FOMC Semalam Mengumumkan Pemotongan Program Pembelian Obligasi

gold bricks 5Pada sesi pasar Asia hari Kamis (18/ 09/ 2014) pagi ini, bursa komoditi emas telah jatuh lebih dalam. Hal ini karena prospek kenaikan suku bunga The Fed tahun 2015 membebani para pelaku pasar. Pada sesi perdagangan pasar hari Rabu (17/ 09/ 2014) kemarin, harga emas diperdagangkan melemah. Harga emas anjlok mencapai level terendah sejak awal tahun ini, karena Federal Reserve kembali melakukan pengurangan terhadap program pembelian obligasi. Selama sesi pasar Asia berlangsung, dilaporkan bahwa di Nymex harga emas untuk pengiriman Desember telah diperdagangkan melemah 0.49% di level $1.218.00 US/ troy ons.

Dilaporkan bahwa dalam pertemuan FOMC semalam, The Fed kembali melakukan pengurangan dalam skala pembelian obligasi. Janet Yellen, Kepala Federal Reserve, mengumumkan pemotongan program pembelian obligasi sebesar $10 miliar US menjadi $15 miliar US pada September. The Fed menambahkan tidak akan terburu-buru untuk menaikkan suku bunga karena masih menghadapi guncangan dalam hal tenaga kerja. The Fed membeli $ 25 miliar US dalam utang treasury dan sekuritas berbasis mortgage per bulan untuk merangsang ekonomi, alat kebijakan moneter yang dikenal sebagai pelonggaran kuantitatif yang bertujuan untuk menekan suku bunga jangka panjang. The Fed memutuskan sebelumnya untuk memangkas hingga $ 15 miliar dan kemungkinan akan menutupnya pada pertemuan 28-29 Oktober ini. Federal Reserve sebelumnya mengatakan bahwa mereka meninggalkan suku bunga acuan tidak berubah pada 0.00-0.25% dan menambahkan kemungkinan akan menutup program obligasi membeli bulanan pada bulan Oktober. Indeks USD yang juga melonjak tajam selama sesi perdagangan kemarin, telah memberikan tekanan tajam pada pasar emas. Indeks USD diperdagangkan menguat dan catatkan level tertinggi baru pada level 84.69. Indeks USD sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi 84.69 dan serendah 83.94. Indeks USD diperdagangkan naik sebesar 56 poin atau 0.66% berakhir pada 84.63. Dalam pertemuan tersebut, The Fed juga menetapkan suku bunga tetap pada level rendah 0.25% pada waktu yang tidak ditentukan, dan mengatakan bahwa suku bunga bank sentral diperkirakan akan mulai dilakukan perubahan pada pertengahan tahun 2014. Federal Reserve mengungkapkan bahwa suku bunga Bank ditargetkan akan berada pada kisaran 3.75% hingga akhir tahun 2017. Di Divisi Comex New York Mercantile Exchange, harga emas berjangka kontrak Desember menyelesaikan sesi perdagangan kemarin dengan kerugian tipis sebesar $80 sen US atau 0.03% berakhir pada $1,236.70 US/ troy ons Harga spot emas anjlok sebesar $11.50 US atau 0.93% berakhir pada $1,224.10 US, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,239.55 US dan serendah $1,221.25 US. Amerika nanti akan merilis laporan data Klaim Pengangguran, Building Permits dan data Housing Starts. Berdasarkan perkiraan pasar, masing-masing data diperkirakan akan dirilis dengan hasil yang lebih baik dari dari periode sebelumnya. Jika seluruh data tersebut ternyata sesuai dengan perkiraan pasar maka emas akan kembali mengalami tekanan turun yang besar. Juga dilaporkan bahwa harga Perak untuk pengiriman Desember telah diperdagangkan 0.23% lebih rendah di level $ 18.494 US/ troy ons, dan tembaga untuk pengiriman Desember telah diperdagangkan flat di level $ 3.135 US/ pon.

Pada sesi perdagangan hari ini, harga emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran yang lebih besar. Kondisi ini menyusul sentiment lanjutan pasar dari pertemuan FOMC semalam. Harga emas berpotensi mengejar level support kuatnya pada $1,180 US yang merupakan level terendah sejak tahun lalu. Kondisi ini semakin terdukung apabila Federal Reserve mengakhiri program QE dan menaikkan suku bunga sesegera mungkin. Hari ini emas diperkirakan akan diperdagangkan pada kisaran harga $1,232.10 US - $1,215.80 US. Level harga support terdekat emas pada $1,215.80 US, dan jika ternyata harga mampu bergerak dibawah level tersebut maka harga akan berpotensi bergerak pada kisaran $1,207.40 US. Level resistance emas yang cukup kuat berada pada level $1,243.70 US, dengan target potensialnya pada $1,258.00 US. Para pelaku pasar juga akan kembali waspada menjelang Referendum Skotlandia sepanjang hari ini, sejak sesi perdagangan Eropa dimulai. Apabila ternyata hasil proses Referemdum menunjukkan bahwa mayoritas peserta memilih setuju, maka hal ini akan menjadi perpecahan Inggris untuk pertama kalinya sejak 307 tahun berlangsung. Pasar akan mengalami keterkejutan dengan penurunan akan lebih dominan.

About author

You might also like

Komoditas 0 Comments

Pasar Lirik Emas Kembali, Data Amerika Ditunggu Minggu Ini

Harga emas pada perdagangan hari Kamis tercatat telah bergerak naik di sesi pasar Asia. Gerak penguatan ini adalah karena prospek menguatnya mata uang USD yang bertindak di posisi puncak perdagangan.

Komoditas 0 Comments

Pelaku Pasar Masih Fokus Atas China, Gerak Harga Minyak Terkoreksi

Gerak nilai saham Asia bergerak secara negatif pada awal sesi perdagangan pasar hari Kamis (10/ 09/ 2015)ini. Hal tersebut terjadi, karena para pelaku pasar yang tengah mencerna beberapa data ekonomi

Berita 0 Comments

Pasar Nantikan Data Rilis Pada Sesi Amerika

Pasar global saat ini mengalami perkembangan yang cukup kompleks. Kondisi geopolitik yang terjadi berimbas di segala sektor ekonomi. Para pelaku pasar merespon waspada karena adanya rumor pasar bahwa Federal Reserve

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image