Euro Menuju Penurunan Mingguan Karena Pernyataan Draghi

Euro Menuju Penurunan Mingguan Karena Pernyataan Draghi

Euro berada di jalur untuk penurunan mingguan pertama dalam tiga pekan setelah presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengatakan bahwa para pembuat kebijakan mungkin akan melakukan pelonggaran moneter di bulan Juni.

Mata uang tunggal telah melemah terhadap sebagian besar mata uang utama sejak tanggal 2 Mei dengan Draghi kemarin mengatakan bahwa 24 anggota Governing Council “nyaman dengan tindakan di masa mendatang.” Pound bersiap untuk kenaikan mingguan beruntun terpanjang sejak September 2012 di tengah tanda-tanda bahwa pemulihan ekonomi Inggris dapatkan traksinya.

“Draghi tampaknya telah sukses dalam meningkatkan ekspektasi pasar untuk pelonggaran tambahan, itu berdampak pada pelemahan euro,” kata Ken Takahasi, asisten wakil presiden untk pasar global di Sumitomo Mitsui Trust Bank Ltd. di New York. “Saya perkirakan euro akan terus melemah sampai pertemuan bulan Juni.”

Euro pada pagi ini diperdagangkan di kisaran $1.3834 pada pukul 08.29 wib dari $1.3840 kemarin, berada di jalur untuk penurunan sebesar 0.2% untuk tingkat mingguan. Euro kemarin menyentuh level $1.3993, yang merupakan level terkuat sejak 31 Oktober 2011.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

USD Melemah terhadap Yen, China Tunjukkan Surplus

Mata uang dolar AS melemah terhadap yen Jepang hari Jumat menyusul berita bahwa Presiden AS Barack Obama setuju serangan udara di Irak, pasar gelisah atas pergolakan geopolitik mendidih dan melembutkan

Berita 0 Comments

Dollar Lebih Jinak, Rupiah Nikmati Penguatan Sesaat

Nilai tukar Rupiah berhasil menguat setelah terperosok ke posisi terendahnya dalam 16,5 tahun terakhir di 13.244 per Dollar kemarin. Namun demikian bukan berarti penguatan kurs domestik akan menjadi tren karena

Fundamental 0 Comments

Debat Capres Amerika Berimbas Di Pasar Global, Nikkei Terkoreksi Melemah

Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang Yen telah bergerak melemah di sesi perdagangan pasar Asia pada hari Selasa. Hal tersebut terjadi, setelah gerak nilai apresiasi mata uang Yen sempat

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image