Euro Terpuruk, Aussie Ditopang Oleh Data

Euro Terpuruk, Aussie Ditopang Oleh Data

Euro diperdagangkan sekitar 0.4% dari level terendah terhadap dollar sejak bulan November seiring investor menumpuk posisi bearish terhadap euro menjelang pertemuan bank sentral Eropa pekan ini. Euro melemah sebanyak 3.2% dalam 3 bulan terakhir seiring European Central Bank memangkas tingkat suku bunga untuk memicu inflasi yang melambat ke level paling rendah dalam hampir selama 5 tahun di bulan Juli. Sementara dollar Australia menguat untuk kedua harinya setelah data penjualan ritel naik dua kali lipat dari perkiraan ekonom. Greenback mempertahankan penguatannya terhadap mata uang negara maju menjelang data AS besok yang diperkirakan akan menunjukkan laju pertumbuhan sektor jasa bertambah cepat.

“Trend untuk euro jelas bearish, dan menurut kami masih banyak ruang untuk pelemahan,” ucap Imre Speizer, strategis pasar pada Westpac Banking Corp. di Auckland. “Sudah pasti Draghi akan mempertahankan nada dovishnya, mengingat data inflasi di seluruh Eropa sebagian besar lemah,” ucpanya. ECB kemungkinan akan mempertahankan kebijakan suku bunganya pada tanggal 7 Agustus nanti seiring data belakangan ini masih belum dapat menjadi “jaminan adanya respon kebijakan dalam waktu dekat,” ucap Elsa Lignos strategis pada Royal Bank of Canada di New York.

About author

You might also like

Komoditas 0 Comments

Harga Emas Diperkirakan Masih Akan Tertekan

Gerak harga bergerak cenderung menurun karena para pelaku pasar mengharapkan lanjutan dari menguatnya mata uang USD pada kenaikan suku bunga Amerika dari The Fed. Pada sesi pasar minggu lalu, harga

Berita 0 Comments

Rupiah Terkapar di Level Terlemah sejak 1998 Silam

Nilai tukar Rupiah semakin terpuruk dari hari ke hari. Mata uang Garuda kini terjebak di rekor terendahnya sejak tahun 1998 silam. Sejak pembukaan pasar keuangan Indonesia hari Kamis (05/03), Rupiah

Fundamental 0 Comments

Rilis Rate Decision Dirilis, Euro Terkoreksi

Mata uang euro bergerak melemah tajam terhadap dolar selama sesi perdagangan kemarin (02/ 05/ 2013), setelah sempat bergerak naik dan mencapai titik resistance pada 1.3205. Euro dikonsolidasi turun, setelah keputusan

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image