Emas Tertekan Kembali Di Awal Minggu

Emas Tertekan Kembali Di Awal Minggu

gold bricks 3Pada sesi pasar sesi Asia pagi, pasar emas dibuka dengan kondisi gap down. Indeks USD dibuka rally mendekati level tertinggi baru pada 87.00. Indeks USD diperdagangkan naik 102 poin atau 1.18%. Selama sesi perdagangan hari Jum’at (03/ 10/ 2014) lalu, harga emas diperdagangkan melemah dengan mencatatkan kerugian lebih dari $20 US. Hal ini terjadi karena hasil rilis laporan tentang tingkat pengangguran Amerika. Dilaporkan bahwa tingkat pengangguran Amerika turun dibawah level 6%. Penurunan tajam pada jumlah pengangguran di Amerika telah meningkatkan spekulasi bahwa kondisi ekonomi Amerika jauh lebih baik daripada sebelumnya.

Sejauh ini, gerak penguatan apresiasi mata uang USD telah terus menekan gerak harga emas. Sepanjang sesi pasar minggu lalu harga emas di divisi Comex New York Mercantile Exhange tercatat turun. “Tingginya harga USD terus menjadi tekanan bagi emas. Faktor lain yang penting adalah yang sentimen-sentimen yang menjadi pendorong menguatnya USD. Koreksi pasti terjadi saat mata uang USD mulai dirudung aksi beli yang berlebihan dan emas terus terjual,” tutur Senior Broker di Futurepath Trading Frank Lesh. Dengan kondisi begitu, dia yakin harga mas akan bergerak melemah minggu depan. Menurut Adam Klopfenstein, pakar strategi pasar, mengatakan, tidak ada alasan untuk membeli emas pekan ini. “Tak ada alasan untuk memburu emas. Saat ini lebih baik membeli komoditas lain daripada emas,” demikian yang dikatakannya. Gerak harga di perdagangan pasar emas melemah juga dikarenakan rally tajam yang terjadi dipasar saham Amerika. Data Non-Farm Payrolls Amerika yang dilaporkan ternyata berada jauh diatas estimasi para pelaku pasar telah membuat harga emas berada dibawah tekanan. Non-Farm Payrolls Amerika telah dilaporkan bahwa telah mencatatkan sebanyak 236K lapangan kerja baru selama periode September. NFP lebih baik dari perkiraan pasar dan data sebelumnya pada 210k (F) dan 175K(P). Selain itu, tekanan lain adalah jumlah pengangguran Amerika ternyata juga dirilis turun mejadi 5.9%, jauh dibawah perkiraan pasar pada 6.1%. Pada sesi perdagangan hari Jum’at (03/ 10/ 2014) lalu, gerak harga emas berjangka kontrak Desember di Divisi Comex New York Mercantile Exchange menyelesaikan dengan kerugian sebesr $22.20 atau 1.80% berakhir pada $1,1192.90 US/ troy ons. Harga emas berjangka mengalami kerugian sebesar $24.30 US atau 2.00% selama seminggu lalu dan mencatatkan kerugian sebesar $18.7 US atau 1.54% sejak awal Oktober. Harga spot emas ditutup turun sebesar $23.70 US atau 1.80% berakhir pada $1,192.90 US, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,215.20 US dan serendah $1,189.90 US. Pada awal minggu ini, dilaporkan bahwa harga emas batangan Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun dibandingkan akhir minggu lalu. Harga pembelian kembali pun ikut melemah. Berdasarkan situs resmi Logam Mulia Antam hari Senin (06/ 10/ 2014) ini, harga emas Antam tercatat Rp 523.000/ gram. Harga turun dibandingkan perdagangan sebelumnya yaitu Rp 525.000/ gram. Untuk harga buyback emas Logam Mulia Antam ternyata seperti disebutkan sebelumnya, juga turun dari Rp 469.000/ gram menjadi Rp 463.000/ gram. Berikut daftar harga emas Antam hari ini: pecahan 500 gram - Rp 241.800.000, pecahan 250 gram - Rp 121.000.000, pecahan 100 gram - Rp 48.450.000, pecahan 50 gram - Rp 24.250.000, pecahan 25 gram - Rp 12.150.000, pecahan 10 gram - Rp 4.890.000, pecahan 5 gram - Rp 2.470.000, dan pecahan 1 gram - Rp 523.000. Namun meski perlemahan gerak harga emas masih terjadi, sebagian para pelaku pasar berpendapat lain. Mereka berasumsi bahwa gerak harga emas akan bergerak naik pada pekan depan. Asumsi para pelaku pasar tersebut didasari atas pengamatan dari melihatgerak harga emas yang sempat menembus $ 1.200 US/ ons. Tentu saja itu dapat mendorong aksi beli dari sejumlah pelaku pasar. “Saya rasa harga emas kan naik setelah sempat menembus level tersebut. Ini tanda emas akan segera laris kembali,” demikian yang dikatakan oleh Colin Ceiszynski, pengamat pasar senior di CMC Markets.

Pada sesi perdagangan hari ini, harga emas diperkirakan akan diperdagangkan flat menyusul minimnya data ekonomi. Hari ini harga emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran $1,192.60 - $1,174.30.Harga emas berpotensi mengejar level support kuatnya pada $1,180 yang merupakan level terendah sejak tahun lalu. Apabila ternyata gerakan harga mampu menembus level supports $1,180.00 US maka harga emas berpotensi untuk terus melanjutkan penurunan hingga target jangka panjang pada kisaran $926.70 US. Harga emas diperkirakan akan diperdagangkan melemah mungkin sampai terjadinya pertemuan FOMC Minutes minggu depan. Potensi harga untuk bergerak rebound terjadi pada akhir periode 2014 dengan target hanya pada kisaran $1,238.00 US. Pada sesi perdagangan minggu ini, pasar global akan memasuki musim laporan keuangan perusahaan periode kuartal ketiga. Banyaknya jadwal laporan keuangan akan mendorong meningkatnya spekulasi dipasar saham Amerika. Hal ini berpotensi memberika tekanan turun pada harga emas karena terjadinya peralihan aset. Perdagangan pasar emas akan terfokus pada beberapa data ekonomi. Ada banyak pertemuan bank sentral selama sesi minggu depan yang diantaranya yaitu dari Australia, Eropa dan Inggris. Dari seluruh pertemuan, pertemuan ECB akan menjadi pertemuan yang akan memberikan dampak besar bagi gerak harga pasar emas.

About author

You might also like

Fundamental 0 Comments

Aussie Terdongkrak Rilis Data China, Nikkei Melemah Akibat Gempa

Pada sesi perdagangan pasar di hari Jumat, gerak nilai apresiasi mata uang Australia, yang lazim disebut dengan Aussie, bergerak menguat atas Greenback. Penguatan gerak nilai apresiasi Aussie terjadi, setelah adanya

Fundamental 0 Comments

Yen Bergerak Menguat, Kondisi Politik Amerika Pengaruhi Pasar

Dilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang Yen telah bergerak menguat ke kisaran level 103.45. Penguatan gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY tersebut, mengabaikan sinyal pelonggaran lebih lanjut dari

Berita 0 Comments

Harga Emas Sempat Menggeliat, USD Terkoreksi Karena Rilis Data Amerika

Dilaporkan bahwa harga emas bergerak positif, menguat usai gerak USD melemah meskipun ada spekulasi bahwa suku bunga Amerika bisa naik lebih awal dan membuat membuat tekanan pada komoditas ini. Kenaikan

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image