Emas Terkoreksi Bearish, Imbas Issue Zona Eropa Dan USD

Emas Terkoreksi Bearish, Imbas Issue Zona Eropa Dan USD

Emas diperdagangkan melemah tajam selama sesi perdagangan Selasa (02/04/2013) setelah beberapa data dari kawasan eropa menunjukkan adanya pelemahan pada aktifitas manufaktur dan peningkatan tingkat pengagguran mencapai level tertinggi pada beberapa kawasan eropa. Sentiment zona eropa yang kuat telah membuat Euro melemah atas Dolar AS. Dengan menguatnya USD telah memberikan pukulan langsung kepada harga emas. Apresiasi USD terhadap Yen juga merangkak naik, menyikapi rencana pertemuan Bank of Japan.  Indek Dolar AS naik ke 82.877, dari sebelumnya di 82.744. Emas hari ini (03/04/2013) diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,577.70 - $1,558.80.

Melemahnya harga emas diakibatkan oleh menguatnya USD dan naiknya indek bursa saham AS. Hal tersebut yang memberikan kontribusi negatif sehingga menurunkan minat pasar di komoditi emas. Para pelaku pasar cenderung melakukan spekulasi, meski secara fundamental harga emas saat ini masih cukup solid dan diyakini masih akan ada pergerakan aliran modal untuk masuk dalam investasi emas selanjutnya. Pelemahan harga juga semakin diperkuat, setelah adanya pengumuman pengunduran diri Menteri Keuangan Cyprus pada akhir sesi perdagangan Eropa semalam. Data yang telah dirilis menunjukkan adanya penurunan pada aktifitas manufaktur dikawasan Eropa, dimana di Italia dan Spanyol aktifitas manufaktur turun dan semakin menjauh dibawah level 50 yang berarti terus mengalami penurunan. Sementara itu Jerman dan Perancis indikator yang sama menunjukkan adanya sedikit peningkatan namun tetap saja masih berada dibawah level 50. Buruknya sentimen pasar atas data diatas, juga diperparah kabar resmi pengunduran diri Menteri Keuangan telah mendorong investor keluar dari pasar emas. perlu diperhatikan bahwa krisis utang Uni Eropa secara keseluruhan tetap menjadi alasan untuk pasar agar tetap berhati-hati.

Liburan Paskah juga diyakini membuat harga emas lebih cenderung mendekati posisi otomatis jual yang sebelumnya di pesan oleh para pialang. Pihak Société Générale kembali menegaskan bahwa harga emas diperkirakan memasuki area turun dengan perkiraan harga rata-rata tahun ini hanya sebesar $1,500 per ons, dan diperkirakan di akhir tahun harganya di $1,375. Emas berjangka kontrak Juni anjlok sebanyak $25 atau 1,6% stagnan di $ 1,575.90 per ounce. Level penutupan terendah untuk kontrak paling aktif sejak 7 Maret. Spot emas ditutup turun $23.20 atau 1.45% berakhir pada $1,576.40, sebelumnya harga emas spot diperdagangkan hingga setinggi $1,603.80 dan serendah $1,573.55. Indeks Dolar AS diperdagangkan pada 82,88 naik dari 82,74 akhir Senin di perdagangan Amerika Utara.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Dollar Menanti Pernyataan Pejabat the Fed

Dollar AS terhampar dekat level tinggi 3 pekan terhadap sejumlah mata uang utama pada hari Jumat, namun dapat kesulitan untuk menambah gain seiring investor menanti kejelasan mengenai jalur kebijakan Federal

Berita 0 Comments

Greenback Tekan Major Currencies Minggu Lalu, Wall Street Sempat Rally

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD bergerak di dekat level tertinggi dalam kurun waktu dua bulan. Hal tersebut terjadi, karena dua pejabat The Fed bersepakat dengan lainnya untuk

Berita 0 Comments

Tapering Fed Malah Untungkan Yen

Yen diperdagangkan menguat terhadap dollar dalam dua hari beruntun pasca tapering kedua yang dilakukan Federal Reserve dini hari tadi. Pemangkasan stimulus moneter yang dilakukan Fed menyebabkan peningkatan permintaan akan yen

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image