Gerak Emas Akan Terkorelasi Kuat Dengan Gerak Indeks USD Hari Ini

Gerak Emas Akan Terkorelasi Kuat Dengan Gerak Indeks USD Hari Ini

Berita emas ayotradingHarga emas diperdagangkan masih bergerak menurun setelah kenaikan yang terjadi di sesi penutupan perdagangan sehari sebelumnya. Hal ini terjadi setelah adanya hasil pertemuan FOMC dan ketika angka klaim pengangguran di Amerika telah mengalami penurunan pada pekan yang berakhir 4 Oktober, dimana data tersebut menandakan bahwa terjadinya pemulihan ekonomi khususnya di bidang pasar tenaga kerja. Sesi pasar hari Jumat, harga emas terpantau menurun di Asia karena para pelaku pasar mengamati prospek kenaikan suku bunga The Fed di tahun mendatang. Indeks USD telah dilaporkan bergerak melemah sebesar 0.09% di level 85.58.

Pada hari Kamis, dilaporkan bahwa indeks USD diperdagangkan pada level 85.12, turun sebesar 14 pips atau 0.16%. Pada sesi perdagangan hari Rabu (08/ 10/ 2014) lalu, indeks USD ditutup melemah sebesar 35 pips atau 0.41% berakhir pada 85.26, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi 85.92 dan serendah 85.18. Para pelaku pasar berestimasi bahwa, indeks USD diperkirakan akan terkoreksi dan meguji level support nya pada 84.80. Manfaatkan penurunan yang terjadi pada indeks USD untuk berspekulasi dipasar emas ataupun major currencies lain. Harga emas berjangka bergerak naik pada awal perdagangan hari Jumat pagi di sesi pasar Asia menyambung penutupan hari Kamis. Hal ini terjadi setelah para pelaku pasar merespons hasil risalah pertemuan Federal Reserve yang telah dirilis pada hari Rabu lalu telah meredakan kekhawatiran para pelaku pasar atas kenaikan awal suku bunga Amerika. Penurunan pasar saham Amerika juga telah mendorong penguatan harga emas, dan bahkan data ekonomi optimis yang dirilis Kamis gagal untuk mengekang pertumbuhan logam mulia. Dilaporkan bahwa pada sesi pasar semalam, bursa Wall Street ditutup melemah di tengah kekhawatiran perekonomian di zona eropa yang memperhatinkan dan bisa merugikan prkembangan bisnis perusahaan Amerika di luar negeri. Departemen Tenaga Kerja Amerika telah melaporkan bahwa jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran turun 1.000 menjadi 287 ribu dalam pekan yang berakhir 4 Oktober, atau hampir menuju tingkat terendah sejak sebelum masa resesi 2007-2009. Dilansir oleh Xinhua pada hari Jumat (10/10/2014) ini, di divisi COMEX New York Mercantile Exchange dilaporkan bahwa kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember naik $ 19,3 US atau 1,6% menjadi $ 1.225,3 US/ ons. Harga emas mencapai titik terendah dalam 15 bulan yang tercatat pada $ 1.183,46 US/ ons pada hari Senin. Para pelaku pasar memperkirakan bahwa harga emas ada kemungkinan untuk bergerak menuju ke arah level harga $ 1.230 US - $ 1.240 US/ ons, sementara yang lain tetap bearish. Laporan lain yang turut dirilis pada malam hari ini, meliputi laporan dari Departemen Perdagangan Amerika. Departemen Perdagangan Amerika merilis laporan yang menyatakan bahwa persediaan barang distributor Amerika mengalami kenaikan sebesar 0.7% di bulan Agustus. Menguatnya kondisi ekonomi Amerika masih belum mampu menjadi penghambat gerak harga emas untuk bergerak ke atas pada malam hari ini, setelah hasil pertemuan The Fed di bulan September lalu telah dirilis pada Kamis dini hari tadi. Pada hasil laporan tersebut telah menunjukkan bahwa sebagian para pejabat resmi bank sentral percaya, jika mereka telah salah memperkiraan waktu jatuh tempo untuk kenaikan tingkat suku bunga di wilayah Amerika, dimana kenaikan suku bunga seharusnya bergerak sejalan dengan pertumbuhan ekonomi. Laporan tersebut juga memperlihatkan kepada khalayak pelaku pasar bahwa The Fed telah memangkas proyeksi pertumbuhan dikarenakan menguatnya mata uang USD dan kekhawatiran atas pelemahan ekonomi global. Dilaporkan juga bahwa harga perak berjangka pengiriman Desember juga telah terpantau turun sebesar 0.69% di level $17.298 US, dengan menyentuh level $17.348 US untuk sesi terendah harian dan level $17.718 US untuk sesi tertinggi harian.

Pada sesi perdagangan hari ini, harga emas akan diperdagangkan pada kisaran level harga $1,227.00 - $1,217.00. Diperkirakan bahwa gerak harga emas akan kembali diperdagangkan dalam volatilitas yang lebih rendah dari sesi perdagangan sebelumnya oleh para pelaku pasar. Hal ini diasumsikan karena minimnya data yang akan dirilis disesi hari ini. Para pelaku pasar sebaiknya memperhatikan pergerakkan dari indeks USD untuk menjadi patokan korelasi tradisional terhadap pergerakkan emas. Level koreksi pada indeks USD diperkirakan akan bertahan hingga level 84.80. Harga emas berpotensi untuk bergerak rebound pada minggu ini karena pertemuan The Fed yang ternyata tidak memberikan keputusan seputar kelangsungan QE. Harga emas diperkirakan akan menguji level resistance pada $1,231.50. Level suport harga emas tetap berpotensi mengejar level $1,180 yang merupakan level terendah sejak tahun lalu. Apabila ternyata gerakan harga mampu menembus level supports $1,180.00, maka harga emas akan berpotensi melanjutkan penurunan hingga target jangka panjang pada kisaran $926.70.

About author

You might also like

Forex News 0 Comments

Yen Terdukung Perkembangan di Perancis, Laporan EIA Dinantikan Pasar

Gerak nilai apresiasi mata uang USD/ JPY dilaporkan telah diperdagangkan stabil pada awal sesi perdagangan pasar Asia di hari Kamis ini. Dilaporkan bahwa gerak nilai apresiasi mata uang Yen telah

Komoditas 0 Comments

Pengunduran Summers Dan Perkiraan Langkah The Fed Imbas Pasar, Emas Sempat Rebound Setelah Koreksi

BursaBerjangka emas pada awal perdagangan minggu ini mengalami kenaikannya lagi setelah berita pengunduran diri Lawrence Summers dari pencalonan menjadi kepala bank sentral Amerika pengganti Ben Bernanke pada akhir pekan kemarin.

Berita 0 Comments

Gerak USD Bergerak Melambung, Mata Uang Euro Bergerak Positif

Gerak nilai apresiasi mata uang Euro dilaporkan tampak bergerak naik. Hal tersebut terjadi, karena optimisme bahwa Angela Merkel dari Jerman telah sukses dalam pembicaraan koalisi setelah berbulan-bulan mengalami kebuntuan, sementara

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image