Gerak Harga Emas Besar Kemungkinan Stagnan Sampai FOMC

major currency3Dilaporkan bahwa gerak harga emas telah mencatatkan angka keuntungan yang tajam dalam dua sesi perdagangan pasar dengan secara berturut-turut. Tingkat spekulasi dari para pelaku pasar meningkat tajam menjelang pertemuan FOMC Meeting Minutes pada sesi pasar Amerika di pagi dini hari nanti. Diperkirakan bahwa FOMC Meting Menutes nanti akan memberikan hasil yang cukup berdampak besar bagi perdagangan pasar global. Gerak harga emas dalam sepanjang bulan April ini memang tidak terlalu banyak beranjak setelah pada bulan Februari dan Maret mengalami gerak penurunan yang tajam akibat sinyalemen akan langkah dari Federal Reserve untuk segera menaikkan tingkat suku bunga.

Pada sesi perdagangan pasar hari Selasa (28/ 04/ 2015), dilaporkan bahwa gerak harga emas berjangka kontrak Juni di Divisi Comex New York Mercantile Exchange telah menyelesaikan sesi perdagangan sesi pasar hari Selasa (28/ 04/ 2015), dengan menorehkan angka keuntungan sebesar $10.70 US atau sekitar 0.90 % dengan harga berakhir pada level $1,213.90 US/ ons. Dalam pergerakan harga emas berjangka di kurun waktu sepekan lalu, gerak harga emas berjangka telah mencatatkan nilai angka kerugian sebesar $28.1 US atau sekitar 2.34%. Dilaporkan juga bahwa gerak harga emas spot telah menyelesaikan sesi perdagangan dengan mencatatkan angka keuntungan sebesar $10.30 US atau sekitar 0.86% dengan harga berakhir pada level $1,211.50 US/ troy ons. Gerak harga emas spot sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,214.935 US dan serendah $1,199.1300 US. Dalam pergerakan harga emas spot sepekan lalu, telah tercatatkan angka kerugian sebesar $23.90 US atau sekitar 1.99%. Pada perdagangan XAU/ EUR harga emas spot nampak bergerak turun sekitar 0.07% dan nilai bergulir terhadap nilai apresiasi mata uang Euro berada pada 1,103.14 EUR/t oz. Sementara itu menghadapi mata uang Inggris, Poundsterling, gerak harga emas spot nampak turun sekitar 0.03% dan nilai bergulir XAU/ GBP berada pada 788.65 GBP/t oz. Sentimen positif terhadap mata uang Poundsterling nampak menguat dan menekan turun emas spot XAUGBP, setelah British Bankers’ Association menyampaikan bahwa sektor perumahan di negara Inggris tengah mengalami kenaikan kinerja yang cukup baik. Perkembangan tersebut ditunjukkan dengan peningkatan pada indikator ekonomi BBA Mortgage Approvals yang naik ke angka 38.8K dari nilai pada periode sebelumnya yaitu 37.5K. Informasi yang menggembirakan tersebut menunjukkan performa yang lebih baik dari estimasi para pelaku pasar, yang memperkirakan akan menunjukkan angka 37.9K. Gerak harga emas baru beranjak naik pada sesi semalam, ketika mulai memasuki sesi perdagangan pasar Amerika. Kenaikan gerak harga yang cukup signifikan terjadi setelah data Consumer Confidence Amerika dirilis dengan hasil yang mengecewakan. Consumer Confidence Amerika dirilis turun pada level 95.2 untuk priode April, data dirilis lebih rendah dari perkiraan dan data sebelumnya pada 102.5 (F) dan 101.4 (P).Telah dilaporkan juga bahwa pada hari Rabu (29/ 04/ 2015) ini, dengan mengacu pada situs resmi logam mulia bahwa, harga emas yang dijual PT. Aneka Tambang, Tbk (Antam) kembali naik sebesar Rp 5000 sehingga harga menjadi Rp 554 ribu/ gram. Untuk harga buyback logam mulia milik Antam juga mengalami kenaikan sebesar Rp 5000 sehingga menjadi Rp 494 ribu/ gram. Berikut ini adalah merupakan daftar harga emas yang dijual oleh Antam pada hari Rabu (29/ 04/ 2015) ini, yaitu untuk emas pecahan 500 gram - Rp 257.300.000, pecahan 250 gram - Rp 128.750.000, pecahan 100 gram - Rp 51.550.000, pecahan 50 gram - Rp 25.800.0000, pecahan 25 gram - Rp 12.925.000, pecahan 10 gram - Rp 5.200.000, pecahan 5 gram - Rp 2.625.000, dan untuk pecahan 1 gram - Rp 554.000. Mengenai harga perak Antam, dilaporkan bahwa untuk perak pecahan 500 gram - Rp 5.200.000/ bar, dan untuk pecahan 250 gram - Rp 2.800.000/ bar, dan harga buyback perak Rp 6000/ gram. Gerak positif yang dialami oleh komoditas emas juga tidak lepas dari faktor lain. Faktor lain yang berpengaruh tersebut yaitu karena gerak harga emas dipengaruhi juga oleh nilai indeks mata uang USD yang diperdagangkan melemah nilai apresiasinya, anjlok menembus level terendah 17 Maret lalu. Nilai index mata uang USD ditutup turun sebanyak 64 poin atau 0.67% berakhir pada level 96.09. Sedikit membahas perkembangan negara China, dilaporkan bahwa perlambatan laju ekonomi ternyata belum mengekang permintaan dari konsumen terbesar minyak ke-2 di dunia. Permintaan nyata untuk minyak di China tercatat meningkat 6,5% di bulan Maret dibandingkan tahun sebelumnya menjadi rata-rata 10,58 juta barrel/ hari, menurut analisis Platts mengacu dari data pemerintah China yang dirilis hari Selasa. Itu merupakan tingkat pertumbuhan tertinggi sejak September 2014. Perlu diketahui bahwa Platts menghitung “apparent demand” untuk minyak China berdasarkan volume minyak mentah yang diproses pada kilang-kilang dalam negeri dan impor bersih produk minyak, seperti yang dilaporkan oleh National Bureau of Statistics dan bea cukai China. Permintaan nyata untuk minyak juga telah menunjukkan kenaikan hingga 4% di sepanjang kuartal pertama tahun ini, dari periode yang sama tahun lalu, menjadi rata-rata 10,48 juta barrel/ hari. Angka tersebut menjadi laju pertumbuhan kuartal pertama tertinggi sejak tahun 2012, menurut Platts, meskipun pertumbuhan GDP China merosot ke 7% pada periode Januari-Maret tahun 2015. Platts menilai penguatan laju pertumbuhan tahunan di bulan Maret tidak lepas dari pulihnya permintaan untuk gasoil, produk minyak yang paling banyak dikonsumsi di negara China. Permintaan gasoil dilaporkan rebound 7,5% setelah berkontraksi 5,6% pada bulan Februari akibat menyusutnya permintaan industri selama Tahun Baru Imlek.

Pada sesi perdagangan hari Rabu ( 29/ 04/ 2015) ini, para pelaku pasar masih belum melihat kepastian bagaimana gerak harga emas akan mengarah pada pekan ini. Jessica Fung, analis komoditas dari BMO Capital Markets mengatakan bahwa, dirinya melihat gerak harga emas akan cenderung stagnan di pekan ini. Tetapi dia juga menjelaskan bias yang terjadi di pasar akan membuat harga untuk turun. “Saat ini semua tentang The Fed. Setiap orang ingin melihat ke mana arah kebijakan kenaikkan suku bunga Amerika. Tak ada yang akan membeli emas jika harganya mengarah ke level lebih rendah,” tdemikian menurut keterangan dari Fung. Para pelaku pasar masih menanti pernyataan kebijakan moneter The Fed pada hari Kamis dinihari nanti dan berharap bahwa The Fed akan memberikan kepastian kapan pihaknya menaikkan suku bunga Amerika tahun ini. Memasuki sesi perdagangan pasar hari Rabu (29/ 04/ 2015) ini, perdagangan pasar emas akan kembali berada pada volatilitas yang cukup besar. Volatilitas pasar diperkirakan akan menguat memasuki sesi perdagangan pasar zona Eropa hingga pasar Amerika hari ini. Dimana pertemuan FOMC Meeting Minutes akan jadi fokus pasar global. Para pelaku pasar hendaknya untuk tetap terus waspada, berhati-hati terhadap adanya perubahan arah spekulasi pasar yang terjadi meski tanpa adanya faktor pendukung besar. Para pelaku pasar berasumsi bahwa The Fed tidak akan menyediakan informasi yang jelas mengenai agenda tepat kenaikkan suku bunga Amerika akan dilakukan.

About author

You might also like

Berita 0 Comments

Short Covering Topang Penguatan Euro

Euro menguat di perdagangan sesi Asia pagi ini, setelah pada perdangan kemarin mata uang 18 negara tersebut berhasil rebound dari level terendah dalam 2 ½ bulan terakhir akibat aksi short

Berita 0 Comments

Gerak Harga Emas Berpeluang Untuk Rebound

Pada sesi perdagangan pasar di hari Rabu (11/ 03/ 2015) ini, dilaporkan bahwa gerak harga emas tercatat melemah. Gerak harga emas telah jatuh ke kisaran level harga terendah dalam tiga

Forex News 0 Comments

Euro Koreksi USD Dan Yen Kemarin, Komentar Bernanke Tidak Banyak Beri Kejutan Ke Pasar

Mata uang USD sempat melemah sebelum akhirnya pulih kembali setelah komentar Bernanke tidak banyak memberi kejutan ke pasar. Para pelaku pasar sepertinya mengharapkan komentar yang lebih dovish dari Ketua The

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply

CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Reload Image