Euro Melemah Atas Ketegangan Di Ukraina

Euro Melemah Atas Ketegangan Di Ukraina

Euro berada di jalur untuk penyelesaian penurunan mingguan terhadap sebagian besar mata uang utama di tengah meningkatnya ketegangan di Ukraina dan investor mempertimbangkan apakah Bank Sentral Eropa akan mempertimbangkan tambahan stimulus pada pekan depan atau tidak.

Swiss franc naik ke level tertinggi sejak bulan April terhadap euro dengan mata uang ruble tergelincir ke rekor terendah atas laporan Presiden Rusia menempatkan pesawat jet tempur yang siap siaga untuk bertempur. Ketua Fed Janet Yellen kemarin mengatakan bahwa bank sentral telah berhasil dalam mempertahankan suku bunga rendah dalam jangka panjang.

“Kondisi di Ukraina telah meningkatkan resiko geopolitik di Eropa,” kata Yuki Sakasai, seorang analis mata uang di Barclays Plc di New York. Pasar siap di peringatkan resiko pertempuran antara Rusia dan Eropa. Itu mengapa mata uang Rusia lemah dan Swiss franc di beli.”

Swiss frack hanya sedikit berubah di kisaran 1.2177 per euro pada pagi ini setelah kemarin mencapai level 1.2157. level terkuat sejak 18 April. Mata uang blok 18 negara di perdagangkan di kisaran $1.3708 dari $1.3710, euro telah turun sebanyak 0.3% sejak 21 Februari. Euro di beli 140.06 per yen dari 140.01 dan telah melemah sekitar 0.6% pada pekan ini. Greenback hanya sedikit berubah di kisaran 102.19 yen dan telah tergelincir sebesar 0.3% sejak 21 Februari.

About author

You might also like

Fundamental 0 Comments

Sterling Stabil Dekat Level Tertinggi 5 Tahun

Mengawali perdagangan pagi sesi Asia di awal pekan ini sterling masih stabil di dekat level tertinggi dalam lima tahun terakhir terhadap dollar setelah pekan lalu berhasil membukukan penguatan dua pekan

Komoditas 0 Comments

Gerak Nilai Harga Bursa Saham Asia Terkoreksi, Iran Kembali Lempakan Isu Tekan Harga Hingga Minyak Kembali

Gerak nilai apresiasi dari mata uang Australia, yang lazim disebut dengan Aussie, dan mata uang Selandia Baru, yang lazim disebut dengan istilah Kiwi, dilaporkan telah bergerak secara melemah. Hal tersebut

Berita 0 Comments

Gerak Nilai Harga Pasar Amerika Tunggu Yellen, Indonesia Ambil Langkah

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang USD masih berada di bawah tekanan. Kondisi tersebut terjadi, karena para pelaku pasar tengah menantikan petunjuk dari Janet Yellen mengenai arah kebijakan Amerika

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image