Euro Masih Terdampak Pernyataan Draghi, Amerika Genjot Produksi Minyak

euro7Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang EUR/ USD tampak masih terkena dampak dari pernyataan Gubernur ECB, Mario Draghi, berkaitan dengan kebijakan moneter ECB. Mario Draghi dalam pidato di depan Komite Urusan Ekonomi dan Moneter (ECON) Parlemen Eropa di Brussels, secara tersirat menyatakan bahwa ECB belum akan melakukan tapering program stimulusnya.

Dilaporkan bahwa, pada saat sesi perdagangan pasar Asia di hari Selasa (30/ 05/ 2017) pagi tadi, gerak nilai apresiasi mata uang Euro bergerak melemah. Gerak nilai apresiasi mata uang Euro telah sempat diperdagangkan di kisaran level 1.1127 atau telah bergerak melemah sekitar 0,30%, atau sebanyak 34 pip.

Dalam pernyataannya di Audiensi Triwulanan sebelum Komite Urusan Ekonomi dan Moneter (ECON) Parlemen Eropa di Brussels, Mario Draghi telah mengatakan bahwa dia sudah mulai melihat beberapa tanda awal kenaikan inflasi dari harga konsumen dan juga harga produsen. “Namun masih terlalu awal untuk berpikir bahwa kita akan mengubah kebijakan moneter berdasarkan tanda-tanda inflasi awal ini karena pertumbuhan upah masih belum konstan,” demikian jelasnya.

Ekuitas Eropa diperdagangkan flat menguat pada hari Senin dalam perdagangan yang sedikit bergerak karena pasar saham ditutup libur di China, Inggris dan Amerika. Menjelang sesi perdagangan pasar tengah hari di Eropa, patokan Euro Stoxx 50 naik 0,12%, CAC 40 Perancis naik 0,03% sementara indeks DAX 30 Jerman turun 0,09%.

Tidak ada data dengan dampak kuat pada kalender ekonomi untuk hari Senin, meskipun Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi akan hadir untuk sidang kuartalannya sebelum Komite Parlemen Ekonomi dan Moneter Eropa pada pukul 20.00 WIB.
Gerak nilai apresiasi mata uang Euro beringsut naik 0,02% terhadap Greenback. Dilaporkan juga bahwa, gerak nilai apresiasi mata uang USD terkoreksi turun 0,25% terhadap Poundsterling.

Dalam berita perusahaan yang ringan, British Airways (BA) melanjutkan penerbangan dari London setelah kegagalan komputer selama akhir pekan menyebabkan pembatalan, yang mempengaruhi ribuan penumpang. Gerak nilai harga di bursa saham London dilaporkan telah ditutup libur pada hari Senin, dan gerak nilai harga saham induk BA yang terdaftar di Madrid IAG (MC:ICAG) (LON:ICAG) terkoreksi 3%.

Gerak nilai harga saham energi diperdagangkan mixed, dengan saham perusahaan minyak dan gas utama Perancis Total SA (PA:TOTF) naik 0,20%, Italia ENI (MI:ENI) jatuh 0,35%, sementara pesaing Norwegia Statoil (OL:STL) tergelincir 0,07%. Gerak nilai harga saham-saham finansial mencatatkan perdagangan bervariasi, setelah bank pemberi pinjaman Prancis BNP Paribas (PA:BNPP) berkurang 0,02% namun Societe Generale (PA:SOGN) menguat 0,55%, sementara Commerzbank Jerman (DE:CBKG) melaju tinggi 0,79% dan saingannya Deutsche Bank (DE:DBKGn) naik tipis 0,06%.

Gerak nilai harga di bursa saham London, indeks terkait komoditas FTSE 100 ditutup libur bank. Meskipun Wall Street akan ditutup pada hari Senin untuk libur Memorial Day, pasar berjangka AS terus mencatat kenaikan tipis. Dow Jones Industrial Average berjangka berjuang naik 0,05%, S&P 500 berjangka 0,07%, sedangkan Nasdaq 100 berjangka terdongkrak tinggi 0,11%.

Gerak nilai harga komoditas minyak mentah beranjak sideways pada saat sesi perdagangan pasar Eropa di hari Senin. Hal tersebut terjadi, karena gerak nilai harga komoditas minyak terbebani oleh pengeboran Amerika yang sedang meningkat berlawanan terhadap usaha produsen besar untuk mengurangi produksi pasokan global.
Data dari perusahaan jasa energi Baker Hughes pada hari Jumat menunjukkan bahwa pengebor minyak Amerika menambahkan rig untuk minggu ke-19 berturut-turut. Hal tersebut, merupakan rekor beruntun terpanjang yang tercatat, menyiratkan bahwa kenaikan lebih lanjut produksi dalam negeri semakin meningkat.

Produksi komoditas minyak Amerika tercatat mengalami kenaikan hinga 10 % hingga 9,3 juta barel/ hari. Angka produksi tersebut hampir menyamai produksi Rusia dan Arab.

Kenaikan produksi terjadi setelah perusahaan-perusahaan minyak Amerika menambah rig produksi dalam kurun waktu 19 pekan berturut-turut. Dimana, bertambah dua rig di pekan lalu sehingga total menjadi 722 rig yang berproduksi, demikian data yang dikeluarkan Baker Hughes Inc.

About author

You might also like

Gerak Emas Terkoreksi Kembali

Setelah indeks USD diperdagangkan menguat tajam, harga emas kembali diperdagangkan melemah. Indeks USD diperdagangkan menguat tajam mencatatkan level tertinggi sejak 4 tahun terakhir. Indeks USD menguat ketika laporan New Home

Berita 0 Comments

Index Asia Terimbas Lesu, Jelang Rilis Data Amerika

Pada perdagangan pagi hari ini, tampak bursa Asia secara umum mengalami pelemahan, didorong aksi profit taking para investor dalam rangka mengantisipasi rilis data tenaga kerja Amerika nanti malam. Malam ini,

Forex News 0 Comments

Jepang Tertopang BoJ Meeting, Pasar Tunggu Rilis Data Amerika

Mata uang USD mempertahankan penguatan terhadapmata uang euro, dan menjadi penguatan dalam empat hari beruntun jelang data klaim pengangguran dirilis hari ini. Sementara itu Federal Reserve tetap mempertahankan program stimulus