Euro Terkoreksi, Yen Menguat

Euro Terkoreksi, Yen Menguat

bursa-wallstreetPada pergerakan pasar forex sesi Asia siang hari ini (Jum’at, 01/ 11/ 2013), mata uang USD secara umum menunjukkan pergerakan turun terhadap mata uang yen setelah dibuka pada 98.35 di awal perdagangan, mata uang tersebut telah turun sekitar -13 pips atau sekitar -0.13 % dan pada saat berita ini diturunkan nilai bergulir terpantau berada pada 98.22.

Mata uang yen mencatat kenaikan pertama dalam 5 hari terhadap mata uang USD. Kondisi perlemahan mata uang USD ini terjadi setelah Bank of Japan mempertahankan program pelonggaran moneter tidak berubah dan menyatakan optimisme terhadap pencapaian target inflasi, meskipun beberapa pembuat kebijakan memperingatkan jika outlook tersebut telah berlebihan.

Di bawah komando Gubernur Haruhiko Kuroda, BoJ memutuskan untuk melanjutkan komitmen pembelian aset sebesar 60 trilyun sampai 70 trilyun yen per tahun. Pelemahan saham juga turut berkontribusi terhadap penguatan mata uang safe-haven Jepang. Pada hari sebelumnya, salah seorang penasehat ekonomi PM Abe, Etsuro Honda, mengatakan bahwa bank sentral siap bertindak jika diperlukan untuk meredam dampak dari kenaikan pajak penjualan. Honda juga menambahkan bahwa “Bank of Japan akan melakukan pelonggaran kebijakan yang lebih agresif dalam kasus GDP riil untuk periode April-Juni mencatat penurunan yang lebih dalam dari ekspektasi kami.” Menjelang laporan dari Institute for Supply Management di Amerika yang dijadwalkan akan merilis data terkini mengenai kinerja di sektor manufaktur, USD nampak agak lesu. Para pelaku pasar berasumsi bahwa data yang akan dirilis dapat menunjukkan kinerja melemah. Para pelaku pasar memperkirakan bahwa indikator ISM Manufacturing PMI dapat menunjukkan pertanda yang kurang menggembirakan dan diduga dapat turun ke angka 55.3 dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 56.2. Mata uang USD terpantau bergerak melemah merespon dini perkembangan tersebut. Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting mengemukakan analisis fundamental forex harian kurs USD bahwa range normal apresiasi USD/ JPY pada hari ini diperkirakan akan memiliki level support pada kisaran 98.06 dan level resistance pada kisaran 98.67. Secara umum pada tinjauan pola major jangka panjang, pair USD/ JPY ini berada pola triangle dan cenderung bergerak konsolidasi. Indikator-indikator teknikal menunjukkan perlambatan momentum dan memasuki fase konsolidasi setelah berakhirnya fase bullish. Tinjauan pada pola minor menunjukkan bahwa pair USD/ JPY ini bergerak kembali ke pola Channelling Up Break Down. Indikator-indikator teknikal menunjukkan adanya kenaikan momentum dan memasuki fase awal pola bearish. Dari zona eropa, dilaporkan bahwa apresiasi mata uang euro bergerak melemah anjlok ke level terendah dua pecan. Perlemahan mata uang euro ini terjadi, setelah adanya tanda-tanda melemahnya perekonomian di zona euro memicu spekulasi ECB akan memangkas tingkat suku bunga. Mata uang euro pada perdagangan hari ini memeperpanjang penurunan terbesar dalam lebih dari satu tahun yang terjadi kemarin. Data-data ekonomi zona eropa yang kemarin telah dirilis ternyata lebih buruk dari perkiraan sebelumnya.

Estimasi awal inflasi tahunan zona eropa turun menjadi 0,7% pada bulan Oktober, dibawah perkiraan sebesar 1,1%. Laju inflasi tersebut merupakan yang terlambat dalam hampir empat tahun terakhir. Selain itu, tingkat pengangguran di zona eropa untuk bulan September naik sebesar 12,2% diatas prediksi sebesar 12%, dan sama dengan tingkat pengguran bulan sebelumnya yang direvisi naik menjadi 12,2%. Amerika hari ini akan merilis data indeks manufaktur PMI yang dapat menjadi penggerak signifikan apresiasi EUR/ USD. Indeks manufaktur Amerika pada bulan Oktober diperkirakan turun menjadi 55,3 dari bulan sebelumnya sebesar 56,2, yang merupakan level tertinggi sejak April 2011. Apresiasi mata uang EUR/ USD diperdagangkan pada kisaran 1,3545 dengan level tertinggi harian 1,3588 dan terendah 1,3538.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Analisis Fundamental, Pound Bergerak Turun Tipis

Pada pergerakan forex sesi Asia siang hari ini (Selasa, 21 Januari 2014, 05:07:35 GMT), Poundsterling secara umum menunjukkan pergerakan turun terhadap mata uang utama Dollar AS setelah dibuka pada 1.6433

Forex News 0 Comments

Kinerja Yield Obligasi AS Seret Dollar AS

Dollar AS bergerak sideways cenderung melemah terhadap berbagai mata uang utama di hari Senin, terimbas oleh rilis data tenaga kerja nonfarm payrolls AS yang berisiko menunda kenaikan suku bunga The

Berita 0 Comments

Komentar Yellen Menambah Tekanan Terhadap Yen, Jepang Terus Berikan Perlawanan Terhadap Penguatan Yen

Nilai apresiasi mata uang Jepang, yen, bergerak negatif. Mata uang yen terpuruk di sesi perdagangan pasar Asia pada akhir pekan (Jumat, 15/ 11/ 2013) dikarenakan adanya pernyataan dari wakil pimpinan

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image