FOMC Nanti Tentukan Kelanjutan USD

FOMC Nanti Tentukan Kelanjutan USD

analisa forex mata uang Dollar ASApresiasi mata uang USD menguat terhadap sebagian besar major currencies menjelang dirilisnya FOMC dini hari nanti pada gerak harga siang ini. Indeks USD dilaporkan telah bergerak dari level penutupan semalam 85.630 bergerak menguat 0.13% ke level $85.87. Para pelaku pasar mempertimbangkan pertemuan terakhir Federal Reserve waktu kenaikan suku bunga pertama kalinya sejak tahun 2006. Selama sesi perdagangan Amerika hari Selasa (07/ 10/ 2014) kemarin, dilaporkan juga bahwa pasar saham Amerika diperdagangkan melemah. Selain penurunan tajam pasar saham Amerika, setelah banyak beberapa laporan keuangan oleh bebeberapa perusahaan Amerika melaporkan kinerja kuartal ketiga ahun ini dengan tidak terlalu baik. Indeks Dow Jones telah mencatatkan penurunan sebesar 272.52 atau 1.60% berakhir di level 16,719 pada sesi perdagangan semalam.

Mata uang USD terjatuh sebesar 1 % terhadap 10 major currencies lainnya. Hal tersebut dipicu oleh setelah rilis data ekonomi Amerika menyatakan bahwa pasar lapangan kerja Amerika mengalami penurunan jumlah angka pencari kerja, terendah sejak Februari 1978. Bila nilai USD merosot 0,9 %, yang merupakan posisi terbesar sejak 18 September 2013, sementara harga emas naik 1,2 %, kenaikan terbesar dalam dua bulan. “Jika treasury jatuh, saya bisa melihat mata uang USD turun 20 poin, yang jelas bearish untuk USD,” ujar Graham Leighton, pedagang Marex Spectron Group di New York, melansir Chicago Tribbune. Dia mengatakan jika terjadi bearish untuk USD, maka itu bullish untuk komoditas. Walaupun begitu, data ini masih menyatakan bahwa tingkat pengangguran di Amerika masih mengalami penurunan bahkan yang terendah sejak Juli 2008. Jumlah kenaikan pekerja bahkan lebih baik dari perkiraan para pelaku pasar sebelumnya. Pada hari Rabu (08/ 10/ 2014) ini, dilaporkan bahwa mata uang poundsterling terpantau melemah apresiasinya terhadap Mata uang USD. Selama berlangsungnya perdagangan di sesi eropa, apresiasi mata uang GBP/USD melemah 0.27% di level 1.6054 dengan menyentuh level 1.6041 untuk sesi terendah harian dan level $1.6106 untuk sesi tertinggi harian. Mata uang poundsterling belum mampu menghapus pelamahan yang kuat khususnya terhadap mata uang USD setelah dirilisnya sebuah laporan resmi dari Halifax Bank of Scotland menyatakan bahwa index harga rumah di Inggris telah mengalami kenaikan sebesar 0.6% di bulan September, setelah tidak alami perubahan di bulan Agustus. Faktor lain yang turut menahan poundsterling untuk melemah terhadap mata uang USD juga dipengaruhi oleh kuatnya rally USD ketika meningkatnya kondisi pasar tenaga kerja Amerika pada minggu lalu. Cross mata uang yen diperdagangkan dekat level tinggi dalam 1 bulan terhadap mata uang euro setelah International Monetary Fund memangkas proyeksi pertumbuhan global, meningkatkan permintaan utnuk safe haven. Apresiasi mata uang AUD dan NZD anjlok setelah rilis data laporan swasta menunjukkan laju perutmbuhan sektor jasa di China melambat. Menteri Keuangan dan pejabat bank sentral dari negara grup G-20 akan bertemu pekan ini. Dilaporkan juga bahwa IMF yang menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2015 dan memperingatkan adanya ancaman meningkatnya ketegangan geopolitik yang akan berpotensi membawa pasar global pada level koreksi. IMF memperkirakan bahwa ekonomi Dunia akan tumbuh pada kecepatan 3.8% selama tahun 2015, lebih rendah dari perkiraan sebelumnya pada Juli lalu di kisaran 4%. IMF mengemukakan bahwa ekonomi Amerika akan memimpin pertumbuhan ekonomi terbesar di Dunia, dan memperkirakan kawasan Eropa, Brazil, Rusia dan Jepang akan memburuk.

Pada sesi perdagangan hari ini para pelaku pasar akan fokus pada pertemuan FOMC Minutes pada Kamis dini hari nanti. “Jika FOMC The Fed hari ini menunjukkan diskusi mengenai waktu spesifik kenaikan suku bunga, hal tersebut akan meningkatkan peluang bahwa pernyataan kebijakan selanjutnya akan berubah dari kata-kata mempertahankan tingkat suku bunga untuk waktu yang lebih lama. Hal tersebut akan memicu aksi beli USD,” demikian pendapat yang disampaikan oleh analis pad IG Markets, Junichi Ishikawa, di Tokyo.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Poundsterling Menguat Lagi oleh Sinyal Membaiknya Ekonomi Inggris

Pada perdagangan hari ini mata uang poundsterling terpantau mengalami kenaikan yang cukup signifikan (4/7). Poundsterling kembali melejit hingga mencapai posisi paling tinggi dalam 5.5 tahun belakangan terhadap dollar AS didukung

Forex News 0 Comments

Dollar Bergerak Dekat $1.10 Vs. Euro Setelah Data Yang Buruk Semalam

Dollar AS diperdagangkan di dekat level $1.10 per euro seiring mengecewakannya data ekonomi yang mendorong investor untuk menyesuaikan outlook mereka setelah pertemuan Federal Reserve pekan lalu. Laporan ekonomi AS pada

Forex News 0 Comments

Data Ekonomi Lemahkan Aussie

Berada di atas level rendah di 1.0335, AUD/USD saat ini berada di 1.0345 atau sedikit berada di bawah level tinggi satu pekan di 1.0368 (+0.41%) sepanjang pekan ini. Nilai tukar

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image