Fiscal Cliff Masih Jadi Sorotan, Minyak Berkisar Dekat $91

Fiscal Cliff Masih Jadi Sorotan, Minyak Berkisar Dekat $91

oil-minyak-forexKontrak minyak mentah AS masih ditutup dekat $91 per barel hari Kamis, dengan para investor yang masih terus mengawasi perkembangan di AS yang berusaha menghindari kenaikan pajak dan pemangkasan anggaran yang mungkin akan memukul permintaan minyak mentah.

Kontrak minyak mentah untuk bulan Februari telah turun 10 sen per barel ke $90.88. Harga masih bertahan naik 2.7% di angka $90.98 per barel hari Rabu kemarin.

Kontrak brent sebelumnya ditutup naik 2.1% di angka $111.07.

Saat Obama mengurangi masa liburnya untuk melanjutkan pembahasan solusi untuk menghindari fiscal cliff yang secara otomatis akan melakukan kenaikan pajak dan pemangkasan anggaran bila tidak mencapai kata sepakat, Gedung Putih hari Rabu kemarin mendesak partai Republik untuk tidak menghalangi jalannya resolusi yang dilakukan oleh kongres AS.

Adanya kejatuhan harga masih terbatas oleh cuaca dingin di sebagian wilayah AS yang diperkirakan akan lebih dingin dibandingkan biasanya selama kuartal I.

About author

admin
admin 73 posts

admin ayotrading

You might also like

Berita 0 Comments

Pasar Amati Kebijakan Amerika, Minyak Bergerak Menguat

Gerak nilai apresiasi mata uang Sterling dilaporkan telah sempat bergerak melemah terhadap mata uang Euro dan Greenback pada sesi perdagangan pasar di hari Jumat minggu lalu. Dilaporkan bahwa gerak nilai

Forex News 0 Comments

OPEC Akan Pangkas Produksi Minyak, Pelaku Pasar Dihimbau Tak Was-was Atas Eropa

Garak laju ekonomi negara Australia akan terus bertumbuh dengan laju yang moderat seiring penurunan pada tingkat investasi sektor pertambangan tertutupi oleh pertumbuha pada sektor lainnya, dan dampak dari gejolak pada

Berita 0 Comments

Wall Street Terkapar Pada Akhir Sesi Perdagangan Pasar Minggu Lalu, Pasar Global Terimbas Minyak

Loonie, sebutan lazim bagi mata uang Dollar Kanada, dilaporkan telah bergerak melemah, anjlok ke kisaran C$1.40 US gerak nilai apresiasinya terhadap mata uang USD. Kondisi tersebut terjadi untuk pertama kalinya

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image