Emas Sempat Rebound, Arah Masih Bearish

Emas Sempat Rebound, Arah Masih Bearish

gold bricks 3Pada sesi perdagangan hari Selasa (23/ 09/ 2014) kemarin, harga emas diperdagangkan menguat. Harga emas rebound mencapai level tetinggi hariannya pada level harga $1,236.15 US sebagai aksi profit taking oleh para pelaku pasar menyusul terkoreksi mata uang USD dari level tingginya sejak Juli. Indeks USD diperdagangkan melemah selama sesi pergangan Asia mencapai level terendahnnya pada 84.37, namun kembali beranjak naik dan ditutup 1 pips lebih tinggi dari sesi perdagangan sebelumnya berakhir pada level 84.73. Sebelumnya indeks dolar AS sempat diperdagangkan hingga setinggi 84.77 dan serendah 87.37.

Selama sesi perdagangan berlangsung kemarin, rally harga emas terjadi karena para pelaku pasar memanfaatkan momentum penurunan mata uang USD dengan melakukan profit taking. Para pelaku pasar melihat sedikit peluang ditengah tekanan besar dari perlemahan ekonomi negara China dan spekulasi kenaikan suku bunga Amerika dalam waktu dekat. Kenaikan harga emas didukung oleh data perumahan Amerika yang dirilis dengan hasil yang tidak terlalu baik. Dari data yang telah dirilis menunjukkan bahwa, rata-rata harga perumahan Amerika naik sebesar 4.4% selama periode Agustus, peningkatan yang lebih rendah dari periode Agustus tahun lalu yakni pada 5.1%. Pada laporan periode Juli, harga rata-rata perumahan Amerika naik hanya sebesar 0.1%, lebih rendah dari perkiraan dan data sebelumnya pada 0.4% (F) dan 0.3% (P). Harga emas berjangka kontrak Desember menyelesaikan sesi perdagangan hari Selasa (23/ 09/ 2014) kemarin di Divisi Comex New York Mercantile Exchange dengan keuntungan sebesar sebesar $4.10 US atau 0.30% berakhir pada $1,222.00 US/ troy ons. Harga emas spot naik sebesar $8.00 US atau 0.66% berakhir pada $1,223.50 US, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,236.15 US dan serendah $1,214.10 US.

Sesi perdagangan hari ini, para pelaku pasar akan terfokus pada data New Home Sales (NHS) nanti. Hari ini harga emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,236.30 US - $1,207.40 US. Level harga support kuatnya pada kisaran harga $1,180 US yang merupakan level terendah sejak tahun lalu. Harga emas berpotensi rebound pada kisaran $1,243.70 US. Para pelaku pasar akan memanfaatkan kondisi menjelang berakhirnya QE Amerika pada Oktober. Level harga resistance emas cukup kuat berada pada level $1,228.50 US, dengan target potensialnya pada $1,236.30 US. Diperkirakan bahwa NHS akan mencatatkan kenaikan pada periode Agustus sebesar 4.4%. Pada beberapa data perumahan sebelumnya, yaitu data Exisitng Homes Sales dan data Pending Home Sales, data menunjukkan hasil yang tidak terlalu baik. Jika data NHS ternyata dilaporkan dibawah dari perkiraan pasar pada 4.4% makan data akan direspon buruk oleh para pelaku pasar dan akan memberikan dukungan pada harga emas untuk dapat bergerak lebih tinggi.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Rupiah Cenderung Konsolidasi, Sentimen Muncul Bervariasi

Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot valas antar bank Jakarta, Kamis (27/6) diprediksi konsolidasi. Rilis nursing papers PDB AS yang di bawah ekspektasi jadi salah satu

Komoditas 0 Comments

Emas Dibuka Lemah, Pasar Tunggu Data China

Pada sesi pasar hari Senin(22/ 09/ 2014) ini, harga emas diperdagangkan lebih rendah. Kondisi ini adalah dikarenakan oleh para pelaku pasar yang saat ini tengah fokus kepada data ekonomi China

Berita 0 Comments

Aussie Bertengger Kokoh di Kisaran Puncak 2014

Hingga sesi siang di perdagangan hari Kamis (27/3) nilai tukar Aussie (AUDUSD) masih bertengger kokoh di kisaran puncaknya sepanjang tahun 2014 sekaligus mencatatkan harga terkuatnya dalam 4 bulan terakhir sejak

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image