Emas Terkoreksi Menguat Setelah Fundamental Amerika Tidak Mendukung Penguatan USD

Emas Terkoreksi Menguat Setelah Fundamental Amerika Tidak Mendukung Penguatan USD

Emas diperkirakan hari ini akan diperdagangkan pada kisaran level harga 1,335.50 - 1,408.80 USD. Dalam sesi perdagnagan akhir pekan pada akan terfokus dengan pertemuan Kelompok G-20 di Washington, DC yang telah dimulai sejak kemarin dan dijadwalkan berakhir hari ini. Secara terpisah IMF juga akan menggelar pertemuan selama tiga hari berturut-turut yang akan dimulai hari ini. Emas berjangka kontrak Juni naik 9,80 USD atau 0,7% berakhir pada 1,392.50 USD per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Spot emas diperdagangkan naik $13.90 atau 1.01% berakhir pada 1,391.40 USD, sebelumnya harga emas spot sempat diperdagangkan hingga setinggi 1,401.90 USD dan serendah 1,336.90 USD.

Harga emas kembali ditutup lebih tinggi setelah aksi jual para pelaku pasar di sesi pasar asia yang mengawali sesi perdagangan kemarin dengan penurunan yang cukup tajam. Dengan ditutupnya harga emas yang lebih tinggi ini menandai keuntungan tipis pada emas dalam tiga sesi perdagangan berturut-turut. Harga emas masih belum menampakkan kejelasan arahnya setelah terkoreksi cukup dalam di perdagangan minggu lalu. Sebagian pihak masih memperkirakan akan kenaikan harga emas sebagai buntut balasan aksi jual kemarin. Namun banyak yang percaya bahwa koreksi jatuhnya harga emas masih akan berlanjut kembali. Naiknya harga emas kembali juga disentil oleh aksi beli secara fisik. Sebuah spekulasi beredar bahwa suplai emas secara fisik berkurang dan membuat kenaikan harga premium logam mulia. Pihak yang merasa optimis dengan kenaikan harga emas yakin bahwa dalam beberapa waktu kedepan, kenaikan harga emas ini akan menjalar ke perdagangan kontrak-kontrak emas. Secara volume memang permintaan emas mengalami kenaikan saat ini. Perhatian pasar memang tertuju ke Cina dan India untuk mengukur sinyal-sinyal penjualan perhiasan emas. Konsumsi perhiasan emas nampak mulai menurun saat harga emas mendekati harga 1,400 USD dan jatuhnya harga emas pada minggu lalu seakan memberikan kesempatan bagi sebagian pihak untuk melakukan pembelian. Hal lain yang mendorong kenaikan harga emas dalam perdagangan hari ini adalah data ekonomi AS yang mengecewakan. Indek Manufaktur Philadhelpia dan Klaim Pengangguran memberikan sedikit cahaya dalam kondisi ekonomi saat ini. Bank Sentral wilayah Philadelphia mengeluarkan indek bisnis regional yang menunjukkan penurunan sebesar 1.3 dibulan April ini dari bulan Maret sebesar 2.0. Pasar sangat responsive dengan data-data ekonomi yang mengecewakan. Data-data ekonomi ini membuat USD menjadi tertekan. Index USD turun ke level harga 82.537 dari sebelumnya di level harga 82.649.

Data-data ekonomi ini mendorong perbaikan revisi pertumbuhan di kuartal pertama tahun ini, dimana The Federal Reserve akan kembali memfokuskan pada kebijakan suku bunga ultra rendah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi AS lebih lanjut. Dengan kebijakan yang demikian ini, dan adanya kebijakan kuantitatif ini akan mendorong kenaikan harga emas. Harga minyak mentah dunia kembali menguat selama sesi perdagangan Eropa dan mendukung kenaikan dalam harga emas. Harga minyak mentah yang sebelumnya juga diperdagangkan anjlok setelah IMF menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi dunia menjadi lebih rendah pada awal pekan.

About author

You might also like

Index Asia Terimbas Lesu, Jelang Rilis Data Amerika

Pada perdagangan pagi hari ini, tampak bursa Asia secara umum mengalami pelemahan, didorong aksi profit taking para investor dalam rangka mengantisipasi rilis data tenaga kerja Amerika nanti malam. Malam ini,

Komoditas 0 Comments

Investor milioner George Soros, Bacon Kurangi Kepemilikan Emas

Investor milioner George Soros dan Louis Moore Bacon mengurangi sahamnya di produk ETF berbasis emas pada kuartal keempat 2012. Data SEC terakhir menunjukan Soros Fund Management memangkas investasi di SPDR

Berita 0 Comments

USD Alami Perlemahan Akibat Data Domestik Negatif

Apresiasi valuta Yen kembali menguat atas Dolar AS pada perdagangan Senin (01/04/2013),  setelah data ekonomi AS yang menyatakan penurunan aktifitas manufaktur secara tidak terduga. Data ekonomi AS sebagaimana yang diterbitkan

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image