Emas Melemah Saat USD Tertekan, Ketidak Laziman Reaksi Pasar Akibat Market Sentiment

Emas Melemah Saat USD Tertekan, Ketidak Laziman Reaksi Pasar Akibat Market Sentiment

Harga emas melemah jatuh pada sesi perdagangan pasar hari Rabu (03/04/2013) hingga berakhir sesi. Harga emas diperdagangkan anjlok mencapai titik terendah sejak Juni tahun lalu.  Indikasi dari menurunnya permintaan beli logam mulia dipasar sekunder menjadi pertanda menurunnya ekspektasi pelaku pasar terhadap Emas saat ini. Sebelumnya, harga emas memang telah terpukul dengan menguatnya USD terhadap euro, setelah data ekonomi zona eropa menyatakan adanya kontraksi ekonomi di kawasan Euro dibulan Maret. Pada perdagangan Selasa (02/03/2013) harga emas sudah jatuh $25 berakhir di harga $1,575.90 per ons, harga termurah sejak 7 Maret silam.

Penurunan harga yang tajam pada pasar emas terjadi menyusul pelemahan tajam saham SPDR Gold Trust sebesar 1,5% selama sesi perdagangan semalam, Harga Saham tersebut telah turun lebih dari 7% sejak awal tahun. Kepemilikan emas di ETF turun menjadi 38,9 juta ons pada Selasa (02/04/2013), turun dari 39,1 juta pada Senin (01/04/2013). Dimana tercatat per 2 Januari, kepemilikan berada pada posisi 43,4 juta ons. SPDR Gold Trust adalah  investment trust, yang dianggap mampu mencerminkan kinerja harga emas batangan, sehingga kabar terjadi penurunan kepemilikan emas yang ada saat ini telah mengindikasi pasar bahwa permintaan emas secara fisik melemah selama beberapa waktu terakhir. Optismisme pasar akan kondisi ekonomi Amerika, walaupun perkembangannya lambat namun indikasi membaik telah menjadi landasan untuk melakukan spekulasi. Akibatnya, emas makin luruh pamornya sebagai aset pengaman. Aksi jual melanda pasar sekunder dimana banyak investor melikuidasi posisi kontrak emas mereka untuk mengalihkan investasi mereka ke pasar uang atau pasar saham, akibatnya hal ini menjadi tekanan jual yang cukup hebat dan berdampak pula pada penurunan harga emas secara fisik. Aksi jual yang berlangsung pada Emas ETF telah mendorong aksi jual pada pasar emas, Emas berjangka kontrak Juni turun $22,40 atau 1,4% menetap di $ 1,553.50 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange. penutupan terendah untuk kontrak paling aktif sejak 28 Juni. Spot emas ditutup anjlok $18.50 atau 1.17% berakhir pada $1,557.90, sebelumnya harga emas spot sempat diperdagangkan hingga serendah $1,549.65 dan setinggi $1,576.85. Terdapat hubungan yang nyata antara perdagangan emas di pasar sekunder dimana jual beli dalam bentuk kontrak dengan emas di pasar fisik. Emas secara fisik masih ramai dan banyak dibeli. Namun meski demikian yang terjadi di pasar sekunder, emas sudah meluruh daya tariknya sebagai asset yang berkelas. Hanya masalah waktu saja yang akan membuat harga emas fisik segera turun sebagaimana harga emas di pasar sekunder. Jatuhnya harga emas ini nantinya akan menjadi peluang baru bagi pembeli besar untuk menambah asset pengamannya, sebagaimana bank -bank sentral yang diperkirakan akan melakukan pembelian besar-besaran saat harga emas menurun untuk menambah cadangan devisanya. Hal yang di tunggu pasar saat ini adalah data ketenaga kerjaan Amerika yang sedianya akan dirilis pada Jumat besok (05/04/2013) waktu setempat. Data ini penting sekali dan diyakini berdampak besar terhadap pasar, tidak saja pasar komoditi seperti komoditi emas namun juga bagi pasar saham dan pasar uang. Hal tersebut dikarenakan data ini mencakup angka lapangan kerja yang tercipta baik di sector swasta maupun negeri.

Hari ini (Kamis, 04/04/2013), harga emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran level harga $1,561.60 - $1,538.50. Pada perdagangan hari Rabu (03/04/2013), apresiasi USD melemah terhadap mata uang lainnya ditengah kenaikan lapangan kerja di sector swasta AS pada bulan Maret. Lazimnya, saat USD melemah, maka akan mendongkrak harga emas untuk menguat naik. Namun saat ini, justru kondisi lazim tersebut tidak memberikan dampak positif yang banyak berate bagi nilai harga emas untuk menghilangkan tekanan negative dari aksi jual para pelaku pasar. Harga emas berjangka dan emas spot masing-masing diperdagangkan lebih rendah meski data AS menunjukkan adanya perlambatan dalam penambahan jumlah lapangan kerja pada sektor swasta. Data ekonomi Amerika menyatakan terjadi kenaikan lapangan kerja di sektor swasta yang memberikan tekanan terhadap USD. Walupun demikian, data sebelumnya menyatakan bahwa terjadi perlambatan bisnis di sektor swasta di bulan Maret sebagaimana dikatakan oleh Institute for Supply Management. Selama sesi perdagangan kemarin malam, tidak ada berita tertentu yang mendasar baik Selasa atau Rabu yang mampu menjelaskan tekanan jual yang cukup kuat yang terjadi dipasar emas. Namun, mungkin beberapa investor melihat lebih baik keluar dan menunggu beberapa event penting selama Kamis (04/04/2013) dan Jum’at (05/04/2013), dimana secara berturut-turut Bank Of Japan (BOJ) , European Sentral Banks (ECB) dan Bank Of England (BOE) akan menggelar pertemuan guna menentukan tingkat suku bunga dan kebijakan moneter dari masing-masing bank sentral. Dalam perkiraan sementara, masing-masing bank sentral diperkirakan tidak akan merubah kebijakan yang ada saat ini. Meski demikian, ada perkembangan baru dari zona eropa tentang krisis perbankan Cyprus. Negara telah mencapai kesepakatan dengan IMF atas pinjaman tambahan sebesar 1 miliar euro.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Menjelang Data Konstruksi Inggris Pound Bergerak naik

Sterling mencapai level tertinggi dalam 10-pekan terhadap serangkaian mata uang utama sebelum para pembuat kebijakan Bank of England mengadakan pertemuan pada pekan ini. Markit Economics dan Chartered Institute of Purchasing

Komoditas 0 Comments

Rilis FOMC Tak Dukung USD, Gerak Harga Minyak Beresiko Global

Pada sesi perdagangan pasar hari Kamis (20/ 08/ 2015) ini, gerak nilai apresiasi mata uang USD masih terkena dampak sesi perdagangan pasar kemarin. Pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu

Forex News 0 Comments

Aussie Coba Naik di Tengah Suasana Libur

Kurs Aussie (AUDUSD) nampak tidak banyak bergerak di perdagangan hari Jumat (25/4) akibat sepinya perdagangan berkenaan hari libur nasional Anzac Day. Anzac Day merupakan hari libur nasional guna memperingati aksi

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image