) dan 19.01 (P). Memasuki sesi perdagangan pekan ini, pasar emas diperkirakan akan terfokus pada setiap perkembangan yang terjadi di Irak dan pertemuan FOMC Minutes Amerika pada sesi perdagangan Kamis dini hari pukul 01.00 GMT+7. Di sesi perdagangan pasar hari ini, pasar emas akan terfokus pada banyak data ekonomi Amerika diantaranya Building Permit, CPI dan Housing Starts Amerika. Masing-masing data ekonomi diperkirakan akan dirilis pada angka yan lebih rendah dari periode bulan sebelumnya dan cenderung tidak berubah. Menjelang data tersebut, perhatikan angka perkiraan pasar yang tertera pada ekonomi calendar, jika data dirilis pada angka yang lebih tinggi dari perkiraan pasar maka akan berdampak “negatif” bagi pasar emas, begitu pula sebaliknya.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran 1,276.00 USD - 1,257.50 USD. Secara teknis, setelah harga emas beranjak naik pada pekan ini, maka harga emas berpotensi untuk mengakhiri masa rebound menyusul beberapa indikator telah menunjukkan masa Overbought. Dimana harga berada pada fase titik jenuh beli. Namun demikian, faktor fundamental dari Irak berpotensi membawa emas untuk terus menguat, dan pelaku pasar diharapkan untuk memperhatikan setiap penembusan level support dan resistance emas yang cukup kuat. Perhatikan level resistance emas pada 1,286.50 USD, jika harga mampu bergerak diatas level tersebut maka emas berpotensi menguji level resistance emas berikutnya pada 1,296.80 USD. Dengan level support emas yang perlu diperhatikan adalah 1,265.20 USD.

About author

You might also like

Umum 0 Comments

Sentimen Pasar Dan Kebijakan Bank Sentral Masih Pengaruhi Penguatan Nilai Saham dan Emas

Nilai harga emas diperdagangkan menguat secara tajam selama sesi perdagangan hari Jum’at (13/ 06/ 2014) lalu. Meski menguat dengan keuntungan yang tipis, namun harga emas berhasil mencatatkan keuntungan dalam satu

Forex News 0 Comments

Euro Stabil di Sesi Asia Jelang Data Aktivitas Bisnis

Euro diperdagangkan stabil di level terendah 8 bulan terhadap dollar pada sesi Asia hari ini, jelang dirilisnya data aktivitas bisnis dari Zona Euro sore ini. Sementara itu Jens Nordvig dari

Komoditas 0 Comments

Segala Sektor Ekonomi Global Rentan Imbas China, Apresiasi USD Dominan Selain Terhadap Jepang

Dilaporkan bahwa pada sesi perdagangan pasar Amerika di hari Selasa kemarin bahwa, Greenback bergerak menguat naik nilai apresiasinya menuju ke level tertinggi terhadap mata uang Uni Eropa, yaitu mata uang

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image