Euro Koreksi USD Dan Yen Kemarin, Komentar Bernanke Tidak Banyak Beri Kejutan Ke Pasar

3Mata uang USD sempat melemah sebelum akhirnya pulih kembali setelah komentar Bernanke tidak banyak memberi kejutan ke pasar. Para pelaku pasar sepertinya mengharapkan komentar yang lebih dovish dari Ketua The Fed tersebut, namun pernyataan Bernanke masih sejalan dengan pidato calon Ketua Fed, Janet Yellen, minggu lalu yang juga dovish. “Saya setuju dengan pernyataan yang diberikan oleh kolega saya Janet Yellen bahwa langkah terbaik adalah melakukan apapun sekarang untuk memastikan pemulihan ekonomi AS yang kuat,” ujar Bernanke. Indeks USD diperdagangkan 80.704, setelah sempat menyentuh level harga rendah di kisaran 80.487. Meskipun kepemimpinan The Fed sedang mengalami perubahan, namun kebijakan mereka tidak. Dengan status quo begini, pasar sedang trading dengan tanpa perubahan dan sedikit antusiasme. Para pelaku pasar mencari signal, suatu tanda yang bisa mengubah baik volatilitas dan volume, membuat keyakinan mereka yang penuh tanda tanya menjadi lebih bisa ditradingkan. Ada banyak kompetisi untuk highlight minggu ini dengan laporan penjualan ritel Amerika dan notulen FOMC The Fed. Variabel kunci Bernanke, consumer Amerika, harus kembali dikedepankan, dan membawa beban dari ekonomi Amerika, sementara mereka menuju musim liburan yang paling penting.

Dengan pasar terus fokus pada waktu dimulainya tapering The Fed, notulen FOMC besok dan harusnya bisa memberikan setiap orang pencerahan mengenai debat di dalam FOMC. Ada banyak orang - orang penting The Fed yang akan berbicara minggu ini, dan pasar sedang mendengarkan setiap tanda dari nada yang keras diantara voting anggota FOMC. Tapering di bulan Desember kelihatannya sangat tidak mungkin, tetapi ada pemikiran yang mengatakan bahwa hal itu baru akan bisa terjadi secepatnya pada bulan Januari 2014. Konsensus pasar mengatakan di bulan Maret yang akan datang, sejak testimony Yellen. Komentar Yellen yang harus didengar adalah: tapering bukanlah penghematan. Dalam pidatonya tadi malam Bernanke mengatakan bahwa bank sentral Amerika Serikat akan mempertahankan kebijakan moneter longgar selama yang dibutuhkan. The Fed juga hanya akan melakukan tapering jika lembaga tersebut yakin bahwa pemulihan di sektor tenaga kerja akan berlangsung dengan berkesinambungan. Pidato dari Bernanke ini menyediakan sinyal bahwa stimulus moneter masih akan dilanjutkan. Kondisi ini mengakibatkan nilai tukar USD melemah cukup signifikan terhadap mata uang lainnya, termasuk euro. Nilai apresiasi mata uang euro tampak mengalami peningkatan lanjutan terhadap mata uang USD pada sesi perdagangan hari ini (Rabu, 20/ 11/ 2013). Mata uang tunggal dari 17 negara di zona eropa ini mengalami peningkatan dan mencapai posisi paling tinggi sejak awal November lalu. Pergerakan mata uang euro terpantau menguat ke posisi harga 1.3555. Mata uang euro naik dari posisi penutupan perdagangan dini hari tadi yang ada di 1.3538. Pergerakan euro sempat mengalami peningkatan hingga mencapai level harga 1.3578, tertinggi sejak tanggal 1 November 2013. Diperkirakan bahwa pergerakan nilai apresiasi EUR/ USD berpotensi untuk mengalami kenaikan, harga akan bergerak di kisaran level harga 1.3500 - 1.3600. Mata uang euro masih bergerak dalam pola yang bullish, didorong oleh spekulasi bahwa The Fed belum akan menarik program stimulusnya dalam waktu dekat. Diperkirakan mata uang euro berpotensi mencoba ke kisaran harga 1.3620, jika menembus level resistance di kisaran 1.3580. Mata uang euro juga berpotensi menuju ke arah level 1.3445 jika melewati level support di kisaran harga 1.3490. Mata uang euro mengalami kenaikan didorong oleh kondisi USD yang sedang melemah. Apresiasi mata uang EUR/USD sangat tenang pada sesi pasar hari Selasa kemarin, dengan berada di level harga kisaran 1.35-an, pada perdagangan sesi pasar eropa. Di berita ekonomi, sentimen ekonomi ZEW Jerman sesuai dengan perkiraan pasar, tetapi sentimen ekonomi ZEW zona eropa dibawah dari yang diperkirakan. Di Amerika juga merupakan hari yang sepi rilis data, dimana hanya satu data yang dikeluarkan.

Apresiasi cross mata uang euro naik ke level tertinggi dalam empat tahun terhadap mata uang Jepang, yen, sebelum laporan besok yang di perkirakan akan menunjukkan menguatnya pertumbuhan manufaktur ke level tertinggi dalam dua tahun dan melesatnya ekspansi di sektor jasa. Mata uang euro naik sekitar 0.2% menjadi 135.78, setelah menyentuh level 135.92, level terkuat sejak 20098. Mata uang tunggal berada di area 1.3555 dari 1.3538 kemarin, setelah mencapai 1.3579, level terkuat sejak 1 November. Mata uang USD membeli 101.13 yen setelah kemarin naik 0.2% menjadi 100.14. Meski demikian, pasar menganggap kondisi zona eropa masih lemah, meski terdukung fundamental rilis data terakhir. “Data eropa “dapat berikan sedikit dukungan untuk euro. Pesan yang keluar dari Eropa akan menjadi momentum penguatan ekonomi, namun ini masih cukup lemah,” kata Joseph Capurso, analis mata uang di Commonwealth Bank of Australia di Sydney. Sedangkan mata uang Amerika yang juga dalam keadaan terkoreksi oleh major, masih menunjukkan optimisme terhadap pasar. Dalam pidatonya, Bernanke mengutarakan bahwa The Fed akan mempertahankan kebijakan moneter longgar selama dibutuhkan dan hanya akan mulai kurangi pemberian stimulus jika yakin dengan keberlanjutan perbaikan sektor tenaga kerja. Bernanke juga mengatakan bahwa kebijakan suku bunga rendah dapat dipertahankan meskipun tingkat pengangguran menyentuh 6,5%. Meski Bernanke akui perbaikan kondisi ekonomi Amerika namun dia utarakan kondisinya masih jauh dari harapan. Yang ditunggu oleh para pelaku pasar saat ini adalah rilis laporan Treasury Amerika, Jack Lew dan dua anggota FOMC.

About author

You might also like

Jepang Pantau Terus Perkembangan Seputar Brexit, Pelemahan Minyak Tak Hiraukan Rilis Data Positif

Dilaporkan bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang Poundsterling tengah mengalami gerak penguatan atas Greenback. Para pelaku pasar tampaknya mulai mengabaikan hasil jajak pendapat terbaru mengenai dukungan Brexit atau Inggris keluar

Forex News 0 Comments

Mata Uang USD Koreksi Mata Uang Major, Jelang Rilis Data Amerika

Mata uang USD diperdagangkan menguat terhadap mata uang utama menjelang data retail sales dan beberapa data ekonomi penting lainnya. Secara keseluruhan data ekonomi Amerika hari ini diprediksi lebih meningkat dari

Forex News 0 Comments

Imbas Laju Lambat China Atas Pasar Global, Yen dan Emas Ambil Kesempatan

Pada sesi perdagangan pasar Asia di hari Jumat (21/ 08/ 2015) pagi ini, dilaporkan bahwa gerak harga emas spot telah dibuka dan bergerak secara gap up. Gerak harga emas spot

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image